<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793</id><updated>2011-07-08T03:58:08.684+07:00</updated><category term='phytol'/><category term='pegagan'/><category term='bioetanol'/><category term='Ribosome inactive protein'/><category term='penuaan'/><category term='bisul'/><category term='organik'/><category term='amonium'/><category term='Irzan Nurman Djaenalmutaqin'/><category term='batubara'/><category term='keladi tikus'/><category term='dayak kaharingan'/><category term='fitol'/><category term='balai penelitian tanah'/><category term='urea'/><category term='guillain-barre'/><category term='info sehat'/><category term='penangkal kerontokan rambut'/><category term='terasi'/><category term='barito timur'/><category term='tamiang layang'/><category term='alzheimer'/><category term='peluang bisnis arang'/><category term='lidah buaya'/><category term='tanah'/><category term='rosela'/><category term='pembersih kuku'/><category term='dewani'/><category term='arang bambu'/><category term='obseitas'/><category term='ekspor'/><category term='obat kanker'/><title type='text'>Green Life Learning, LEARN From Nature</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-660419801527220458</id><published>2009-06-05T13:04:00.001+07:00</published><updated>2009-06-05T13:04:55.446+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arang bambu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ekspor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peluang bisnis arang'/><title type='text'>Laba di Balik Kelamnya Arang</title><content type='html'>Cornelius Triyanto benar-benar kewalahan. Industri arang Jepang mengorder arang bambu 8 kontainer sebulan. Awalnya ia tak sanggup. “Sulit menemukannya, banyak yang bilang ini barang langka,” kata eksportir sapu ijuk itu. Setelah 6 bulan berkeliling Jawa, barang itu akhirnya diperoleh tapi hanya ajek 2 kontainer atau 18 ton/bulan. Namun, bagi Triyanto itu cukup menguntungkan lantaran harga beli  dari produsen di Pekalongan, Jawa Tengah hanya US$ 1,4/kg dan harga jualnya mencapai US$ 2,4/kg. Itu berarti sebulan ia mengantongi untung Rp165.600.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  “Untungnya bakal berlipat jika mampu memasok keseluruhan permintaan,” kata Triyanto. Itu sebabnya, pria kelahiran Solo, Jawa Tengah masih mencari pasokan ke berbagai sentra penanaman bambu agar bisa memproduksi arang sendiri. Sebab, beberapa produsen arang bambu tidak memenuhi kriteria. Arang yang diminta oleh impotir Jepang memiliki kadar kelembaban maksimal 0,3%. Sebab arang bambu itu digunakan sebagai hiasan sekaligus penyerap uap ruangan berfungsi menghilangkan bau yang tidak diinginkan. &lt;br /&gt; Jenis-jenis bambu yang dapat diarangkan beragam antara lain bambu betung, ater, tali, dan bambu andong Cara produksinya pun sangat mudah. Dengan metode timbun, bambu dibakar selama 24 jam pada kedalaman tanah 30 cm lantas didiamkan selama satu hari untuk pendinginan “Banyak produsen yang ingin cepat mendapat uang, jadi tak mau menunggu pendinginan,” kata Triyanto. Lantaran disiram air, kelembaban arang bambu lebih dari 5%. Jika sudah begitu, daya serap arang tidak lagi berfungsi, importir pun menolak.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batok kelapa&lt;br /&gt; Agus, produsen arang batok kelapa di Ujungberung, Bandung, Jawa Barat juga menangguk permintaan besar. Pabrik pengolahan minyak goreng kelapa sawit di Pekanbaru, Riau meminta pasokan arang halus (granule) sebanyak 200 ton perbulan. Itu belum termasuk permintaan eksportir yang pernah datang kepadanya, 2.000 ton perbulan. Kini Agus hanya memasok 3—5 ton per bulan untuk pabrik-pabrik pengolahan air di sekitar Bandung, Jawa Barat. Dengan harga Rp2.000 per kg, omzetnya mencapai Rp10-juta per bulan. Karena biaya produksinya cuma  Rp1.200 per kg sehingga laba bersih yang ditangguk Rp4-juta sebulan.&lt;br /&gt;Agus memulai bisnis arang terinspirasi kinerja mesin air minum isi ulang. Lantaran penasaran ia membukanya, tenyata mesin filternya terdiri dari karbon aktif, pasir aktif, dan zeolit. Sesegera ia mencari tahu asal arang aktif. Koleganya mengatakan arang aktif terbuat dari batok kelapa dan memiliki harga tinggi. Saat Agus bertanya ke salahsatu pabrik arang aktif, perusahaan itu justru menantangnya memasok 10 ton arang per bulan. Agus pun tergugah dan membuka pabrik arang batok kelapa pada Januari 2006 untuk membuat briket dan juga butiran arang atau granul. &lt;br /&gt;Produksi awalnya sebesar 5 kwintal kemudian permintaan meningkat menjadi 3—5 ton. Pasokan bahan baku diperoleh dari produsen arang di Bandung, Ciamis, Tasikmalaya, dan Garut.  Bahan baku berupa arang batok kelapa itu harus kering dan bersih dari debu, jika tidak mesin cepat rusak dan penyaringnya hancur. Rendemen granuk yang diperoleh hanya 20% dari berat tempurung. Granul yang diproduksi tergantung permintaan, biasanya 4 mm, 3 mm, 2 mm, dan 1mm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arang aktif&lt;br /&gt;Menurut Agus, jika mampu memasok dalam bentuk arang aktif untungnya berlipat. Sebab, harga pasaran arang aktif 5 kali lipat dibandingkan arang granular yang saat ini diproduksinya. Sayang, produksinya butuh modal besar. Aktivasi arang menggunakan proses mirip arang, dilakukan dengan dua cara: proses kimia atau proses fisika. Pada proses kimia, bahan baku dicampur bahan kimia tertentu dan dibentuk. Setelah itu dipanaskan pada suhu 100°C. Setelah dicuci air harus dikeringkan lagi pada suhu 300°C.  Sedangkan pada proses fisika, bahan baku dibuat menjadi arang kemudian digiling, diayak  dan dipanaskan kembali pada suhu 1.000°C yang disertai pengaliran uap. Itu berarti Agus membutuhkan mesin pembakar tambahan. &lt;br /&gt; Yang memproduksi arang aktif adalah Daniel di Bandung. Mantan kontraktor air itu memasok arang aktif asal batok kelapa ke perusahaan minyak negara sebagai penyerap kotoran-kotoran yang pada limbah minyak. Akhir Januari lalu ia memasok 40 ton seharga Rp7.000/kg. Itu berarti ia memperoleh omzet Rp280-juta. “Biaya produksinya hanya Rp2.000,00,” kata Daniel. Makanya dari satu kali memasok ia sudah meraup untung Rp200-juta. Untung itu tak serta merta diperolehnya. Modal yang digelontorkan untuk membangun pabrik arang aktif itu lebih dari Rp500-juta terbagi untuk mesin-mesin, pembangunan laboratorium, serta riset. &lt;br /&gt; Penelitian yang dilakukan alumnus teknik sipil Institut Teknologi Bandung itu efektif &lt;br /&gt;Menaikkan rendemen dan mempercepat produksi. “Biasanya pabrik lain butuh waktu 12 jam dengan rendemen 20%, produksi saya bisa mencapai 2—5 jam dengan rendemen 30%, kata Daniel. Indikator utama penyerapannya pun tetap berkualitas bagus, sebesar 1.000 mlgr/gr. Makanya biaya produksi menjadi murah. &lt;br /&gt; Labanya memang menggiurkan. Namun, tak semua produsen mencecap untung yang sama seperti Triyanto, Agus, dan Daniel. Wira Gustria misalnya. Produsen arang di Sidoarjo, Surabaya itu merugi lantaran biaya produksi tak sebanding dengan harga jual. Dalam produksi, 4 kg tempurung hanya menghasilkan 1 kg arang. Jika harga tempurung Rp250 per kg berarti bahan baku saja Rp1.000. Padahal arang hanya berharga Rp1.250. dengan biaya transportasi dan biaya pekerja nilai itu impas. “Jika harus bersaing dipasaran. Juga tidak masuk,” kata pria kelahiran Padang, Sumatera Barat itu. Sebab, harga arang untuk pembakaran sate harganya Rp300—Rp400/kg. &lt;br /&gt;Ia pernah menjajaki pasar besar untuk memasok 20 ton ke sebuah perusahaan pengolahan arang aktif di Jakarta. Namun, harga belinya sangat rendah, hanya Rp1.100. Itu hanya selisih Rp200 dari harga produksi arangnya yang di Jombang dan Probolinggo. “Nilai itu bahkan tak cukup untuk membayar transportasi dan pekerja,” kata Agus. Oleh karena itu Wira hanya sanggup memproduksi arang batok kelapa selama 3 bulan sebelum akhirnya beralih ke arang kayu. “Arang kayu berharga lebih mahal, Rp1.350/kg sedangkan biaya produksinya Rp700—Rp900/kg,” kata Wira. &lt;br /&gt;Namun bukan berarti ia mendapatkan untung besar. Awal mula bermain arang kayu, ia memasok sebuah perusahaan obat nyamuk bakar tetapi pembayarannya tersendat, padahal bahan baku harus segera dilunasi. Lain lagi dengan kawan Wira, Wowor  Hanjanu yang rutin mengirim arang asam 40 ton per bulan dari 1997—2003 ke California, tiba-tiba saja dihentikan lantaran pembeli langsung bertransaksi dengan pemasoknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar luas &lt;br /&gt; “Sebenarnya banyak negara yang membutuhkan arang dari Indonesia,” kata Jhonny W Utama, Direktur PT Dian Niaga yang telah mengekspor briket arang ke Eropa dan jepang selama 20 tahun. Permintaan dari Jepang yang diterimanya mencapai 10.000 kg yang harus dipasok setiap bulan. Sayang, kulaitas arang Indonesia semakin menurun. Parameter kualitas arang sebesar 7,000 kalori tidak lagi dicapai. Itu sebabnya, Dian Niaga tak lagi tergantung pada pasokan pabrik tetapi mem produksi arang sendiri di Pontianak, Kalimantan Barat. &lt;br /&gt;Lantaran mampu menjaga mutu, pasokan arangnya terus meningkat. Pada 2005 ia mengirim 1—2 kontainera secar kontinyu per bulan. Kemudian meningkat 4—5 kontainer di 2006. Namun ekspor tertinggi terjadi pada 2002, sebanyak 7—8 kontainer. “Turun nilai ekspor karena isu sapi gila dan flu burung, jadi orang luar negeri takut membakar dagingnya, kata Alumnus Universitas Parahyangan, Bandung itu.&lt;br /&gt;Namun Jhonny yakin permintaan arang di pasar dunia pada tahun-tahun mendatang semakin meningkat. Itu terbukti dengan ramalan kebutuhan arang di Eropa, baik untuk pembakaran atau industri arang aktif mencapai 200,000 ton per tahun. Indonesia sebagai penghasil utama arang batok bakal kebanjiran order, tentu saja kualitasnya harus baik. Jika tidak Filipina, Thailand, Srilanka, dan Vietnam sudah siap menampung kekurangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-660419801527220458?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/660419801527220458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=660419801527220458&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/660419801527220458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/660419801527220458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2009/06/laba-di-balik-kelamnya-arang.html' title='Laba di Balik Kelamnya Arang'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-7811852176142472904</id><published>2009-06-05T13:01:00.000+07:00</published><updated>2009-06-05T13:03:29.995+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bioetanol'/><title type='text'>Ketika Kendaraan Bergantung pada Tumbuhan</title><content type='html'>Opel Blazer perak itu berbelok ke sebuah stasiun pengisian bahan bakar. Hanya 20 liter bensin—dari total kapasitas 80 liter—yang masuk ke tangki mobil bikinan Amerika Serikat itu. Dr Agus Eko Tjahjono—pengendara mobil itu—lantas menambahkan 1,5 liter etanol asal singkong. Lantas 10 liter bensin dikucurkan kembali. Sebelum penutup tangki dikunci, 1,5 liter etanol kembali dimasukkan. ”Agar mudah tercampur,” kata Kepala Balai Penelitian Teknologi Pati, Lampung itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria 50 tahun itu memang senantiasa membawa 1—2 jerikan bioetanol berisi 10 liter di dalam mobilnya. Mobil yang didapatkannya 4 tahun silam itu melaju seperti sediakala. Setiap hari mobil itu dikendarai oleh Agus Eko dari rumahnya di Tanjungkarang, Lampung, ke kantornya di B2TE, Suluban, Lampung itu berjarak 80 km. Dalam satu hari, mobil itu mengkonsumsi 17 liter premium dan 3 liter bioetanol sejak 2004. Menurut catatan doktor Teknik Kimia alumnus Hiroshima University, Jepang, itu nya Opel berbahan bioetanol singkong itu telah menempuh perjalanan 95.000 km. Sebab, ayah 2 anak itu juga selalu membawa mobilnya untuk perjalanan ke kantornya yang lain di BPPT, Jakarta.&lt;br /&gt;Yang juga memanfaatkan gasohol, campuran bensin dan bioetanol adalah warga di Malang, Jawa Timur. SPBU berada di Jl Mayjen Wiyono, Rampal, Malang, Jawa Timur adalah satu-satunya SPBU yang menjual biopremium. Campuran 5% bioetanol dan 95% premium itu diminati oleh masyarakat, terlihat dengan konsumen biopremium  lebih banyak dibandingkan konsumen premium. Perbandingannya mencapai 1:5. Padahal harga jual bioetanol sama dengan premium.  &lt;br /&gt;Awal pembukaan 13 Agustus 2006, 11.000 liter gasohol dijual pada 5.500 motor. ”Kapasitas kami masih terbatas,” kata Suwandi, kepala pengawas SPBU itu. Oleh karena itu, penjualan masih terbatas pada kendaraan beroda dua. Namun, akhir November 2006 terjadi kenaikan penjualan hingga 14 ton liter gasohol/hari. Seorang konsumen yang diwawancarai Trubus menyebutkan penggunaan premium lebih memuaskan lantaran 10% lebih irit dan pembakarannya lebih sempurna lantaran mesin terasa lebih ringan. &lt;br /&gt;Kini mobil beroda empat mulai menyesuaikan diri dengan keberadaan bioetanol. Tiga buah sedan Ford Focus yang terparkir di depan Kantor Kementrian Riset dan Teknologi di bilangan Jalan Thamrin, Jakarta menandai aplikasi bioetanol pada mobil pada 24 Agustus 2006.  Tangkinya diisi penuh bahan bakar gasohol E-20, campuran 20 persen etanol asal singkong dan 80 persen bensin. Ford jenis itu didisain mampu dijalankan dengan bioetanol 20 persen. Sedangkan Ford Ranger dan Ford Everest teruji menggunakan bahan bakar bioetanol hingga 5 persen tanpa modifikasi mesin. &lt;br /&gt;Lebih hemat&lt;br /&gt;Uji coba pengaruh etanol terhadap daya dan torsi pada mesin statis dan dinamis dilakukan laboratorium Balai Termodinamika, Motor, dan Propulsi (TMP) BPPT, Tangerang. Hasil akhir menunjukkan etanol 10 persen identik atau cenderung lebih baik ketimbang pertamax. ”Emisi CO (karbon monoksida) dan HC (hidrokarbon) mobil yang menggunakan E10 lebih rendah dibandingkan dengan premium maupun pertamax,” ujar Prawoto-peneliti dari Balai TMP, BPPT. Emisi CO pada E10 hanya 0,31 gram/km, sedangkan premium dan pertamax masing-masing 0,5 gram/km dan 0,58 gram/km. Karbonmonoksida berlebih pada manusia dapat mengikat hemoglobin dalam darah sehingga mengganggu konsentrasi dan muncul rasa pusing. &lt;br /&gt;Total hidrokarbon yang memicu bahaya gangguan kecerdasan, kesehatan reproduksi, dan gejala sakit, pada etanol hanya 0,33 gr/km sedangkan premium mencapai 0,38 gr/km dan pertamax 0,40 gr/km. Sayang, penurunan jumlah emisi CO tidak dibarengi oleh penurunan nilai nitrogen oksida (NOx). Untunglah nilainya masih berada di bawah ambang batas. Buangan nitrogen oksida, pemicu pemanasan global, pada bioetanol lebih tinggi 2.04 gr/km, pertamax 2,00 gr/km sedangkan pemium 1,28 gr/km. Nilai parameter itu didapat jika bioetanol yang digunakan murni 99%. Jika tidak, efek negatif timbulnya karat pada tangki terjadi bila menggunakan etanol yang masih mengandung 5% air. &lt;br /&gt;Etanol absolut memiliki angka oktan (ON) 117, sedangkan Premium hanya 87-88. sedangkan campuran bensin dan 10% etanol atau Gasohol E-10 memiliki ON 92 setara Pertamax. Nilai itulah yang membuat bioetanol terkenal sebagai octan enhancer atau booster (aditif) paling ramah lingkungan. Itu sebabnya yang menggeser penggunaan Tetra Ethyl Lead (TEL) maupun Methyl Tertiary Buthyl Ether (MTBE). Kedua aditif itu dipilih menggantikan timbal pada bensin. "Bioetanol dapat langsung dicampur dengan bensin pada berbagai komposisi sehingga untuk meningkatkan efisiensi dan emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan," kata Agus. Penggunaan bioetanol meningkatkan kualitas udara dan ketahanan energi nasional. &lt;br /&gt;Dari segi kinerja, gasohol E10 tak kalah dengan bahan baku fosil. Power yang dihasilkan jauh diatas premium, E10 41,23 kW sedangkan premium hanya 30,97 kW. Daya tarikannya mesin berbahan bakar gasohol E10 25% lebih tinggi yaitu sebesar 1856,1 N dan premium 1393,8 N. dinilai dari laju konsumsi/jam, gasohol E10 hanya 30,39 liter; premium 31,03 liter.  Penyebabnya, etanol mengandung 35 persen oksigen sehingga meningkatkan efisiensi pembakaran.&lt;br /&gt;Cadangan menipis&lt;br /&gt;Pemanfaatan bioetanol sebagai bahan bakar atau campuran tak dapat ditawar-tawar lagi. Maklum konsumsi premium Indonesia terus melambung. Celakanya premium itu tak lagi sepenuhnya ditambang di dalam negeri, tetapi harus diimpor. Konsumsi  premium 2001 mencapai 14,60 miliar liter dengan jumlah impor 2,42 miliar liter. Dari tahun ke tahun konsumsi bensin kian melambung. Pada 2003 konsumsinya mencapai 12,34 miliar liter, dan 2004, 15 miliar liter. Dari data penjualan Pertamina, konsumsi premium Indonesia pada 2005 mencapai 17,47 miliar liter. &lt;br /&gt;Padahal pada 2005, seperlima dari total kebutuhan premium Indonesia diimpor; jumlahnya mencapai 3,5 milyar liter. Di tengah harga minyak yang terus melonjak, harga jual premium masih bergantung pada subsidi pemerintah. Biaya produksi sebenarnya Rp6.300, nilai subsidi Rp1.800. &lt;br /&gt;Para ahli memperkirakan cadangan minyak bumi kita hanya cukup untuk 10 tahun ke depan. Padahal,  kebutuhan premium pada 2010 mencapai 22 milyar liter. Itu sebabnya,  ”Perlu sumber energi pengganti atau aditif yang bisa diperbaharui agar ketergantungan terhadap bahan bakar fosil bisa hilang,” ujar Agus Siswanto, ketua Asosiasi Spiritus dan Etanol Indonesia. Skenario Pusat Pengkajian Konversi  dan Konservasi Energi BPPT, pada 2010 nanti, 200 juta liter bensin digantikan dengan gasohol dan meningkat pada 2015 dan 2020 masing-masing 600 juta liter dan 1,1 miliar liter.  &lt;br /&gt;Memproduksi etanol dari bahan nabati bukan barang baru bagi industri di Indonesia. Produksi bioetanol berdasarkan data Departemen Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2002  telah mencapai 180 juta liter. Itu diperoleh dari empat pabrik di Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, antara lain PT Aneka Kimia Nusantara 18,5 juta liter/tahun, PT Indo Acidatama 78.0/tahun, PT Indo Lampung Distillery 50.0/tahun, PT Molindo Raya 24.0/tahun, dan PTPN XI 4.0 juta liter/tahun. Sayang, spesifikasi yang dihasilkan masih sebatas technical grade, belum mencapai fuel grade untuk bahan bakar. Makanya, hampir seluruhnya masih digunakan sebagai bahan baku industri asam asetat, selulosa, pengolahan rumput laut, minuman alkohol, cat, farmasi, dan kosmetik untuk konsumsi ekspor. &lt;br /&gt;”Kami masih menunggu standar SNI etanol yang akan dipakai di Indonesia,” kata Donny Winarno, Vice President Sales-Marketing PT Molindo Raya Industrial. Sejak 13 Agustus 2006, Molindo telah memasok SPBU Pertamina di Malang dengan 1 pompa khusus Bio-Premium E5.  Saat ini penjualannya masih berkisar 14 ton liter/hari.  Namun, pada 2007 nanti dipastikan pemasokan mencapai 8-juta—10-juta liter per tahun. Pengembangan volume produksi dilakukan dengan penambahan pabrik sehingga total kapasitas sebesar 100 juta liter/tahun. &lt;br /&gt;Selain peningkatan bahan baku tetes dan nira tebu sebanyak 190.000 ton, pengembangan bahan baku singkong mulai dilakukan dengan bermitra bersama petani menggarap lahan 5000 ha di Lampung Timur dan 20.000 ha di Pacitan, Jawa Timur. &lt;br /&gt;Tak hanya Molindo yang berniat untuk mengembangkan biofuel di Indonesia. “ada 5 perusahaan yang berniat menggarap etanol dari singkong,” kata Deputi Teknologi dan Agro Industri Kementerian Riset dan Teknologi Wahono Sumaryono. Antara lain kelima perusahaan itu adalah PT Trada Bioenergy, anak usaha PT Medco Energi International di Lampung Utara. Lalu PT Malindo Malang, yang berlokasi di Lawang-Malang, Jawa Timur, dan PT Lampung Distilerry di Lampung, PT Indo Acidatama Tbk berlokasi di Solo, serta keluarga Sampoerna berinvestasi di Jawa Timur. Dengan dukungan itu, pada 2010 dipastikan produksi bioetanol Indonesia mencapai 280 juta liter/tahun. Selanjutnya, produksi bioetanol yang meningkat akan diikuti peningkatan aplikasi bioetanol menjadi E-10 atau E-20. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil cerdas&lt;br /&gt;Brasil, negara penghasil bioetanol terbesar di dunia memiliki lebih dari 300 pabrik etanol. Negara yang beribukota Brasilia city itu mulai mengembangkan etanol berbahan baku tetes dan nira tebu pada 1970. Kini produksinya 14,7 milyar liter, pada kapasitas terpasang 18 milyar liter dan Lahan tebunya mencapai 5,5 juta hektar,. Biaya produksinya pun terendah di dunia US$14—16 sen/liter.  &lt;br /&gt;Sejak 2003 di Brasil dikembangkan mobil flexi fuel vehicle (FFV) yang menggunakan gasohol atau etanol saja. FFV adalah sejenis mobil cerdas karena dilengkapi dengan sensor dan panel otomatisasi yang dapat mengatur mesin untuk menggunakan campuran bensin-bioetanol pada berbagai komposisi, termasuk 100% etanol atau 100% bensin. Di negara itu peredaran mobil jenis ini  telah mencapai 50% pada 2005. &lt;br /&gt;Produsen etanol terbesar kedua adalah Amerika Serikat, memproduksi lebih dari 10 miliar liter pertahun. Bahan baku etanol 90% berasal dari jagung dan 10% berasal dari gandum. Semenjak etanol digunakan, bahan aditif Methyl Tertiary Buthyl Ether (MTBE) dilarang. Cina, produsen etanol terbesar ketiga dunia. Pada 2003 diresmikan pabrik etanol terbesar di dunia, Jilin Ethanol Plant yang berkapasitas 1,25-juta liter per hari. Sehingga total produksinya mencapai 5,5 juta liter per hari atau 1,5 miliar liter per tahun dengan bahan bakunya gandum, gaplek, tebu, dan sorgum manis. &lt;br /&gt;Dukungan pemerintah mendorong perkembangan penggunaan bioetanol di negara lain. Di Thailand misalnya, diberlakukan insentif pembebasan pajak perusahaan , bea masuk, dan pajak barang modal selama delapan tahun diberikan pada industri etanol. Jika pemerintah Indonesia, swasta dan petani dapat bekerja sama, substitusi 5% bensin dapat menghemat US$1,539-miliar setara Rp1,539 triliun. Itulah nilai subsidi 0,86 miliar liter pada 2005 dengan nilai subsidi Rp1.790/liter. Penghematan bakal kian besar, jika persentase substitusinya meningkat. (Vina Fitriani/Peliput: Lani Marliani &amp; Hermansyah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-7811852176142472904?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/7811852176142472904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=7811852176142472904&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/7811852176142472904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/7811852176142472904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2009/06/ketika-kendaraan-bergantung-pada.html' title='Ketika Kendaraan Bergantung pada Tumbuhan'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-2856434104766545875</id><published>2009-06-01T16:09:00.001+07:00</published><updated>2009-06-01T16:09:36.853+07:00</updated><title type='text'>MTGW Kemampuan untuk menyesuaikan diri adalah kemampuan untuk tetap berdiri di atas.</title><content type='html'>Roda kehidupan dan dunia usaha berputar dengan kecepatan dan kekuatan yang tidak teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk dapat tetap berdiri tegak didalam ketidak-teraturan, kita harus teratur dalam cara-cara penyesuaian dan pertumbuhan diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, pelawan dari ketidak teraturan adalah keteraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, siapa pun yang ingin menjadikan dirinya pemilik dan pemimpin bagi kehidupannya sendiri, harus menteraturkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pastikanlah bahwa keteraturan Anda berada dalam keterlibatan yang menghasilkan. Karena, kualitas hidup Anda berbanding lurus dengan kualitas dari keterlibatan Anda dalam pekerjaan-pekerjaan yang produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, janganlah hanya teratur dalam ketidak-teraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu waspadailah nilai dari keteraturan Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-2856434104766545875?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/2856434104766545875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=2856434104766545875&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/2856434104766545875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/2856434104766545875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2009/06/mtgw-kemampuan-untuk-menyesuaikan-diri.html' title='MTGW Kemampuan untuk menyesuaikan diri adalah kemampuan untuk tetap berdiri di atas.'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-677819894214337897</id><published>2009-06-01T15:56:00.000+07:00</published><updated>2009-06-01T15:57:13.610+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penuaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alzheimer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegagan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='obseitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lidah buaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Irzan Nurman Djaenalmutaqin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rosela'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dewani'/><title type='text'>HERBAL UNTUK AWET MUDA</title><content type='html'>“Dua bulan rutin mengkonsumsi jus lidah buaya, kulit menjadi halus dan bercahaya,” kata Dewani, herbalis Planta Medika Loka di Jakarta Selatan. Jus dibuat dari lidah buaya barbadensis. Satu gelas jus lidah buaya cukup menggunakan 0,5 ons jeli lidah buaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Cairan bening lidah buaya mengandung lignin yang membuat kulit segar,” kata Dewani. Hal itu sesuai penelitian yang dilansir Drugs and Cosmetic Journal. Lidah buaya mengandung polisakarida glukomannan, asam-asam amino esensial dan sekunder, enzim oksidase, katalase, serta lipase. Asam amino diketahui berfungsi sebagai penyusun protein pengganti sel rusak. Artinya, lidah buaya berperan untuk membantu proses regenerasi sel. &lt;br /&gt; Selain itu, lignin dapat menahan hilangnya cairan kulit sehingga melindungi kulit dari dehidrasi dan menjaga kelembapan. Zat inilah yang dimanfaatkan para produsen kosmetik untuk aneka produk perawatan kulit dan kecantikan. Konsumsi rutin lidah buaya juga membantu mengatasi stres. Stres biasanya berimbas pada jantung, otot, perut atau lambung, psikologis sehingga penampilan tubuh tidak prima. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antioksidan &lt;br /&gt; Yang juga terbukti menjaga kulit adalah rosela. “Senyawa aktif dalam rosela membantu memperbaiki struktur kulit,” kata dr Irzan Nurman Djaenalmutaqin, Cht, dokter yang berpraktek di Kramat, Jakarta Pusat.  Antioksidan rosela mirip vitamin E yang membantu peremajaan kulit. Konsumsi rutin bunga kerabat kembang sepatu itu menjaga kulit lentur dan kenyal.  Hibiscus sabdariffa itu memang kaya antioksidan. Ir Didah Nurfarida MSi, periset Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor, menemukan senyawa gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin dalam rosela. Ketiganya berkhasiat sebagai antioksidan.  &lt;br /&gt; Antioksidan rosela yang berjumlah 1,7 mm mol/prolox itu meredam aksi radikal bebas yang menyerang molekul tubuh.  Jika guanin dalam DNA terserang radikal bebas, kesalahan replikasi DNA mudah terjadi. “Kerusakan DNA memicu oksidasi yang menyebabkan penyakit degeneratif seperti  kerusakan kulit―berakibat  penuaan dini  ditandai kerutan, flek hitam, kelebihan minyak, dan warna kusam,” kata Irzan. Senyawa aktif antosianin rosela bersifat penjaga dari kerusakan sel kulit akibat penyerapan sinar ultraviolet berlebih dan juga antikanker.&lt;br /&gt; Pembuktian khasiat antikanker oseile rouge―sebutan rosela di Perancis―diteliti Hui Hsuan Lin dari Institut Biokimia dan Bioteknologi, Chung Shan Medical University, Taiwan. Ia membuktikan karkadeh―sebutan rosela di Sudan―bersifat antikanker terhadap sel kanker lambung manusia. Penelitiannya menemukan antioksidan rosela membunuh sel kanker dengan metode sitotoksis dan apoptosis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol &lt;br /&gt; Konsumsi rutin rosela juga meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C yang terkandung di dalamnya juga mampu menghadang berbagai penyakit yang disebabkan oleh cendawan, virus dan bakteri. “Vitamin C yang memberi rasa asam pada rosela, kadarnya mencapai 260―280 mg/g. Jumlah itu 3 kali lipat daripada anggur hitam, 9 kali lipat daripada jeruk sitrus, 10 kali lipat lebih besar daripada buah belimbing, dan 2,5 kali lipat dibanding vitamin C dalam jambu biji,” kata Irzan. &lt;br /&gt; Bawang putih pun memiliki antioksidan. Namanya ajoene. Fungsi utamanya sebagai antikolesterol. Kolesterol yang menumpuk menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah di jantung hingga mengakibatkan jantung koroner. Penyakit itu biasanya baru terdeteksi pada usia senja. Khasiat bawang putih menurunkan kolesterol dibuktikan Divisi Kardiologi, California University dan Western Medical Center, Amerika Serikat. Mereka menguji 40 pasien hiperkolesterol berusia 40―75 tahun. Empat minggu sebelumnya seluruh pasien diberikan plasebo, tablet berisi serat biasa sebagai pembanding. Setelah itu mereka diberi  asupan ekstrak bawang putih selama 4 minggu dengan dosis sama dengan suplemen yang biasa dikonsumsi pasien. &lt;br /&gt; Hasil penelitian menunjukkan herbal berbahan bawang putih menurunkan 11% kolesterol, 10% LDL, 34% trigliserida, dan tanpa efek apa pun terhadap nilai HDL. Sedangkan plasebo hanya berefek menurunkan LDL dan trigliserida pada 10 pasien.&lt;br /&gt; “Bawang putih memiliki zat antipenggumpal darah, sehingga ia berkhasiat antikolesterol,” kata dr Danny Kasim, ahli nutrisi di Jakarta. Dengan mengkonsumsi segar 2 siung bawang putih setiap hari, kadar kolesterol kembali normal. Dr Yu-Yan Yeh, ahli nutrisi Penn State University, Kalifornia, Amerika Serikat menyebutkan ada senyawa dalam bawang putih selain ajoene. Senyawa itu adalah tiga grup sulfur yang bisa menghambat 40%―60% produksi kolesterol hati tikus yaitu S-allyl cysteine, S-ethyl-cysteine, dan S-propyl cysteine. Penelitian itu dilanjutkan Yeh pada manusia. Hasilnya, 34 pasien hiperkolesterol menunjukkan penurunan 7% kolesterol darah dan 12% LDL setelah mengkonsumsi kapsul berbahan bawang putih selama 5 bulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepikunan&lt;br /&gt; Sifat antioksidan pada pegagan mencegah kepikunan. Itulah hasil riset Holcomb dari Departemen Ilmu Saraf Universitas Texas di Amerika Serikat. Tikus berumur 2 bulan diinjeksi prekursor protein amyloid sehingga dalam otak terbentuk plak beta amiloid, penyebab penyakit alzheimer. Sebelumnya tikus diinjeksi dengan ekstrak pegagan Centella asiatica sebanyak 2,5―5g/kg bobot tubuh setiap hari selama 8 bulan. Hasilnya tikus yang diinjeksi 2,5 g/kg bobot tubuh, jumlah senyawa beta amyloid dalam otaknya berkurang. Sedangkan yang diinjeksi 5 g/kg bobot tubuh, jaringan plak amiloid yang terbentuk tergerus lebih cepat. &lt;br /&gt; Menurut Dewani pegagan mencegah kepikunan lantaran mengandung antioksidan asiatikosida. Fungsinya membantu kelancaran sirkulasi oksigen dan nutrisi sehingga mampu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, kewaspadaan, serta melindungi kerusakan sel-sel otak. Otak sangat sensitif terhadap kerusakan oksidatif oleh radikal bebas karena kandungan asam lemak yang mudah teroksidasi sangat tinggi.&lt;br /&gt; Pantas, bila pegagan disejajarkan dengan Ginkgo biloba yang sohor sebagai suplemen otak. Dosis konsumsi yang dianjurkan adalah 2―4 g pegagan―seluruh bagian tanaman kecuali akar―atau sekitar 15―30 g pegagan segar diseduh dalam segelas air kemudian diminum. Untuk pencegahan dosis dikurangi, hanya 0,5―1 g pegagan kering setara 4―8 g pegagan segar per hari. &lt;br /&gt; Konsumsi herbal memang sebaiknya diolah langsung dari bahan segar―tidak dikeringkan terlebih dahulu. Misalnya suplemen echinacea yang berupa tablet diproduksi dari tanaman segar yang dipanen dari halaman pabrik di Roggwill, Swiss. Kemudian seluruh bagian tanaman itu dicuci berulang-ulang dengan kloroform.”Tujuannya agar semua kotoran dan penyakit yang terbawa terbuang,” kata Jen W Tan, ahli herbal dari Bioforce, Inggris. Setelah itu, proses produksi tablet dilakukan pada suhu normal, 25oC. “Dengan begitu, senyawa aktif ekinasoida yang berkhasiat  melawan sel-sel tumor dan meningkatkan respon imun tubuh tidak berkurang,“kata Jen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-677819894214337897?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/677819894214337897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=677819894214337897&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/677819894214337897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/677819894214337897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2009/06/herbal-untuk-awet-muda.html' title='HERBAL UNTUK AWET MUDA'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-7741121736767052591</id><published>2009-06-01T15:54:00.000+07:00</published><updated>2009-06-01T15:55:06.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info sehat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ribosome inactive protein'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fitol'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phytol'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='obat kanker'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keladi tikus'/><title type='text'></title><content type='html'>Rimpang Pengerat Penyakit Maut &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dikhawatirkan Wanda Lisa Elisa akhirnya terjadi. Ketika menemukan benjolan di payudara kiri, ia takut itu kanker. Hasil pemindaian dengan ultrasonografi menunjukkan Lisa mengidap kanker payudara stadium 2B berukuran 3 cm x 3 cm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dokter menyarankan Lisa untuk menjalani kemoterapi dan pengangkatan payudara. Tujuannya  agar sel kanker tidak mengalami metastasis atau menyebar ke organ lain. Namun, Lisa menolak karena temannya yang mengidap kanker dan menjalani kemoterapi, kondisi kesehatannya justru makin memburuk. “Pasti ada cara lain untuk menghilangkannya,” kata perempuan kelahiran Jakarta 2 Januari 1957 itu. &lt;br /&gt; Lisa memilih pengobatan herbal dengan mendatangi Yelia Mangan, herbalis di Kalibata, Jakarta Selatan. Yelia menyarankan Lisa untuk menghindari konsumsi daging dan semua turunannya, susu, serta telur. “Protein hewani mempercepat pertumbuhan sel kanker,” kata Yelia. Selain itu, Lisa mengkonsumsi ekstrak keladi tikus 3 kapsul 3 kali sehari. Setelah 3 tahun mengkonsumsi ekstrak keladi tikus, sel kanker di payudaranya  mengecil sebagaimana hasil pemindaian ultrasonografi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembuh &lt;br /&gt; Sel kanker  payudara Lisa kemungkinan bisa sembuh. Sebab, ”Keladi tikus terbukti bersifat sitotoksik terhadap sel kanker payudara,” kata Lucie Widowati, periset di Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Departemen Kesehatan. Lucie meneliti efektivitas keladi tikus untuk menghambat sel kanker payudara, MCF-7. Mula-mula ia mengekstrak umbi keladi tikus segar dengan etanol 50%. Sebanyak 20 mg hasil ekstraksi itu ia larutkan dalam 1 ml dimetil sulfoksida (DMSO). &lt;br /&gt;Tahap berikutnya ia mengencerkan sel kanker payudara MCF-7 yang telah dikultur dengan media penumbuh DMEM (dulbecco's modified eagle's medium) yang berbentuk seperti agar-agar. Media itulah yang ia masukkan ke dalam well atau cawan petri berlubang-lubang sebanyak 100 µg. Lucie menambah ekstrak keladi tikus ke well masing-masing berkonsentrasi 50 µg, 75 µg, 100 µg, 125 µg, dan 150 µg. &lt;br /&gt; Alumnus Farmasi  Institut Teknologi Bandung itu menginkubasikan media itu selama 24 jam pada suhu 37oC. Penelitian menggunakan 5 konsentrasi dengan 3 pengulangan. Kesimpulannya, nilai IC50 ekstrak umbi keladi tikus 89,15 µg/µl. IC50  merupakan konsentrasi penghambatan 50% proliferasi sel kanker payudara. IC50 obat kanker cisplatin  7,84 µg/µl. “Kalau kita ambil senyawa aktifnya saja dari keladi tikus, efek penghambatan mungkin sama dengan cisplatin,” ujar Lucie. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protein &lt;br /&gt; Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Pada usia 30–40 tahun risiko  kanker payudara 1 : 252 orang, pada usia 40–50 tahun  meningkat menjadi 1 : 68 orang. Sedangkan pada usia 50–60 tahun menjadi 1 : 35 orang dan pada usia 60–70 tahun 1 : 27 orang. “Pertumbuhan berbagai jenis tumor dan kanker payudara bisa dihambat dengan menjalani hidup sehat serta mengkonsumsi herbal seperti keladi tikus,” lanjut Yelia. &lt;br /&gt; Hasil penelitian Jakarta Breast Cancer menunjukkan dari 2.834 orang yang memeriksakan benjolan di payudaranya, 78,6% mengidap tumor jinak seperti mammae, kista, limpoma, dan mammari displasia. Sedangkan 13% lainnya terdiagnosis kanker payudara.  “Oleh sebab itu, semua perempuan di atas usia 20 tahun sebaiknya meriksakan diri ke dokter bila menemukan benjolan di payudara,” kata Yelia. &lt;br /&gt;Hingga saat ini penyebab kanker payudara belum diketahui. “Salah satu penyebab berkembangnya sel kanker disebabkan aktivitas protein kinase yang dihasilkan oleh kelenjar gondok,” kata dr Hendri Naland SpB Onk, dokter spesialis bedah kanker di Jakarta. Choo Sheen Lai dari Pusat Penelitian Obat, Universitas Sains Malaysia, menemukan senyawa antikanker dalam keladi tikus. Namanya fitol. Ia mengekstraksi 3,5 kg umbi keladi tikus dengan 8 liter heksan. &lt;br /&gt;Setelah ekstrak didiamkan selama sepekan pada suhu ruang, kemudian dievaporasi dengan  rotavaporasi dan dianalisis menggunakan gas kromatografi. Hasilnya keladi tikus kaya  komponen alifatik berupa fitol. Jumlahnya mencapai 25% dari bobot kering. Sifat fitol menghadang sel tumor ada dua. Pertama dengan sifat antiproliferasi nonspesifik contohnya terhadap sel kanker mulut rahim HeLa, sel kanker darah HL-60, dan WI-38 sel kanker paru. Yang kedua, fitol membunuh sel kanker secara apoptosis. &lt;br /&gt; Menurut Jhon T Mackie, periset Departemen Patobiologi, Texas University, Amerika Serikat,  dalam organ hati fitol dimetabolisme menjadi asam organik fitanat dan pristanat. Asam organik itu merupakan senyawa pengikat peroxisome proliferator activated receptor gamma yang menghambat ekspresi gen penyebab oksidasi asam lemak pada peroksisome dan mitokondria yang akhirnya menjadi sel kanker. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selain fitol, yang berperan adalah asam-asam amino keladi tikus. Takeya Koichi dari Departemen Farmakognosi, Universitas Tokyo, Jepang. Takeya menemukan metil ester dari asam heksadekanoat dan asam oktadekanoat bersifat sitotoksik terhadap sel kanker leukimia dengan kadar IC 50 mencapai 15 mikrogram per mililiter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antibakteri &lt;br /&gt; Bukan cuma antikanker, keladi tikus juga terbukti bersifat hepatoprotektor. Huang P dari Institut Kedokteran dan Farmasi Tradisional, Taiwan, berhasil mengisolasi komponen keladi tikus dengan kromatografi. Senyawa-senyawa itu antara lain koniferin, beta-sitosterol, dan beta-daukosterol. Selain itu senyawa serebrosida terkenal memiliki aktivitas antihepatotosik. &lt;br /&gt; Sifat antibakteri diteliti Adel Sharaf Al-Zubairi, dari Departemen Biokimia Klinis, Universitas  Sana’a, Yaman. Ekstrak heksan keladi tikus memiliki aktivitas antibakteri seperti Pseudomonas aeruginosa, penyebab infeksi selama perawatan di rumah sakit  dan Salmonella choleraesuis, penyebab penyakit kolera. Menurut Adel, sifat antibakteri itu karena  kandungan asam-asam lemak jenuh seperti asam laurat dan kaprat. &lt;br /&gt; Selain itu, keladi tikus juga digunakan untuk menyembuhkan influenza. Itu diteliti oleh Zhong Z dari Institut Kedokteran dan Farmasi Tradisional Guangxi, China. Hasil penelitiannya keladi tikus menyembuhkan analgesia pada tikus yang diinduksi asam asetat dan antiinflamasi pada telinga tikus terinjeksi xylene. Sifat antiasma diuji dengan metode penyemprotan. &lt;br /&gt; Hasilnya, keladi tikus yang diekstrak pada air, alkohol, dan larutan ester mampu menyembuhkan batuk, mengurangi dahak, antiasma, sakit kepala, antipembengkakan, dan kembung. Jumlah maksimum keladi tikus yang dikonsumsi sekali minum adalah 720 g/kg bobot tubuh dalam ekstrak air, 900 g/kg bobot tubuh dalam bentuk ekstrak alkohol, dan 3.240 g/kg bobot tubuh pada ekstrak ester. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dengan segudang manfaat itu, keladi tikus menjadi panasea bagi pasien kanker, penyakit hati, dan juga penyakit influenza. Menurut Lucie, khasiat itu diperoleh lantaran keladi tikus mampu memperkuat kekebalan tubuh sehingga ketahanan terhadap penyakit meningkat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-7741121736767052591?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/7741121736767052591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=7741121736767052591&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/7741121736767052591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/7741121736767052591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2009/06/rimpang-pengerat-penyakit-maut-yang.html' title=''/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-8639091727177102720</id><published>2009-06-01T15:49:00.002+07:00</published><updated>2009-06-01T15:54:00.446+07:00</updated><title type='text'>Maaf, Flu Babi Verboden</title><content type='html'>Setyarini bergegas ke herbalis begitu pemberitaan flu babi meluas. Ia minta resep untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Maka setiap 2 hari, ia disiplin menyeduh 2 irisan buah mahkotadewa dan meminumnya. Itu dikombinasikan dengan rebusan 7 daun sambiloto dan 5 batang meniran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ”Daya tahan tubuh seimbang mampu menangkal virus,” kata Lukas Tersono Adi, herbalis yang meresepkan ramuan itu. Sambiloto dan meniran sohor sebagai antivirus. Lukas juga menyarankan untuk konsumsi lalapan daun sendok Plantago mayor. Daun sendok menjaga hati dari kerusakan akibat virus. Setyarini beralasan mengkonsumsi ramuan itu karena ia acap bertemu dengan kolega dari mancanegara. &lt;br /&gt;  Menurut Drh Agus Setiyono, MS, Phd periset Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor sambiloto berpotensi sebagai antivirus flu babi. Ia membuktikannya melalui penelitian ilmiah pada 20 Juli 2007. Sambiloto Andrographis paniculata mujarab menghambat virus flu burung strain H5N1. Dalam riset itu ia mengekstrak sambiloto dan menambahkan ke sel vero atau sel primata berlapis tunggal selama sejam pada suhu ruang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus kemudian mencuci campuran itu dengan PBS (phosfat buffer solution). Setelah itu barulah alumnus Universitas Gifu, jepang itu menginfeksi kultur dengan virus flu burung dan menginkubasi pada suhu 37°C. Ia juga memberikan 5% karbondioksida agar virus tetap berkembang. Pengujian dilihat pada efek kerusakan sel menggunakan mikroskop cahaya setiap hari. Hasilnya? Ekstrak sambiloto tunggal dan yang dicampur dengan temuhitam lebih kuat menghambat perlekatan dan infeksi virus ke sel dibanding tanaman obat lain. &lt;br /&gt;Sel vero yang diberi ekstrak sambiloto masih hidup hingga hari ke-3 pascainfeksi virus flu burung H5N1. Sedangkan sel yang diberi ekstrak daun beluntas, sirih merah,  dan adas kemudian diinfeksi virus flu burung H5N1, mati setelah hari pertama injeksi virus. Artinya, ekstrak sambiloto lebih kuat melawan virus flu burung dibandingkan herbal lain. Agus mengatakan, sangat mungkin sambiloto juga menghambat virus flu babi yang menjadi pandemi di Meksiko.“Kedua virus itu mirip,” kata alumnus National Institut of Infections Diseases, Tokyo, Jepang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangsang antibodi &lt;br /&gt;   Virus flu babi sebetulnya bukan barang baru bagi Indonesia.  “Virus flu babi H1N1 ada di Indonesia sejak dulu, cuma subtipe H1N1 yang tidak berbahaya. H1N1  tipe meksiko yang dikenal sebagai flu babi sekarang lebih berbahaya,” kata Prof CA Nidom, kepala Laboratorium Flu Unggas Universitas Airlangga. Berdasarkan riset Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, H1N1 tipe meksiko diduga kuat gabungan antara flu unggas, flu babi, dan flu manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus kemungkinan berubah di tubuh babi dan menular ke manusia lantaran sama-sama mamalia. Di tubuh babi, virus mengalami perubahan dengan dua pola. Pola pertama berupa adaptasi yang tidak berefek bahaya lantaran tidak  mengubah struktur virus. Pola kedua berupa penyusunan ulang virus berkembang menjadi gabungan flu babi, flu unggas, dan flu manusia. &lt;br /&gt;“Ada kemungkinan flu babi bisa berkembang di Indonesia. Sebab jenis flu apa pun bisa berkembang di mana pun,” kata dr Primal Sudjana, SpPD-KPTI, ahli penyakit tropis di Rumahsakit Hasansadikin, Bandung. Menurut dr Tjandra Yoga Aditama SpP, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan,  Departemen Kesehatan cara penularan flu babi melalui udara atau kontak langsung dengan penderita. &lt;br /&gt;“Masyarakat dihimbau menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, menutup hidung dan mulut bila bersin, mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas, dan segera memeriksakan kesehatan bila mengalami gejala flu,” kata  Tjandra. Dalam tubuh manusia yang terinfeksi, virus flu babi membangkitkan hampir keseluruhan respon apoptosis—bunuh diri—dalam sistem imunitas. &lt;br /&gt;Semakin banyak virus itu menggandakan diri, kian banyak pula sitokin. Sitokin merupakan protein yang meningkatkan respons imunitas dan berperan penting dalam peradangan yang diproduksi tubuh. Perubahan struktur virus itu mempengaruhi mekanisme sistem imun. Sitokin muncul sebagai reaksi kekebalan tubuh ketika virus menyerang.  Ketika virus masuk, tubuh mengeluarkan sitokin yang diproduksi oleh sel-sel sistem imun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurkumin&lt;br /&gt;TNF adalah sitokin yang dikeluarkan sel darah putih selama infeksi dan membantu tubuh melawan organisme penyerbu. Dalam jumlah berlebih, TNF dan sitokin pro-peradangan berbalik menyerang tubuh. Akibat gangguan pada jalur itu, TNF meningkat sehingga menyebabkan badai sitokin. Untuk mencegah itu terjadi, konsumsi herba yang mengandung kurkumin.&lt;br /&gt; Kurkumin berfungsi menekan jumlah TNF saat virus di dalam tubuh. Oleh karena itu, mengkonsumsi rimpang mengandung kurkumin seperti temulawak dan kunyit disarankan sebagai tindakan pencegahan. “Kita tidak mengetahui kapan tubuh terinfeksi. Dengan mengkonsumsi kurkumin, tubuh diharapkan bisa menekan kelebihan sitokin saat virus masuk,” jelas dr Erna Cipta Fahmi, dokter dan herbalis di Ciputat, Tangerang Selatan.&lt;br /&gt;     Menurut Lukas flu babi dapat dicegah dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menyarankan herbal yang bersifat menghangatkan dan penurun panas (antipiretik), antiinfeksi, antiradang (anti-inflamasi), dan merangsang imunitas tubuh (imunostimulator). &lt;br /&gt;“Yang paling penting obat yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh,” kata Lukas.  Ketika kekebalan tubuh meningkat, bibit-bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh dapat dilemahkan. Meniran herbal peningkat daya tahan dengan kandungan  alkaloid, astragalin, asam karboksilat, brevifolin, dan korilagin. Untuk mengkonsumsi meniran, merebus 100 gram daun dalam 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa separuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil rebusan itu disaring dan minum sehari sekali. Upaya itu terbukti mujarab menghadang virus influenza. Divisi Alergi Immunologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia meriset 410 jemaah haji yang mengkonsumsi 50 mg kapsul meniran dua kali sehari. Kelompok lain mengkonsumsi serupa plus tablet multivitamin selama 40 hari. Kedua kelompok itu mengkonsumsi sejak seminggu sebelum berangkat dan selama berhaji. &lt;br /&gt; “Pemberian ekstrak meniran tunggal atau dengan kombinasi multivitamin mengurangi insiden ILI  influenza like illness masing-masing 17,35% untuk kapsul meniran tunggal dan 36,2% yang juga mengkonsumsi multivitamin,” jelas Dr Drs Suprapto Maat, periset  Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Nilai itu lebih tinggi dibandingkan konsumsi multivitamin saja. &lt;br /&gt;  Beragam bahan alam dari tanaman obat asli Indonesia berpotensi mencegah flu babi. “Mencegah  secara alami  dengan sayuran, buah-buahan, dan herbal lebih baik dibandingkan pengaruh vaksin,” kata dr Primal. Primal merujuk penghentian program imunisasi nasional flu babi di Amerika Serikat pada Agustus 1976 lantaran berefek kelumpuhan atau sindrom Guillain-Barre. Konsumsi meniran, mahkotadewa, dan sambiloto jauh lebih aman menolak flu babi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-8639091727177102720?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/8639091727177102720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=8639091727177102720&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/8639091727177102720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/8639091727177102720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2009/06/maaf-flu-babi-verboden.html' title='Maaf, Flu Babi Verboden'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-8667866345453331443</id><published>2008-10-20T10:00:00.000+07:00</published><updated>2008-10-20T10:01:08.381+07:00</updated><title type='text'>Tulang Muda Karena Air Tua</title><content type='html'>Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi, Bogor meneliti, dua dari lima orang Indonesia berpotensi terkena osteoporosis. Penyebabnya mereka, kurang mengkonsumsi makanan dan minuman kaya kalsium dan magnesium. Padahal, cukup setetes sari air laut setiap hari, kebutuhan itu terpenuhi sehingga tulang kokoh sampai tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nigari-sebutan sari air laut di Jepang-bisa digunakan sebagai campuran beragam minuman seperti kopi, teh, dan air putih, serta aneka masakan. Sebagai contoh, Anwar Pulukadang, pengusaha agribisnis, yang pernah tinggal di Jepang menambahkan nigari ketika menanak nasi. 'Untuk mengurangi kelengketan nasi jepang,' ujar Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nigari merupakan air tua atau di lapisan teratas-kira-kira setebal 10 cm-dalam proses pembuatan garam. Sementara lapisan bawah bakal menjadi garam. Supaya menjadi nigari, air tua itu diproses dengan otoklaf kristalisasi. Biasanya air tua terbuang dalam proses pembuatan garam. Satu ton produksi garam, dibutuhkan 50 m3 kubik air laut, dan nigari yang terbentuk 1,9 m3 .&lt;br /&gt;Kaya mineral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sari air laut mengandung mineral-mineral seperti magnesium sulfat (MgS04), natrium klorida (NaCl), magnesium klorida (MgCl2), dan kalsium klorida (KCl). Kandungan utamanya magnesium, mineral terbanyak keempat dalam tubuh. Lebih dari 50% total magnesium di tubuh terdapat di tulang. Sebagian di dalam sel jaringan tubuh dan organ. Setiap penambahan 100 mg magnesium/hari meningkatkan 2% massa tulang. Struktur tulang menjadi lebih kompak dan kuat. Jika asupan magnesium rendah berakibat defisiensi magnesium yang menyebabkan osteoporosis dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Magnesium juga membantu mengaktifkan kerja enzim dalam tubuh. Fungsi mineral itu lainnya adalah membantu metabolisme energi, mengatur fungsi detak jantung, relaksasi otot, dan mencegah pembekuan darah. Bekerja sama dengan kalsium, magnesium membentuk tulang dan gigi. Tatsuya Kosaka meriset untuk membuktikan khasiat nigari. Menurut direktur Institut Penelitian Nigari itu magnesium dalam sari air laut sebagai pembakar lemak dan mengeluarkan cairan tak berguna dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan khasiat itu, pemerintah Selandia Baru menyarankan anak-anak, terutama berusia 3-13 tahun, untuk mengkonsumsi sari air laut. Saat itu pertumbuhan tulang pada usia itu amat lambat sebagaimana hasil riset Goulding, peneliti University of Massey, Selandia Baru. Pun di negara asalnya, Jepang, kalangan anak muda-terutama remaja perempuan-di sana senantiasa membawa sari air laut. 'Gunanya menjaga tubuh tetap langsing dan terhindar dari penyakit kolesterol walau makan makanan apa pun,' kata Dr Nelson Sembiring, periset Balai Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, konsumsi magnesium masih rendah. Masyarakat umumnya memperoleh mineral magnesium dari buah-buahan dan sayuran. 'Buah dan sayuran hanya memenuhi 250-280 mg/hari,' kata Nelson. Itu jauh lebih rendah daripada kebutuhan manusia dewasa yang mencapai 360-420 mg /hari. Itu sebabnya banyak orang tak sadar magnesium di dalam tubuh telah berkurang dan osteoporosis alias tulang keropos mengancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan magnesium itu bisa digantikan dengan nigari. Indonesia memproduksi nigari setahun belakangan di Pulau Garam, Madura. Uji coba yang telah dilakukan, tiga tetes sari air laut mampu mengubah rasa air minum dalam kemasan berukuran 240 ml seperti air zamzam, air kaya mineral asal Mekah, Arab Saudi.&lt;br /&gt;Degeneratif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengkonsumsi sari air laut juga menurunkan perbedaan rasio kalsium:magnesium yang tinggi, pemicu timbulnya penyakit degeneratif. Idealnya perbandingan kalsium dan magnesium 2 : 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, air minum di tanahair berasio 5 : 1. Tingginya rasio itu terbukti secara ilmiah menimbulkan endapan di pembuluh darah sehingga memicu beragam penyakit. Oleh sebab itu, konsumsi rutin nigari kaya magnesium mencegah beragam penyakit seperti diungkapkan Cheryl Sullivan periset Departemen Pertanian Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efektivitas sari air laut menggerus diabetes dilansir oleh Journal American College Nutrition. Efek itu diperoleh setelah meneliti 9 orang pengidap diabetes mellitus tipe 2 yang mengkonsumsi sari air laut. Sari air laut yang diberikan mengandung 7,1% magnesium dan pengenceran 100 mg/100-300 ml air. Konsumsinya dilakukan selama 30 hari. Hasilnya, serum imunoreaktif gula saat puasa menurun secara signifikan. Perubahan itu juga diikuti dengan menurunnya kadar trigliserida. Sedangkan yang memiliki hipertensi terjadi penurunan tekanan sistolik dan diastolik.&lt;br /&gt;Panasea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nigari juga digunakan untuk penyakit saluran pernapasan. Itu diteliti oleh Dr. D. K. L. Cheuk dari University of Hong Kong, China. Penelitian itu melibatkan 182 anak. Penelitian itu mencari pengaruh efek magnesium sulfat yang terkandung pada sari air laut. Tujuannya mengurangi frekuensi penggunaan beta-2-agonist bronchodilators yang dihirup dan obat-obatan steroid pada anak pengidap asma. Hasilnya, sari air laut efektif mengurangi pengobatan dengan alat bantu napas dan menghindarkan anak dari perawatan khusus rumahsakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset lain dilakukan oleh M Tani, periset Fakultas Kedokteran University of Kikei, Selandia Baru. Uji klinis itu membuktikan konsumsi rutin nigari tokcer mengatasi hiperlipedemia yang berujung pada arterosklerosis. Dalam riset itu 8 orang sehat minum 5 ml nigari yang dicampur lemak. Sampel darah mereka diambil 4 kali: sebelum minum dan setelah minum nigari masing-masing dengan interval 2 jam. Hasilnya kadar trigliserida tak meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segudang khasiat itu diperoleh dari air tua yang selama ini terbuang dalam proses pembuatan garam. Padahal, dengan pengolahan sederhana sari air laut mampu menjadi panasea yang tokcer mengatasi beragam penyakit maut. (Vina Fitriani).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-8667866345453331443?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/8667866345453331443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=8667866345453331443&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/8667866345453331443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/8667866345453331443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/tulang-muda-karena-air-tua.html' title='Tulang Muda Karena Air Tua'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-3736830820909450358</id><published>2008-10-20T09:58:00.000+07:00</published><updated>2008-10-20T10:00:25.940+07:00</updated><title type='text'>Karena Merah Berarti Khasiat</title><content type='html'>'Hati-hati ketika mengkonsumsi minuman rosela dalam kemasan, bila warna merah semakin memudar, sebaiknya tidak dikonsumsi,' kata Ir Didah Nur Faridah MSi, periset Epartemen Ilmu dan Teknologi Pangan , Institut Pertanian Bogor. Penyebabnya pengolahan, pengemasan, dan penyimpanan minuman Hibiscus sabdariff a tak cukup menjaga senyawa aktif di dalamnya. Khasiatnya menghilang seiring warna merah yang memudar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Saya pernah melihat minuman rosela yang berwarna putih, seiring lamanya waktu penyimpanan' kata Didah. Lantaran penasaran Didah pun mengujicoba musabab hilangnya pigmen merah. Hasilnya, rosela yang hanya dikemas botol transparan dan ditaruh di tempat terkena sinar matahari langsung, cepat berubah warna. Sebab, senyawa aktif rosela berupa antosianin mendegradasi. Zat aktiflah yang menyebabkan seduhan asam kumbang alias rosela berwarna merah. Jadi, warna merah hilang, khasiatnya pun lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minuman rosela yang dibuat dari kelopak kering rosella, jumlah senyawa aktif rosela yang berupa senyawa fenolik yang dapat berfungsi sebagai senyawa antioksidan mencapai 23,10 mg/g bobot kering. Aktivitas antioksidan yang terukur dengan senyawa trolox mencapai 5.308,64 mM trolox/g bobot kering. Jumlah itu 4 kali lebih tinggi dibanding bubuk kumis kucing yang aktivitas antioksidannya 1.364,88 mM trolox/g kering. 'Adanya antioksidan rosela seperti gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit degeneratif seperti jantung koroner, kanker, diabetes melitus, dan katarak,' kata mahasiswa program doktor IPB itu.&lt;br /&gt;Antikanker&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat oseille rouge-rosela dalam bahasa Perancis-menghambat pertumbuhan sel kanker telah dibuktikan oleh De-Xing Hou di Jepang. Peneliti Faculty of Agriculture, Kagoshima University, itu menemukan delphinidin 3-sambubioside dan cyanidin 3-sambubioside, antosianin rosela yang ampuh mengatasi kanker darah alias leukeimia. Cara kerjanya dengan menghambat terjadinya kehilangan membran mitokondrial dan pelepasan sitokrom dari mitokondria ke sitosol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Antioksidan rosela meredam aksi radikal bebas yang menyerang molekul tubuh yang mengandung elektron,' kata Didah. Jika molekul mengandung elektron seperti guanin DNA terserang, kesalahan replikasi DNA mudah terjadi. Kerusakan DNA memicu oksidasi LDL, kolesterol, dan lipid yang berujung pada penyakit ganas seperti kanker dan jantung koroner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chau-Jong Wang, dari College of Medicine, Chung Shan Medical University, Taichung, Taiwan menemukan khasiat lain rosela. Hasil penelitiannya ekstrak rosela kering yang dibuat sirup, melindungi liver tikus setelah diinduksi karbon tetraklorida (CCl4), perusak hati. Setelah diberikan 1-5% rosela selama 9 minggu, kerusakan hati seperti steasis dan fi brosis turun secara signifikan.&lt;br /&gt;Minuman kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat seduhan the vinagreira-rosela dalam bahasa Portugis-mudah. Bunga yang sudah dipetik, dijemur di bawah terik matahari selama 1-2 hari agar memudahkan pemisahan lidah kelopak dengan bijinya. Kemudian cuci air bersih dan jemur kembali selama 3-5 hari. Remas kelopaknya, jika mudah menjadi bubuk artinya kadar air telah mencapai 4-5%. Seduh 2-3 g teh rosela dengan air mendidih hingga larut dan air berubah menjadi kemerahan. Untuk diet, penderita batuk, atau diabetes gunakan gula rendah kalori seperti gula jagung. Di negeri asalnya, Afrika, rosela dijadikan selai atau jeli. Itu diperoleh dari serat yang terkandung dalam kelopak rosela. Di Jamaika, dibuat salad buah yang dimakan mentah. Ada kalanya juga dimakan dengan kacang tumbuk atau direbus sebagai pengisi kue sesudah dimasak dengan gula. Kerap bisap-sebutan rosela di Senegal-disuguhkan sebagai minuman tradisional saat natal. Caranya, kelopak rosela dicampur irisan jahe dan gula lalu ditaruh pada teko tembikar. Setelah itu dididihkan dan diamkan semalam. Disajikan dengan menambahkan es dan rum, 'Jus' itu berasa, beraroma, dan berwarna mirip minuman anggur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Mesir, Afrika Barat, rosela diminum dingin pada musim panas dan diminum panas saat musim dingin. Di Sudan, Afrika Timur, karkadeh-sebutan rosela di Sudan-menjadi minuman keseharian dengan campuran garam, merica, dan tetes tebu. Minuman itu juga menghilangkan efek mabuk dan mencegah batuk.&lt;br /&gt;Serat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk Meksiko percaya rosela berkhasiat menurunkan bobot tubuh. Penelitiannya dilakukan Francisco J Alarcon-Aguilar dari Universidad AutÃ³noma Metropolitana Iztapalapa, Meksiko. Sebanyak 120 mg ekstrak rosela yang mengandung 33,64 mg total antosianin diberikan selama 60 hari terhadap tikus gemuk berbobot 45 gram; normalnya 20 gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, konsumsi rosela terbukti menurunkan bobot tubuh pada tikus berbobot lebih dan meningkatkan asupan cairan ion ke tubuh. Penurunan lainnya terlihat pada trigliserida dan kolesterol jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian efek kerabat bunga sepatu itu terhadap kegemukan juga dilakukan oleh SÃ¡yago-Ayerdi SG dari Department of Nutrition, Universidad Complutense de Madrid, Spanyol. Menurut Sayago quimbombo chino-sebutan rosela di Spanyol-mengandung 33,9% serat larut yang membantu meluruhkan lemak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khasiat rosela memang beragam. Namun, hati-hati sebab tak semua orang bisa mengkonsumsinya. 'Keasamannya mencapai 3,14, untuk pengidap mag kemungkinan berefek merugikan,' kata Didah. (Vina Fitriani).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-3736830820909450358?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/3736830820909450358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=3736830820909450358&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3736830820909450358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3736830820909450358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/karena-merah-berarti-khasiat.html' title='Karena Merah Berarti Khasiat'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-1664066508677848825</id><published>2008-10-20T09:56:00.000+07:00</published><updated>2008-10-20T09:57:47.047+07:00</updated><title type='text'>Obat Hipertiroid di Kebun Kita</title><content type='html'>Riau, Jakarta, Singapura. Itulah kota-kota tempat Albertus Suharno mencari kesembuhan. 'Bola mata berputar dan serasa akan keluar,' kata pria kelahiran Yogyakarta, 8 Agustus 1944 itu. Suhu tubuhnya 40 oC, jakun membesar, dan sekujur tubuh bergetar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Albertus Suharno langsung mendatangi dokter perusahaan di Batam, Riau. Ia bekerja sebagai penyelia di perusahaan minyak asing. Hasil diagnosis menyebutkan Suharno positif hipertiroid. 'Dokter juga tidak tahu penyebabnya, tapi yang paling mungkin adalah stres akibat pekerjaan,' kata suami Sri Widawati itu. Walau sakit, karyawan yang bertanggung jawab terhadap operasional pengeboran tetap bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap akhir pekan, ia terbang ke Jakarta untuk memeriksakan diri ke Rumah Sakit Pusat Pertamina sesuai rujukan dokter perusahaannya. 'Awalnya, saya juga dirawat inap di rumahsakit itu selama 2 minggu,' kata Suharno. Saat itu, ia diberi radioaktif yodium. Setelah mengkonsumsi kapsul cair berwarna bening itu, kerabatnya yang masih kecil, perempuan hamil, dan lanjut usia dilarang menjenguk. Sebab, obat itu berefek radiasi yang mampu mengubah peta gen.&lt;br /&gt;Hiperaktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Prof dr Slamet Suyono SpPD-KE, endokrinologis Rumahsakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, radioaktif yodium diberikan oral dalam bentuk pil atau cairan. Gunanya untuk mengatasi kelenjar yang hiperaktif. 'Lebih dari 80% pasien hipertiroid sembuh dengan dosis tunggal yodium radioaktif,' katanya. Setelah mengkonsumsi pil radioaktif, tiroid Suharno memang mengempis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, suhu tubuh normal dan gemetar pada tubuh pun hilang. Sayang, seminggu setelah pulang ke Batam, penyakit itu kambuh kembali disertai rambut rontok. Menurut Prof Slamet Suyono rontoknya rambut akibat obat radiasi untuk mengatasi hipertiroid. Disebut hipertiroid bila kadar hormon T4 melebihi ambang normal, 4,3-12,4 ug/dl. Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu di leher, di bawah jakun. Bobotnya kurang dari 28,4 g.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ringan, jangan anggap enteng tiroid alias gondok. Jika tiroid rusak menimbulkan dampak besar bagi tubuh. Setiap aspek metabolisme tubuh, dari detak jantung, pertumbuhan tinggi badan, hingga kecepatan tubuh membakar kalori, melibatkan kerja hormon pada tiroid. 'Terganggunya fungsi tiroid menyebabkan metabolisme tubuh terhambat,' kata endokrinologis alias ahli penyakit dalam yang berhubungan dengan hormon itu. Kelainan itu disebut trauma kelenjar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut rusak jika fungsi kelenjar menyimpang dari fungsinya untuk memproduksi dua macam hormon, T4 dan T3. Kondisi kelainan kelenjar bermacam-macam, yakni hipotiroid, hipertiroid, dan eutiroid. Hipo artinya kelenjar gagal memproduksi hormon seperti keadaan normal. Eutiroid terjadi bila kelenjar membesar, tapi fungsinya berjalan normal. Hipertiroid justru sebaliknya, kelenjar terlalu aktif memproduksi hormon hingga kadar T3 dan T4 melambung. Bobot tubuh pasien hipertiroid biasanya anjlok, mata melotot, dan badan sering berkeringat. Penderita juga sering marah-marah karena tidak bisa mengendalikan emosi.&lt;br /&gt;Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipertiroid mempengaruhi fungsi kelenjar hipotalamus dan testis. Beberapa penyebab hipertiroid adalah penyakit graves, berlebihnya konsumsi hormon tiroid, terjadi peradangan pada kelenjar tiroid, atau sekresi TSH (thyroid stimulating hormone) oleh kelenjar pituitari secara abnormal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tak kunjung membaik, Suharno mencari kesembuhan ke Singapura. Dokter Mount Elizabeth Hospital, Singapura, mengatakan Suharno memang terjangkit hipertiroid. Itu sesuai hasil laboratorium yang menunjukkan nilai hormon tiroid T4 sebesar 18,0 ug/dl. Nilai FTI sebesar 21,4 ug/dl; kadar normal, 3,9-14,0 ug/dl. Sedangkan T3 sebesar 567 ng/dl; normal 80-220 ng/dl nilai TSH hanya 0,03 uIU/ml; kadar normal, 0,50-4,00 uIU/ml.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hasil laboratorium itu, dokter memberikan kembali pil radioaktif yodium 131 sebanyak 2 kali dan menyuruh mengkonsumsi propylthiouracil (PTU) 100 mg selama 2 pekan. Ia menjalani perawatan di Singapura 6 kali dalam 3 bulan. Hasilnya, bukan kesembuhan yang didapat tetapi tubuh menghitam dan kurus. Bobotnya tersisa 48 kg; sebelum sakit, 54 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan nilai T3 tetap di atas ambang batas, yaitu 383 ng/dl; FTI 14,2 ug/dl, dan TSH kurang dari 0,03 uIU/ml. Suharno hampir putus asa mencari kesembuhan dengan obat kimia. Oleh karena itu ia menuruti saran temannya, Karno, untuk mengkonsumsi ciplukan. Tanaman asal Peru itu tumbuh di ladang atau lahan kosong. Buahnya bulat tertutup dalam kantong mirip lampion. Sekilas bentuknya persis kantong kemih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya ia diberi nama ilmiah Physalis peruviana. Dalam bahasa Yunani physalis berarti kantong kemih. 'Untung ada tanaman ciplukan di sekitar rumah,' kata Suharno yang tinggal di Cibinong, Kabupaten Bogor. Ayah 4 anak itu mencabut 3 tanaman setinggi rata-rata 50 cm beserta akarnya. Kemudian, pria 64 tahun itu mencuci bersih dan merebus ke-3 tanaman itu, termasuk buah dan akar, dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas.&lt;br /&gt;Ampuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia meminum segelas ramuan itu 1 kali sehari. Dua hari kemudian kegiatan mengekstrak ramuan ciplukan berulang. 'Rasanya sangat pahit,' kata kakek 1 cucu itu. Sehari setelah 2 kali konsumsi ekstrak ciplukan, Suharno merasakan perubahan. Seluruh gejala penyakit yang hinggap di tubuhnya hilang. Saat bangun tidur, ia tak merasakan kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantung yang semula berdetak kencang atau tidak teratur alias palpitasi, suhu tubuh tinggi, gelisah, berkeringat, sesak napas, tangan gemetaran, dan otot lemah semuanya membaik. Yang menakjubkan jakunnya kempis. Sejak itu ia sembuh dari hipertiroid. Sudah 16 tahun penyakit itu tak pernah kembali merasuki tubuh Suharno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota famili Solanaceae itu terbukti ampuh mengatasi hipertiroid. Ciplukan mengandung senyawa asam sitrun, fisalin, asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, dan vitamin C. Di Indonesia belum ada riset ilmiah yang membuktikan kemujaraban kerabat tomat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di mancanegara banyak ahli menelitinya. Mahmood Vessal dari Departemen Biokimia Shiraz University of Medical Sciences, Iran, misalnya, membuktikan keampuhan ciplukan mengatasi hipertiroid. Ia menginjeksi ekstrak ciplukan ke tikus betina dewasa. Hasilnya, aktivitas lysyl-aminopeptidase (Lys-AP) pada pituari meningkat 50% dan 45% basomedial hypothalamus (BMH). Nilai itu mirip dengan pemberian beta estradiol 15 ?g selama 5-8 hari ke tikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tikus diberikan beta estradiol sekaligus larutan ciplukan meningkatkan aktivitas enzim pituitari sebanyak 9% dan hipotalamus 5%. Dengan meningkatnya aktivitas enzim hipotalamus dan pituari, sekresi TSH yang tidak beraturan dapat dicegah. Departemen Farmasi Universitas Cartagena, Kolumbia menemukan ciplukan bersifat imunomodulator alias peningkat kekebalan dan juga antipembengkakan. Tumbuhan yang di sini disia-siakan itu ternyata berkhasiat mengatasi hipertiroid. (Vina Fitriani).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-1664066508677848825?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/1664066508677848825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=1664066508677848825&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/1664066508677848825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/1664066508677848825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/obat-hipertiroid-di-kebun-kita.html' title='Obat Hipertiroid di Kebun Kita'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-6486855363128517753</id><published>2008-10-20T09:53:00.000+07:00</published><updated>2008-10-20T09:56:05.371+07:00</updated><title type='text'>Mata Siwa Penyapu Polutan</title><content type='html'>Kedua mata Prof I Nyoman Kabinawa terpejam. Ia duduk bersila mengenakan pakaian putih. Bibirnya merapalkan doa. '...Dhimahi dhiyo nah pracodayat.' Pada saat bersamaan, jari manis tangan kanannya memutar biji mala seukuran buah kersen hingga 108 kali. Telunjuk dan kelingking terlarang menyentuh mala yang tersusun dari biji buah ganitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah ritual Prof I Nyoman Kabinawa dan penganut Hindu lain saat bermeditasi. Dalam ritual itu, ganitri elemen penting lantaran mempunyai nilai mitos tinggi. 'Sebelum digunakan untuk meditasi, ganitri mesti diberi mantra agar memiliki kekuatan,' kata Kabinawa, periset Pusat Penelitian Bioteknologi, LIPI. Dengan kekuatan itu, doa yang dipanjatkan pun sampai ke Sang Hyang Widi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rudraksa-sebutan ganitri di India-tanaman setinggi 25-30 m dengan batang tegak dan bulat berwarna cokelat. Sepanjang tepi daunnya bergerigi dan meruncing di bagian ujung. Dalam bahasa India, rudraksa berasal dari kata rudra berarti Dewa Siwa dan aksa berarti mata. Sehingga arti keseluruhan: mata Siwa. Sesuai namanya, orang Hindu meyakini rudraksa sebagai air mata Dewa yang menitik ke bumi. Tetesan air mata itu tumbuh menjadi pohon rudraksa.&lt;br /&gt;Mata Siwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, biji titisan Dewa Siwa itu populer dengan nama ganitri, genitri, atau jenitri. 'Indonesia paling banyak produksinya di dunia,' kata Yana Sumarna, peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Bogor. Pohon Elaeocarpus ganitrus banyak ditanam di Jawa Tengah, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Timor. Indonesia memasok 70% kebutuhan ganitri yang diekspor dalam bentuk butiran biji. Sebanyak 20% pasokan lainnya dari Nepal. Sedangkan India, negara paling banyak menggunakan rudaksa hanya memproduksi 5%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Biji-biji ganitri keras dan awet, bisa digunakan untuk 8 generasi,' kata Komari. Kecuali ukuran, setiap biji memiliki jumlah lekukan atau mukhis berbeda. Jumlahnya bervariasi mulai dari 1 hingga 21 mukhis yang memiliki perbedaan arti. Semakin banyak mukhis harganya kian tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat ganitri bukan sekadar alat 'hitung' dalam berdoa laiknya tasbih bagi kaum Muslim atau rosario bagi umat Nasrani. Biji ganitri juga berfungsi menghilangkan stres. Itu dibuktikan oleh Dr Suhas Roy dari Benaras Hindu University. Penelitiannya mengungkap utrasum bead-sebutan ganitri di Amerika-biji ganitri mengirimkan sinyal secara beraturan ke jantung ketika digunakan sebagai kalung. Ia mengatur aktivitas otak yang mengarah pada kesehatan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek itu diperoleh lantaran biji sima-sebutan ganitri di Sulawesi Selatan-memiliki sifat kimia dan fisik berupa induksi listrik, kapasitansi listrik, pergerakan listrik, dan elektromagnetik. Karena itu biji ganitri mempengaruhi sistem otak pusat saat menyebarkan rangsangan bioelektrokimia. Hasilnya, otak merasa tenang dan menghasilkan pikiran positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya, komposisi kimia ganitri tak beda jauh dengan buah lainnya. Antara lain 50,024% karbon, 17,798% hidrogen, 0,9461% nitrogen, dan 30,4531% oksigen. Beberapa elemen mikro dalam biji tanaman anggota famili Elaeocarpaceae itu adalah aluminum, kalsium, klorin, tembaga, kobalt, nikel, besi, magnesium, mangan, dan fosfor.&lt;br /&gt;Panasea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembeda ganitri dan buah lain terungkap melalui riset Institut Teknologi India. Ganitri memiliki nilai spesifik gravitasi sebesar 1,2 dengan pH 4,48. Saat digunakan untuk berdoa, misalnya, ganitri memiliki daya elektromagnetik sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan Faraday, hasil konduksi elektron alkalin. Gara-gara itulah ganitri dipercaya mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai penyakit mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganitri juga dipercaya menyembuhkan epilepsi, asma, hipertensi, radang sendi, dan penyakit hati. Ia berguna saat dikalungkan di leher ataupun diminum air rebusan. Caranya? Biji ganitri direndam semalam lalu diminum saat perut kosong. Itu terbukti efektif meredam hipertensi dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Dalam 7 hari, tekanan darah turun bila dibarengi dengan mengalungkan ganitri di leher. Khasiat lain, ganitri berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan pembengkakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah riset sahih Singh RK dari Departemen Farmakologi, Banaras Hindu University, India. Ia menggunakan berbagai larutan seperti petroleum eter, benzena, kloroform, asetone, dan etanol untuk melarutkan 200 mg/kg buah ganitri kering. Larutan ganitri hasil perendaman selama 30-45 menit itu menunjukkan sifat antipembengkakan radang akut dan nonakut pada tikus yang dilukai. Di luar itu, ganitri menghilangkan sakit kepala alias antidepresan dan antiborok pada tikus terinjeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uji praklinis yang melibatkan babi sebagai satwa percobaan, membuktikan ganitri mencegah kerusakan paru-paru. Sebelumnya, babi diinduksi pemicu luka, histamin, dan asetilkoline aerosol. Meski diberi zat perusak paru-paru, organ pernapasan babi-babi itu tetap baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk perkaranya karena glikosida, steroid, alkaloid, dan flavonoid yang terkandung dalam ganitri melindungi paru-paru. Keempat zat organik itu juga bersifat antibakteri. Terhitung 28 jenis bakteri gram positif dan negatif enyah oleh ekstrak ganitri antara lain Salmonella typhimurium, Morganella morganii, Plesiomonas shigelloides, Shigella flexnerii, dan Shigela sonneii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut A B. Ray dari Department of Medicinal Chemistry, Banaras Hindu University, India, alkaloid yang terkandung dalam ganitri: pseudoepi-isoelaeocarpilin, rudrakine, elaeocarpine, isoelaeocarpine, dan elaeocarpiline. Senyawa itu berkhasiat meluruhkan lemak badan. Caranya, 25 gram buah Elaeocarpus ganitrus kering, dicuci dan direbus dalam 1 gelas air sampai air rebusan tersisa separuh. Setelah air rebusan dingin, saring, lalu minum sekaligus.&lt;br /&gt;Pengisap polutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma itu faedah genitri? Ada lagi peran lain yang dimainkan oleh genitri sebagaimana hasil riset Dwiarum Setyoningtyas dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung: ganitri sebagai penyerap polutan. Ia membandingkan konsentrasi gas sulfur oksida, nitrogen oksida, dan karbon monoksida dalam kotak kaca berisi tumbuhan ganatri dengan kotak tanpa tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke dalam kedua kotak kaca diembuskan emisi gas buang dari hasil pembakaran tiga jenis bahan bakar yang memiliki kandungan biodiesel yang berbeda. Yaitu 10% biodiesel (B-10), 5% biodiesel (B-5), dan 0% biodiesel (B-0) sebagai pembanding. Hasilnya, tingkat pencemaran dari ketiga jenis emisi bahan bakar dalam kotak kaca berisi ganitri tercatat lebih rendah (sulfur oksida 0,81 ? 0,38 ppm, nitrogen oksida 0,49 ? 0,01 ppm, dan karbon monoksida 1,36 ? 0,71 ppm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan kotak kaca tanpa ganitri yang pencemarannya lebih tinggi. Untuk ke-3 zat kimia itu masing-masing 5,15 ? 1,77 ppm, 0,75 ? 0,15 ppm, dan 2,34 ? 1,36 ppm. Kesimpulannya genitri berperan menurunkan tingkat pencemaran. Itu sebabnya, 'Ganitri digunakan sebagai pohon pelindung di sepanjang jalan Bandung-Lembang,' kata Eka Budianta, budayawan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-6486855363128517753?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/6486855363128517753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=6486855363128517753&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/6486855363128517753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/6486855363128517753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/mata-siwa-penyapu-polutan.html' title='Mata Siwa Penyapu Polutan'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-3908346473504957506</id><published>2008-10-20T09:52:00.001+07:00</published><updated>2008-10-20T09:52:47.317+07:00</updated><title type='text'>Seribu Manfaat Serat Sawit</title><content type='html'>Sofa di ruangan berukuran 3 m x 5 m itu masih membal. Padahal, umurnya sudah 2 tahun. 'Isi joknya tidak sembarangan,' kata Dr Siswanto, yang menempatkan sofa itu di ruang tamu kantornya, Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan Bogor. Isi jok sofa itu berasal dari serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang diurai halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan isi jok asal limbah pengolahan kelapa sawit, masa pakai sofa lebih lama. Selain itu, serat tandan kelapa sawit lebih lentur sehingga sofa terasa lebih empuk. Serat diambil dari TKKS yang diurai dengan pencacah serat. Serat yang panjangnya 15 cm itu lalu disemprot dengan cairan karet alam hingga merata. Gunanya, membuat serat TKKS lebih menggembung dan tahan membal walau sering diduduki. Setelah dikeringkan, serat TKKS dimasukkan ke jok. Tak hanya sofa, tapi juga jok mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai pengisi jok mobil, Ir Isroi MSi, periset Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan Bogor juga mengujicoba pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi pulp, bahan baku kertas. Caranya, dengan mengurai serat menjadi bubuk. Ada 2 teknik yang bisa dipilih, menggunakan larutan asam kuat atau jasa bakteri pelapuk. Yang disebut terakhir memang murah dari segi biaya, tetapi waktu degradasi lebih lama. Degradasi serat menghasilkan lignin sebesar 21% kemudian dicetak seperti halnya bubur kayu sebelum menjadi kertas. 'Pemanfaatan limbah sawit cukup untuk mensubstitusi kayu yang jumlahnya semakin langka,' kata Isroi.&lt;br /&gt;Menumpuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbah kelapa sawit semakin melimpah seiring dengan banyaknya pabrik pengolahan kelapa sawit yang kini mencapai 470 pabrik. Sebuah pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 60 ton tandan/jam menghasilkan limbah 100 ton/hari. Itu artinya, total limbah 470 pabrik itu mencapai 28,7-juta ton dalam bentuk cair dan 15,2-juta ton limbah padat per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbah padat berupa tandan kosong dan lumpur. Keduanya menjadi penyebab bau busuk dan tempat bersarangnya lalat. Selama ini TKKS yang jumlahnya 23% dari tandan buah segar hanya dimanfaatkan sebagai mulsa atau kompos untuk tanaman kelapa sawit. Itu pun tidak terserap seluruhnya dan pemanfaatan itu hanya menghasilkan nilai tambah rendah terhadap TKKS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, TKKS banyak manfaatnya. Salah satu di antaranya diolah menjadi media sumber pakan ternak. Caranya, limbah kelapa sawit dibasahi air, kemudian disimpan di dalam kaleng besar dan dibiarkan terbuka 3-4 hari. Serangga buah bakal datang ke dalam kaleng dan bertelur. Selang 2-3 pekan telur serangga berubah menjadi belatung alias magot. Jika magot dikeringkan dan digiling menghasilkan tepung. Tepung magot menjadi pengganti tepung ikan sebagai bahan baku pembuatan pakan. Kadar protein yang terkandung dalam tepung magot itu mencapai 40%.&lt;br /&gt;Papan partikel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan TKKS paling potensial adalah untuk pembuatan papan partikel. Sebab, tandan kelapa sawit memiliki kadar selulosa tinggi, yaitu 67,88% holoselulosa dan 38,76% alfa selulosa dengan kadar serat 72,67%. Ia memiliki kelebihan dibandingkan papan lapis, yakni mampu meredam suara. Cara pembuatan papan partikel dari TKKS sangat mudah. Gunakan mesin perajang untuk memotong serat sawit menjadi kecil-kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rajangan tandan kelapa sawit yang keluar dari mesin itu masih mengandung kadar air 73%, minyak 9%, dan kotoran sehingga perlu dipres. Setelah rajangan dipres menggunakan mesin kempa tipe ulir, kadar air dan kadar minyak berkurang menjadi 36% dan 7%. Proses belum berakhir karena TKKS perlu dijemur untuk menurunkan kadar air hingga 10%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembuatan papan dibutuhkan perekat, seperti 8% lateks, 10% lem kanji, atau 12% polivinil akrilik. Cara pemberian perekat dengan penyemprotan. Partikel serat tandan kelapa sawit yang telah diberi perekat dibuat lembaran papan dengan ukuran 20 cm x 20 cm dan dikempa dingin dengan kekuatan 20 kg/cm2 selama 15 menit. Kemudian dikempa panas 103oC selama 15 menit dengan tekanan kempa 90 kg/cm2. Selanjutnya papan didiamkan 24 jam dalam ruangan pada suhu kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, papan partikel yang dihasilkan memiliki kadar air 8,0-8,8%. Nilai itu masih berada dalam kisaran standar nasional Indonesia (SNI) papan partikel yang mensyaratkan kadar air maksimal 14%. Dari segi kerapatan, papan partikel TKKS termasuk berkerapatan tinggi antara 0,86-0,98 g/cm3. Bandingkan dengan papan partikel asal batang kelapa sawit, 0,59-0,66 g/cm3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pengujian sifat mekanik papan partikel seperti keteguhan lentur, keteguhan patah, keteguhan rekat, dan kuat pegang sekrup menunjukkan TKKS lebih baik. Misalnya, keteguhan papan partikel tandan kelapa sawit atau kekuatan untuk menahan beban sehingga dapat kembali ke bentuk semula tanpa rusak mencapai 111-200,49 kg/cm2. Nilai itu lebih tinggi daripada SNI papan partikel yang mewajibkan nilai kelenturan di atas 100 kg/cm2. Elastisitas papan partikel 1.809,66-4.131,17kg/cm2, di atas nilai SNI minimal yang hanya 100 kg/cm2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keteguhan rekat alias kemampuan ikatan antarpartikel tandan kelapa sawit berkisar 6,20-8,10 kg/cm2; standar SNI 6 kg/cm2. Kuat pegang sekrup alias kemampuan papan untuk manahan sekrup sebagai pengikat sebesar 49,00 kg. Itu lebih tinggi 9 kg dibandingkan SNI yang mencapai 40 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr Siswanto setiap 1 m2 papan partikel hanya butuh 3-5 kg tandan kosong kelapa sawit. Sedangkan jika dari batang kayu kelapa sawit, paling tidak menghasilkan 0,3 m2 papan partikel. Jika dalam 1 ha kebun sawit menghasilkan 70 ton kayu kelapa sawit kering, berarti bisa diperoleh 35 m3 papan partikel dengan kerapatan 0,6 kg/dm3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memanfaatkan limbah kelapa sawit, nilai tambah untuk pabrik pengolahan kelapa sawit bakal meningkat. Selain itu, limbah tak lagi menjadi masalah yang mencemari lingkungan. (Vina Fitriani/Peliput: Faiz Yajri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-3908346473504957506?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/3908346473504957506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=3908346473504957506&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3908346473504957506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3908346473504957506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/seribu-manfaat-serat-sawit.html' title='Seribu Manfaat Serat Sawit'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-3015865963880048547</id><published>2008-10-20T09:45:00.000+07:00</published><updated>2008-10-20T09:46:54.228+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='guillain-barre'/><title type='text'>Sang Pembebas Sindrom Tentara</title><content type='html'>Dua tentara di medan laga tak mampu bangun setelah duduk dan meletakkan ransel dari punggung. Hasil pengecekan dokter, jumlah protein pada sumsum otaknya meningkat tanpa diimbangi peningkatan sel darah putih. Telapak tangan sulit dikepalkan. Itulah penyakit sindrom guillain-barre. Sebutan penyakit itu untuk menghargai dr Georges Charles Guillain dan dr Jean Alexandre Barre, dokter yang memeriksa si tentara ketika perang dunia pertama berkecamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit seperti itulah yang diidap Abdul Kohar Zulkarnain. Usianya masih muda, 23 tahun, ketika tubuh Zulkarnain gampang lelah. Wajah dan tangan kanannya kesemutan. Kadang-kadang puluhan jarum seperti menusuk-nusuk sekujur tubuh. Kaki berat untuk melangkah. 'Saya sulit menaiki tangga. Padahal, kamar berada di lantai 2,' katanya. Tiga bulan setelah gejala itu muncul, pada Mei 2007, kaki dan tangan Zulkarnain lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tuanya bergegas memeriksakan sulung 2 bersaudara itu. Dokter melakukan tes dengkul dengan mengetukkan palu ke lutut kanan Zulkarnain. Hasilnya, tak ada refleks, sehingga kaki alumnus SMA Negeri 35 Jakarta itu dinyatakan lumpuh. Meski dokter menyarankan agar opname di rumahsakit, tetapi Zulkarnain menolak. Ia rutin mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter untuk mempercepat kesembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari pascakonsumsi obat-obatan itu, Zulkarnain justru mual dan muntah-muntah. Orangtuanya membawa kelahiran 4 Oktober 1983 itu ke Rumahsakit Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di sana, ia menjalani pemeriksaan darah, lumbar puncture alias pengambilan air tulang belakang, dan elektromyogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir disebut untuk mengevaluasi kondisi saraf tepi motoris dan sensoris. Tujuannya agar jika ada kelainan otak dan saraf, segera terdeteksi. Hasil pemeriksaan menunjukkan, virus menjangkiti otak yang disebut sindrom guillain-barre (SGB).&lt;br /&gt;Infeksi bakteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit kelainan otak itu membuat Zulkarnain harus beristirahat total di rumah sakit. Meski Georges Charles Guillain dan dr Jean Alexandre Barre menemukan kunci diagnosis pada 1916, tetapi penyakit itu masih asing. Kunci diagnosis itu baru diketahui setelah 57 tahun penyakit itu ditemukan pertama kali oleh Jean Baptiste Octave Landry. SGB termasuk penyakit langka. Di Amerika hanya 1 orang pasien di antara 100.000 orang. Di Indonesia belum ada data prevalensi pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Satya Hanura, SpS, ahli penyakit saraf di Rumahsakit Jakarta, SGB penyakit langka yang menyebabkan tubuh menjadi lemah dan kehilangan kepekaan. Kaum pria lebih rentan terserang penyakit yang mirip polio itu. Penyebab kerentanan kaum Adam masih menjadi misteri. Namun, yang pasti SGB bukan penyakit keturunan, tidak menular lewat kelahiran, terinfeksi atau terjangkit dari pasien. SGB bisa timbul sepekan atau dua minggu setelah infeksi bakteri Campylobacter jejuni di usus dan tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala SGB berupa kelumpuhan anggota tubuh bagian bawah seperti tungkai kaki, merembet ke atas, hingga menyebabkan gangguan pernapasan dan penurunan kesadaran. Akibatnya, penderita mengalami baal atau mati rasa. Infeksi influenza, saluran pernapasan, dan diare kemudian terjadi. Begitu juga yang dialami Zulkarnain. Untuk mengatasi penyakit itu dokter memberi suntikan imunoglobulin sebanyak 30 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, biaya sekali suntik Rp3,3-juta. Artinya, Zulkarnain harus menyediakan dana Rp100-juta hanya untuk biaya suntikan. Itu pun bukan jaminan sembuh. Pilihan lain, gamamune yang juga imunoglobulin seharga Rp4-juta-Rp4,5-juta per botol. Obat itu dimasukkan ke dalam tubuh melalui selang infus. Dosisnya tergantung bobot tubuh. Jika bobot tubuh 58 kg perlu 20 botol untuk terapi keseluruhan atau 5 botol sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tingginya biaya pengobatan, dr Dwicahyo SpS justru menyarankan pengobatan alternatif. Konsumsi susu kaya imunoglobulin secara rutin salah satu jalan alternatif itu. 'Efeknya sama,' kata dokter yang saat itu berpraktek di Rumahsakit Gandaria seperti diulangi Zulkarnain. Orangtua Zulkarnain, bergegas mencari kolostrum yang mengandung imunoglobulin. Hari itu juga, susu kolostrum dibawa ke RS Gandaria, Jakarta Selatan, untuk diperlihatkan kepada dokter.&lt;br /&gt;Efek kolostrum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengamati susu kolostrum, dokter Dwicahyo SpS mengizinkan Zulkarnain untuk mengkonsumsinya 4 kali sehari. Satu sachet kolostrum dilarutkan dalam segelas air, lalu diminum satu jam setelah mengkonsumsi obat dokter. Hasilnya cukup mengejutkan. Perubahan motorik yang ditandai dengan refleks lutut yang meningkat terhadap ketukan. Sepuluh hari rutin mengkonsumsi kolostrum, ia mampu berdiri dan mulai berjalan sendiri ke kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, sebelumnya ia menghabiskan waktu di atas tempat tidur. Ia persis orang lumpuh saat itu. Oleh karena itu kemampuan berjalan kembali sangat luar biasa. Dokter juga mengatakan, itu perubahan besar. Sebab, penderita SGB yang dirawat secara intensif perlu waktu 3 bulan untuk mampu berjalan. Pada hari ke-17, Zulkarnain dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang. Ia meninggalkan rumahsakit dengan rasa gembira yang sangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya karena mampu berjalan, tapi juga terhindar dari suntikan imunoglobulin yang bakal menghabiskan uang Rp100-juta. Enam puluh kali minum susu kolostrum melenyapkan derita lumpuhnya. Untuk menjaga virusnya berkembang, Zulkarnain kini mengkonsumsi susu kolostrum 1 kali sehari. Dosisnya tetap sama: satu sachet dalam segelas air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kolostrum ampuh mengatasi SGB? Menurut Mira Nirmala, Herbalis Rumah Herbal, kolostrum kaya gizi yang membantu pemulihan suatu penyakit. Tak hanya dalam tubuh, tetapi juga bertanggung jawab atas kesehatan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu senada dengan hasil penelitian Xiao Li Pan dari Oita Medical University School of Medicine, Jepang. Risetnya membuktikan gangliosida pada kolostrum meningkatkan perkembangan otak secara kognitif, pencegahan alergi, bersifat propilaktik menghadang berbagai racun dari bakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset yang meneguhkan keampuhan kolostrum dilakukan oleh Jong Seok Bae dari Seoul Medical Center School of Medicine, Korea. Menurut Jong, pada pasien SGB, jaringan motorik yang seharusnya menghasilkan ganglionsida, justru salah baca dan membuat antiganglionsida. Senyawa itu menggempur jaringan motorik sehingga menyebabkan kerusakan dan kelemahan jaringan otak untuk memberi respon ke otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dilansir Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, Insulinlike growthFactor pada kolostrum berperan sebagai neuroprotektor alias pelindung dan memperbaiki sel-sel saraf rusak. Oleh sebab itu, IgF berpotensi memperbaiki fungsi kognitif dan motorik pasien. Itu dibuktikan oleh Marta Bondanelli, dari bagian Endokrinologi University of Ferrara, Italia. Marta meriset pemberian IgF berdosis 161,8 ?g/dl atau lebih meningkatkan kemampuan fungsi kognitif dan motorik pasien pascaterapi. Itulah yang terjadi pada Zulkarnain. Penyakit 'warisan' tentara yang ia idap itu akhirnya teratasi. (Vina Fitriani).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-3015865963880048547?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/3015865963880048547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=3015865963880048547&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3015865963880048547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3015865963880048547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/sang-pembebas-sindrom-tentara.html' title='Sang Pembebas Sindrom Tentara'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-3505300068579364147</id><published>2008-10-20T09:43:00.002+07:00</published><updated>2008-10-20T09:45:11.122+07:00</updated><title type='text'>Tubuh Sehat Berkat Kolostrum</title><content type='html'>Tubuh Rindah lemah lunglai saat menemani sang Ibunda yang dirawat di rumahsakit. Lama-kelamaan demam tinggi mendera dan keringat terus mengucur. 'Saya mengira rematik mulai kambuh lagi,' kata wanita kelahiran Jakarta itu. Saat itu juga Rindah dibawa ke unit gawat darurat (UGD) rumahsakit yang sama. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan parameter antids-DNA bernilai 1.400 IU/ml, normalnya dari 0-200 IU/ml.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu artinya Rindah mengidap penyakit systemic lupus erythematus(SLE) alias lupus. Parameter lain yang menegaskan vonis itu; angka rheumatoid factor lebih dari 800 mg/mol. Normalnya kurang dari 400 mg/mol. Selain itu juga nilai complement C3 dan C4 sebesar 171 ml/dl dan 44,9 ml/dl. Nilai normal: C3, 90-180 ml/dl dan C4, 10-40 ml/dl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahun-tahun obat diasupnya. Lantaran penyakit lupus menyerang sendi, jalan Rindah tetap tersendat-sendat bak orang lumpuh. Pada 2003, 'Saya berhenti kerja karena malu,' kata mantan pegawai PT Telkom, itu. Setelah itu, tak ada aktivitas yang dilakukan lantaran ia harus menghindari sinar matahari. Setiap hari dihabiskannya di pembaringan.&lt;br /&gt;Kolostrum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir Juli 2007, seorang rekan menyodorkan kolostrum asal sapi. 'Katanya bisa memperbaiki DNA saya yang rusak, penyebab lupus,' tutur Rindah. Wanita kelahiran 3 Juli 1959 itu mengkonsumsinya 2 kali sehari satu sachet. Pagi setelah bangun tidur dan malam sebelum tidur. Hasilnya, terlihat sebulan kemudian. Ia sanggup berjalan tanpa dipapah, duduk tanpa bantalan, berjalan-jalan di luar tanpa payung, dan bermain voli seperti dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periset Keyser F dalam Current Rheumatology Reports menyebutkan senyawa TNF-a dan hepatocyte growth factor (HGF) meningkatkan sintesis DNA dan protein yang memperbaiki sel-sel penjaga kekebalan tubuh. Pada pengidap lupus, terjadi kesalahan baca DNA yang menyebabkan sel imun justru menyerang tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, 'Kolostrum memiliki nutrisi lengkap dibandingkan makanan maupun obat-obatan apa pun. Dengan nutrisi itu, pasien bisa mendapatkan kondisi lebih baik dibandingkan hanya mengasup obat saja,' kata dr Mariya Mubarika, dokter di Rumahsakit Mulya, Tangerang.&lt;br /&gt;Resep&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya dr Mariya selalu meresepkan kolostrum kepada pasiennya. 'Jika orang sakit hanya makan obat tanpa nutrisi, penyembuhan tak bisa berlangsung cepat,' kata alumnus Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mariya, ada tiga jenis efek dari mengkonsumsi kolostrum. Yaitu, meningkatkan asupan nutrisi terdiri dari vitamin dan mineral, meningkatkan kekebalan, dan mendorong proses pertumbuhan. Efek paling utama, peningkatan kekebalan. Efek itu terbentuk dari 5 jenis imunoglobulin (Ig) yaitu IgG, IgA, IgD, IgE, dan IgM yang masing-masing memiliki fungsi berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IgG berfungsi menetralkan toksin dan menyerang kuman patogen yang berbahaya terutama pada usus. Misalnya Escheria coli, Salmonela typhola, Shigela yersenia, mikroba penyebab radang pernapasan atas, radang paru, influenza, dan hepatitis. Imunoglobulin M (IgM) berfungsi mengontrol antibodi, imunoglobulin D (IgD) yang membantu kesehatan bayi baru lahir, dan imunoglobulin E (IgE), membantu terhadap respon alergi. Yang terakhir, imunoglobulin A (IgA), membantu menghalau kuman patogen ke permukaan selaput lendir.&lt;br /&gt;Jantung bocor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolostrum tak hanya memperbaiki kondisi pasien lupus. Di Bintaro, Tangerang, M Abiem Fadhila mengidap jantung bocor. Penyakit itu diketahui setelah Abiem berusia satu tahun. Saat itu, bocah kelahiran 15 Februari 2005 itu diperiksa detak jantungnya. Bunyinya tak seperti jantung biasa. Dug, dug, dug, tapi lebih lemah dan tak beraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atik, sang ibu, mendatangi Mira Nirmala, herbalis Rumah Herba di Bintaro, Tangerang. Atik disarankan memberikan kolostrum dengan dosis 1/6 sachet, 3 kali sehari. Hasilnya, jantung Abiem berirama lebih teratur dan bisa bermain lebih lama tanpa terlihat lelah dan pucat. Dokternya juga menyetujui konsumsi kolostrum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Yang diperlukan Abiem, pangan kaya zat pertumbuhan, vitamin, dan mineral. Dengan begitu, sel-sel bakal berkembang dan memperbaiki yang rusak,' kata Mira Nirmala. Yang paling berpengaruh yaitu vitamin B1 dan B2 yang bekerja memperbaiki sel jaringan rusak, serta vitamin B12 yang membantu pertumbuhan sel dan meningkatkan stamina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kakak saya yang terkena kanker nasofaring juga lebih baik kondisinya setelah mengkonsumsi kolostrum,' kata Edi Candra, produsen Gold Colostrum. Kolostrum itu didapat setelah diresepkan dokternya di Mount Elizabeth Hospital, Singapura. Khasiat antikanker kolostrum telah diteliti oleh Dr Tokuyama dari Cancer Research Institute, Universitas Kanazawa, Jepang. Riset itu membuktikan kolostrum sapi mengandung TgF-B bersifat antiinflamasi yang menekan unsur sitoksik dan menghalangi 75% pertumbuhan sel kanker atau osteosakoma.&lt;br /&gt;Diresepkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia pun kolostrum mulai diresepkan. Di Tulungagung, Jawa Timur, ada dr Setiyo Hendianto, dr Agnes Sentosa (Makassar, Sulawesi Selatan), dr Irene (Pematangsiantar, Sumatera Utara), dr Mahili Citra (Lubukpakam, Sumatera Utara), dan dr Indriyati Arman (Padang, Sumatera Barat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kolostrum memang sudah dipercaya dokter sejak ditemukan oleh dr Albert Sabin pada 1950,' kata dr Mariya Mubarika. Penemu vaksin polio itu menganjurkan kolostrum sapi untuk anak-anak sebagai peningkat imunitas tubuh terhadap virus polio dan rheumatoid artitis. Pascapenemuan oleh Albert Sabin, berbondong-bondong periset melakukan penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya Ginjala V yang dilansir oleh Journal of Immunoassay. Ia menyebutkan 2 faktor pertumbuhan TGF-A dan B serta insulin-like growth factors 1 dan 2 memiliki sifat memperbaiki otot dan tulang rawan. Sifat lain mendinginkan pembengkakan penyebab rematoid arthitis alias peradangan sendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya kolostrum disalurkan farmasi dalam bentuk obat yang bisa diresepkan. Seiring waktu, sekarang kolostrum bisa diperoleh melalui jaringan multi level marketing. Sekadar menyebut contoh, Gold Colostrum, Qolostra, Elken, Nutricicle, dan Naco. 'Hampir semua yang beredar berasal dari Selandia Baru dan dikemas di Malaysia,' kata Edi Chandra. Kolostrum itu dijual dalam bentuk bubuk dan juga kaplet. 'Lebih mudah memasarkan lewat jaringan multilevel, konsumen lebih mengerti,' kata Abdulah Masrur, importir kolostrum dari Selandia Baru di Jakarta.&lt;br /&gt;6 jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolostrum kini menjadi suatu kebutuhan. Jika dikonsumsi secara rutin, membantu organ sehat berfungsi baik, dan penyakit pun enggan mendekat. 'Kadar kolostrum yang baik untuk diasup 1.000-2.000 mg per hari, jika memiliki penyakit bisa dilipatgandakan 2-3 kali,' ujar dokter Mariya. Namun, tak sembarang kolostrum yang berkhasiat. 'Hanya hasil pemerahan 6 jam pertama yang tinggi kadar gizinya,' kata Dedi Hambali dari Verentia Inti Cipta Alami, importir kolostrum Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dedi, kolostrum yang diambil setelah 6 jam kadar protein, kasein, dan albuminnya sudah berkurang. Sebaliknya, jumlah lemak dan laktosa penyebab kegemukan meningkat tajam. Oleh karena itu, pilih kolostrum yang murni dan bergizi tinggi serta mampu menjaga benteng pertahanan tubuh. (Vina Fitriani).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-3505300068579364147?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/3505300068579364147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=3505300068579364147&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3505300068579364147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3505300068579364147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/tubuh-sehat-berkat-kolostrum.html' title='Tubuh Sehat Berkat Kolostrum'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-3073320154258390557</id><published>2008-10-20T09:43:00.001+07:00</published><updated>2008-10-20T09:43:51.593+07:00</updated><title type='text'>Cegah Lahan Jadi Gurun Pasir</title><content type='html'>Lahan 10 ha itu sungguh merana. Jangankan pohon, semak pun tak tumbuh. Lapisan top soil sedalam 60 cm musnah sudah akibat penambangan batubara liar. Tanah berlubang-lubang. Bertahun-tahun pascapenambangan ilegal, tanah di Senakin, Kalimantan Selatan, itu dibiarkan begitu saja. Kondisi itulah yang menggerakkan Isroi, SSi, MS, peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia, mereklamasinya. Ia memberi limbah organik dengan bakteri Trichoderma harzianum, Trichoderma pseudokongii, dan Aspergillus sp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan 10 ha itu sungguh merana. Jangankan pohon, semak pun tak tumbuh. Lapisan top soil sedalam 60 cm musnah sudah akibat penambangan batubara liar. Tanah berlubang-lubang. Bertahun-tahun pascapenambangan ilegal, tanah di Senakin, Kalimantan Selatan, itu dibiarkan begitu saja. Kondisi itulah yang menggerakkan Isroi, SSi, MS, peneliti di Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia, mereklamasinya. Ia memberi limbah organik dengan bakteri Trichoderma harzianum, Trichoderma pseudokongii, dan Aspergillus sp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dekat lahan itu puluhan pekebun menuai cabai, kacangpanjang, kangkung, mentimun, dan tomat. Tanaman-tanaman itu tumbuh subur. Nasir, pekebun di Desa Pudi, Kotabaru, Kalimantan Selatan, menuai 10 ton cabai dari lahan 1,5 ha pada Juni 2007. Populasi mencapai 20-ribu tanaman/ha. Produksi itu memang lebih rendah daripada di Jawa yang umumnya kaya unsur hara. Sekarang di lahan bekas galian batubara itu menjadi sentra komoditas sayuran. Sebagian pekebun juga membudidayakan beragam tanaman perkebunan seperti karet, sengon, dan akasia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan organik dan mikroorganisme itulah yang berperan penting untuk memperbaiki struktur tanah. Keduanya sohor dengan sebutan pembenah tanah. Maksudnya yang berperan membenahi tanah rusak. Jika pupuk organik hanya mengomposkan bahan-bahan organik secara alami, pupuk hayati mengomposkan bahan-bahan organik dengan bantuan mikroorganisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Mikroba memang salah satu pembenah tanah paling efektif,' kata Isroi. Sebagai pembenah tanah, keistimewaan mikroorganisme dan limbah organik adalah murah, mudah dibuat, dan ramah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, mikroorganisme dan limbah organik juga mudah didapatkan ketimbang pembenah tanah lainnya seperti bitumen, fosfat alam, dolomit, gipsum, dan lateks. Setelah mengomposkan limbah pertanian dengan mikroba selama 2 pekan, pekebun dapat memperoleh pembenah. Penggunaannya biasanya diiringi dengan menurunnya pemanfaatan pupuk kimia sehingga terjadi penghematan. Harap mafhum, dengan pembenah tanah struktur dan kesuburan tanah meningkat. Dampaknya, penggunaan pupuk kimia pun menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya itulah pengalaman Ahmad Zakaria, petani padi di Sulihasih, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lima tahun lalu, ketika belum memanfaatkan pembenah tanah, pria 75 tahun itu rutin menebarkan 300 NPK per ha. Sekarang, ia hanya memberikan 75 kg sehingga terjadi penghematan Rp506.250 bila harga sekilo NPK Rp2.250. Menurunnya volume pupuk kimia itu memang tak langsung, tapi setelah 3 musim tanam. Ia menurunkan dosisnya 25% setiap musim. Yang menggembirakan, meski volume pupuk menurun, tetapi produksi justru meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang dirasakan Zakaria. Sejak 2002, ia memanfaatkan pembenah tanah kompos yang dibuat dengan memfermentasi jerami dengan bantuan mikroba. Untuk luasan 150 ha, ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) itu menambahkan 1,050 ton pembenah tanah. Hasilnya, ia menuai padi minimal 8 ton per ha. Saat belum menggunakan pembenah tanah, produksi paling banter hanya 6 ton per ha. Ia memang harus mengeluarkan biaya tambahan Rp13.125.000 untuk belanja pembenah tanah. Namun, peningkatan produksi 3 ton/ha masih menguntungkan.&lt;br /&gt;Beragam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Isroi, 'Dibandingkan dengan pupuk kimia, pupuk hayati hasilnya memang lebih lambat.' Itu yang menyebabkan pekebun tak sabar ingin melihat reaksi pembenah tanah secepat mungkin. Pantas, mengubah kebiasaan pekebun untuk mengganti pupuk kimia menjadi pupuk mikroba, bukan hal gampang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika subsidi pupuk dicabut pada 2004, banyak pekebun tertarik menggunakan pembenah tanah. Di seluruh provinsi tercatat 202 desa menjadi bagian Prima Tani, yaitu desa yang menggunakan pupuk organik sekaligus mikroba. Kini, jumlahnya bakal ditingkatkan menjadi 10.000 desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini di pasaran tersedia beragam pupuk mikroba. Sekadar menyebut contoh ada Promi, Puja 168, Amino Organik, Lantagar, Hidrolisat Sampi, Grow Quick, Golden Guano, Rite Grow, Orgadec, Emas, Riposan, dan Biokompos. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI juga menyediakan pembenah tanah berupa mikrosa Glomus aggregatum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IndoRaya Mitra Persada yang memproduksi Puja 168 memanfaatkan buah-buahan dan sayuran segar sebagai bahan baku. 'Makanya pupuk Puja bisa diminum,' kata Joselito G Fransisco, general manager PT IndoRaya Mitra Persada. Sedangkan Ayub Pranata di Lembang, Bandung menggunakan ikan gabus, lele, dan belut yang kaya protein sebagai bahan baku pupuk mikroba Biosugih Tani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa mikroba yang banyak dimanfaatkan sebagai pembenah tanah antara lain Trichoderma pseudokongii, melindungi tanaman dari serangan penyakit; rhizobium, penambat N udara; Bacillus sp dan Pseudomonas sp, pelarut fosfat; Metarrhizium aniopliae, mengendalikan larva Orycytes rhinoceros hama kelapa sawit; dan Lactobacillus sp pencegah busuk akar. Meski jenis beragam, tetapi, semua mikroba memiliki metode kerja yang sama,' kata Joselito.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para makhluk supermini itu menguraikan elemen pupuk ke bentuk ion yang mudah diserap tanaman. Pada tahap itu suhu tanah mempengaruhi tingkat kegiatan mikroba. Mikroba thermofilik hanya bekerja jika suhu tanah berada di atas 80oC. Setelah itu terjadi fase osmosis, elemen nutrisi yang telah terurai oleh mikroba bergerak ke tempat yang rendah nutrisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian di fase hidrolisis air, mikroba berinteraksi dengan pupuk serta menguraikan kandungan pupuk dan melepaskannya ke dalam tanah. Dengan aplikasi pupuk mikroba itu, tanah menjadi lebih subur lantaran memiliki hara lebih tinggi dibanding sebelumnya.&lt;br /&gt;Jadi padang pasir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, pembenah tanah tergolong baru, mulai dikenal pada 2002. Padahal, para pekebun di Kalifornia, Amerika Serikat, akrab dengan pembenah tanah sejak 1973-1974. Ketika itu tanah di negeri Paman Sam itu selalu diolah intensif sehingga berubah strukturnya. 'Jika datang angin, butir-butir tanah itu bertaburan mirip sekali dengan padang pasir,' kata Dr Achmad Rahman, peneliti Balai Penelitian Tanah, Bogor yang alumnus Missouri University, Amerika Serikat, itu. Kondisi di Indonesia saat ini tak jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Hasil penelitian membuktikan bahan organik di semua daerah di Indonesia kurang dari 2%,' kata Achmad. Tanah di Indonesia memang sudah seharusnya dibenahi secepatnya. 'Jika tidak, bakal berubah menjadi padang pasir yang tak bisa ditumbuhkan apa pun,' kata Isroi. Contoh, lahan hasil pengurukan penambangan batubara yang miskin unsur hara, tanah asam, dan minimnya bahan organik di Kalimantan. Hampir tidak ada biota hidup di tanah bekas penambangan batubara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Di tanah bekas penambangan, permukaannya telalu kering kerontang atau over burden,' kata Isroi. Hal itu disebabkan akar tanaman anggota famili Leguminoceae yang ditanam di tanah bekas penambangan batubara hampir tidak ditemui adanya bakteri rhizobium penyubur tanah. Lahan batubara pun gundul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembenahan tanah suatu keharusan jika tidak ingin produksi terus melorot, sementara biaya kian menjulang. 'Tanah tak pernah dibenahi, produktivitasnya turun,' kata Dr Ir Suwardi, periset Depertemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Institut Pertanian Bogor. Jika tidak dipelihara dengan baik, pekebun tinggal menunggu dentang lonceng kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah rusak berarti tanah kehilangan fungsinya karena eksploitasi terus-menerus, pencemaran, atau penggenangan. 'Selain memperbaiki pH dan kandungan tanah, pembenahan juga harus dilakukan dengan mengatur irigasi, drainase, dan juga kemiringan lahan,' kata Prof Dr Syekhfani, periset Jurusan Tanah, Universitas Brawijaya, Jawa Timur. (Vina Fitriani/Peliput: Argohartono A.R, Lani Marliani &amp; Nesia Artdiyasa)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-3073320154258390557?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/3073320154258390557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=3073320154258390557&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3073320154258390557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3073320154258390557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/cegah-lahan-jadi-gurun-pasir.html' title='Cegah Lahan Jadi Gurun Pasir'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-9128153907431860987</id><published>2008-10-20T09:36:00.000+07:00</published><updated>2008-10-20T09:37:15.189+07:00</updated><title type='text'>Kebal Karena Herbal</title><content type='html'>Ritual ini senantiasa terulang di ruang makan keluarga Maman Suryaman. Wiraswastawan di Bogor, Jawa Barat, itu mengambil sejumput daun pegagan kering dari stoples. Ia menuang air panas ke dalam cangkir berisi daun. Cairan berubah warna menjadi kecokelatan. Maman meneguknya hangat-hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan itu terpelihara sejak lima tahun silam. Sejak itu pula Maman selalu bugar. Pria 45 tahun itu praktis tak pernah berhubungan dengan dokter dalam kurun waktu itu. Pegagan Centella asiatica memang berkhasiat sebagai imunomodulator alias membangun sistem kekebalan tubuh. Anggota famili Apiaceae itu mengandung senyawa asiatisida, thankunisida, medekassosida, brahmosida, asam madastik yang bersifat sebagai imunomodulator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr Suprapto Maat dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, khasiat itu juga diperoleh dengan merebus 30-60 g pegagan segar dalam 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa segelas. Larutan itu diminum sekaligus. Frekuensi konsumsi 3 kali sehari. Di India pegagan lazim dimanfaatkan sebagai tonik otak. Khasiat lain, untuk mengatasi tuberkulosis kulit dengan cara memborehkan lumatan daun di atas bagian kulit terserang.&lt;br /&gt;Antitifus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pegagan, tumbuhan yang berkhasiat sama adalah sambiloto. Yang berjasa membangun sistem kekebalan tubuh adalah senyawa aktif antara lain andrografolida, neoandrografolida, deoksi andrografolida, andrografosida, deoksi andrografosida, dan ninandrografolida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S Fry dari Departemen Biologi, University of Southern Queensland, Australia, menyatakan sambiloto memiliki efek antitifus. Ia menguji praklinis dengan melibatkan puluhan tikus yang diinjeksi Salmonella typhimurium, penyebab tifus. Andrographis paniculata mampu meningkatkan antibodi secara spesifik terhadap salmonella. Senyawa aktif dalam sambiloto merangsang sel menghasilkan sistem kekebalan imunoglobulin G dan interferon gamma yang mampu mengenyahkan salmonella.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh khasiat itu, Lukas Tersono Adi dari Herbacure Center, Tangerang menyarankan untuk mengkonsumsi 3-5 lembar daun yang digerus dan dicampur satu gelas air. Ramuan itu terlarang bagi pengidap darah rendah lantaran sambiloto juga bersifat hipotensif alias penurun tekanan darah.&lt;br /&gt;Makrofag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana sistem kekebalan tubuh dibangun? Dalam sel-sel makrofag terjadi pertempuran jarak dekat untuk melawan infeksi penyakit akibat serangan virus dan bakteri. Kondisinya mirip pasukan infantri yang dilengkapi dengan meriam untuk melawan musuh. Selain bertempur, sel-sel makrofag juga bertugas sebagai unit intelijen atau agen rahasia. Mereka menyimpan sebagian potongan tubuh musuh yang dikalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa? Potongan tubuh itu untuk mengenali musuh dan meneliti ciri-cirinya. Setelah itu makrofag memberikan informasi penting itu kepada unit telik sandi lain, yakni sel T-messenger. Bila musuh yang dihadapi lebih kuat, barisan pertahanan alias makrofag mengeluarkan senyawa khusus. Senyawa itu bernama pirogen, semacam alarm tanda bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pirogen mengirimkan sinyal tanda bahaya ke otak dan merangsang pusat peningkatan demam di kepala. Selanjutnya, otak akan menghidupkan tanda bahaya di dalam tubuh dan menyebabkan demam, batuk, atau bersin. Oleh sebab itu, pasien demam tinggi secara alami akan membutuhkan istirahat. 'Dengan beristirahat, energi yang dibutuhkan tentara pertahanan dalam tubuh tidak dihabiskan oleh unsur tubuh lain,' kata Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, farmakolog Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat beristirahat, sel-sel B memproduksi senjata yang lebih baik daripada senjata yang digunakan musuh. 'Untuk memproduksi senjata yang lebih canggih daripada musuh, sistem kekebalan tubuh secara alami memiliki pengetahuan dan kemampuan mirip memproduksi kunci dengan jutaan jenis gembok,' kata Drs W Djarot Sudiro, ahli tumbuhan obat di Poli Obat Tradisional, RS Soetomo, Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, peningkatan kekebalan tubuh juga merupakan hasil penambahan energi atau melambungnya kadar haemoglobin. Beberapa herbal yang berperan seperti itu antara lain kapulaga, buah merah, mahkota dewa, dan kunyit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jintan hitam yang setahun terakhir sohor juga herbal pembangun kekebalan tubuh. 'Orang Timur Tengah turun-temurun memanfaatkan jintan hitam untuk meningkatkan daya tahan tubuh,' kata Suprapto. Itu berkat jasa baik 58% asam lemak esensial, termasuk omega 3 dan 6 yang terkandung dalam tumbuhan anggota famili Ranunculaceae itu. Keduanya membentuk hormon prostaglandin yang memperkuat daya tahan tubuh.&lt;br /&gt;Cukup nutrisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti ilmiah khasiat jintan hitam sebagai imunomodulator dilakukan A. K. Y. Daoud dari Jordan University Science and Technology, Yordania. Ia memberikan 40 mg/100 ml ekstrak jintan hitam pada tikus dan sebagai kontrol tikus tidak diberikan jintan hitam sama sekali. Pekan ke-2 dan ke-3 pascakonsumsi, ia menghitung jumlah white blood cell count dan penanda kekebalan tubuh IgM dan IgG. Hasilnya, jumlah IgG dan IgM secara signifikan lebih tinggi pada pekan ke-1 dan ke-3. Dengan peningkatan kadar imunoglobulin dalam darah, jintan hitam terbukti sebagi peningkat kekebalan tubuh. Pada manusia juga bisa diperoleh jika rutin mengkonsumsinya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Lina Mardiana, herbalis di Yogyakarta, 'Konsumsi herbal hanya sebagai suplemen.' Sistem imun tetap optimal jika menerapkan pola hidup sehat antara lain: kecukupan nutrisi, olahraga cukup, tidak stres, dan menghindari lingkungan yang dapat mengakibatkan sakit. (Vina Fitriani/Peliput: Nesia Artdiyasa &amp; Lastioro A Tambunan).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-9128153907431860987?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/9128153907431860987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=9128153907431860987&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/9128153907431860987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/9128153907431860987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/kebal-karena-herbal.html' title='Kebal Karena Herbal'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-2249844859403706288</id><published>2008-10-20T09:34:00.000+07:00</published><updated>2008-10-20T09:35:32.141+07:00</updated><title type='text'>Padi Hibrida Solusi Tingkatkan Produksi</title><content type='html'>Sebagai kepala desa, Haryanto sebetulnya tak perlu bersusah payah menggarap sawah. Tanah bengkok yang digarapnya berkali-kali ditawar pengusaha di Surakarta. Jika dijual, harga lahan 5,2 ha itu mencapai Rp62,4-juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haryanto yang menjabat kepala Desa Jati, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah sejak 2007 itu menolak. Pria 41 tahun itu memilih menggarap sawah bengkok. Ia menanami lahan di ketinggian 600 dpl itu dengan padi. Pada November 2007 ia menuai 57,2 ton dari lahan 5,2 ha. Artinya produksi mencapai 11 ton/ha. Bandingkan dengan produksi rata-rata padi di Indonesia yang cuma 4 ton sehektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ditanam Haryanto memang bukan padi biasa. Pria kelahiran 9 Juni 1967 itu membudidayakan padi hibrida. Semula Haryanto enggan menggunakan benih hibrida. Alasannya, harga benih mahal, 3 kali lipat benih padi biasa, berkisar Rp30.000 - Rp50.000 per kg. Harga benih inbrida rata-rata Rp4.000/kg. Namun, tawaran hasil panen yang menjulang mem-buat Haryanto tergerak menanam padi hibrida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menghabiskan 15 kg benih padi atau total Rp450-ribu/ha. Sebagai ujicoba Haryanto hanya menanam di lahan seluas 1,5 ha. Empat bulan berselang, Haryanto kaget ketika hasil panennya 9,8 ton gabah per hektar. Padahal, warga di sekitar yang menanam padi lokal hanya menuai 8 ton/ha.&lt;br /&gt;Untung tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangga dengan hasil panennya, Haryanto menanami seluruh lahannya dengan padi hibrida arize. Menurut Haryanto biaya produksi padi hibrida Rp4-juta; padi biasa Rp3-juta per ha. Namun, keuntungan menanam padi hibrida lebih tinggi. Sebab, selain produksinya tinggi, harga jual padi hibrida pun Rp300 lebih tinggi dibanding padi biasa yang berharga Rp2.000/kg gabah kering giling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lahan 5,2 ha ditanami padi hibrida, Haryanto semakin terkagum-kagum karena memanen 11 ton/ha. Saat itu Haryanto mengantongi laba bersih lebih dari Rp80-juta dari penjualan gabah hasil panen. Duit itu sebagian digunakan untuk membeli sebuah mobil dan sebagai modal bertanam padi kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan menggunakan padi hibrida bukan milik Haryanto semata. Di Desa Sleman, Jatibarang, Indramayu, misalnya, Koswara juga membudidayakan padi hibrida. Musim panen Mei 2007, dari lahan ujicoba padi hibrida seluas 100 m2 Koswara memperoleh 7 kuintal. Itu berarti 5 kuintal lebih rendah dibanding padi lokal yang ditanamnya. Oleh sebab itu, ia enggan menanam padi hibrida. Namun, tawaran menanam padi hibrida jenis lain meluluhkan hatinya. Awal musim tanam 2008, Koswara kembali menanam padi hibrida. Hasil panennya menjulang hingga 15 ton/ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koswara membutuhkan 15 kg benih padi hibrida untuk setiap hektar. Ia mem-beli benih seharga Rp36.000/kg. 'Total biaya benih berikut pupuk Urea 250 kg/ha dan TSP 200 kg/ha Rp4,5-juta/ha,' kata Koswara. Namun biaya yang lebih tinggi Rp500.000/ha itu - dibanding menanam padi lokal - diimbangi dengan produksi yang jauh lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 15 ton gabah itu dijual ke pengepul dengan harga Rp1.800/liter. Itu artinya omzetnya mencapai Rp27-juta. Jika dikurangi dengan biaya produksi, keuntungannya mencapai Rp22-juta/ha. Nilai itu lebih tinggi dibandingkan pen-jualan panen padi inbrida. Dengan panen 7 ton/ha, keuntungan yang diperoleh hanya Rp10-juta.&lt;br /&gt;Rumahmakan jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi dengan Salamun di Dampit, Malang, Jawa Timur, awalnya ia sulit menjual beras hibrida. Padahal, hasil panennya membubung 6,5 ton lebih tinggi. Padi hibrida 12 ton, padi inbrida 5,5 ton/ha. Namun, 'Di sekitar Malang, masyarakat lebih suka beras pera dibandingkan beras pulen,' kata Salamun. Sementara padi hibrida intani 2 yang ditanamnya berkarakteristik pulen, otomastis kurang laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, kerabat Salamun ada yang sedang mencari beras pulen untuk dipasok ke rumahmakan Jepang. Hingga satu tahun terakhir ia rutin memasok 3 rumah-makan jepang di Surabaya. Harganya pun jauh lebih tinggi Rp7.500; beras biasa Rp4.500/kg. Dengan begitu, omzetnya mencapai Rp90-juta. 'Padahal, biaya produksi menggiling gabah menjadi beras sama saja dengan gabah padi lokal, hanya Rp500/kg,' ujar Salamun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paijan di Desa Kurungrejo, Prambon, Nganjuk, Jawa Timur, juga mengeruk untung tinggi dari penanaman padi hibrida. Awal 2008, ia memulai mengolah tanah untuk ditanami padi hibrida intani 2 berkat saran kerabat. Setelah 111 hari menanam, hasil panennya 12,73 ton/ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya ia hanya memanen padi inbrida sebanyak 9 ton/ha. 'Padi hibrida memang menguntungkan: produksi lebih tinggi, panen lebih cepat, dan beras dijual lebih mahal,' kata Paijan. Meski begitu, menurut Paijan selama penanaman dan penggudangan mesti lebih hati-hati terhadap hama, terutama wereng cokelat.&lt;br /&gt;Hama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr Satoto, pemulia tanaman di Balai Tanaman Padi, Sukamandi, Subang, Jawa Barat, cara mengatasi wereng dengan strategi pengelolaan hama dan penyakit terpadu. Antara lain: menggunakan varietas padi hibrida tahan hama atau penyakit, menggunakan bibit sehat, menerapkan pola tanam yang sesuai, rotasi tanaman seperti padi-kedelai/kacang hijau, pembersihan lapangan terhadap gulma yang biasanya dijadikan vektor hama dan sumber penyakit, pemupukan sesuai kebutuhan tanaman, penerapan irigasi berselang, menggunakan lampu perangkap untuk pengendalian ulat grayak, dan meningkatkan peran musuh alami seperti laba-laba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi serangan penyakit kresek, maka sawah perlu didrainase agar tidak terjadi genangan air di petakan. Kelembapan tanah berkurang, sehingga jamur atau pun mikroorganisme penyebab penyakit tidak berkembang pesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padi hibrida memang diutamakan untuk meningkatkan produktivitas. 'Padi hibrida yang diloloskan pemerintah, tingkat produktivitasnya minimal satu ton lebih tinggi daripada padi inbrida,' kata Satoto. Jadi, untuk ketahanan hama wereng tidak diutamakan. Ada 31 jenis padi hibrida yang telah diloloskan oleh pemerintah, antara lain hibrindo 1, hibrindo 2, intani 1, intani 2, miki 1, miki 2, miki 3, long ping pusaka 1, hibrida long ping pusaka 2, batang kampar, dan batang samo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Masing-masing varietas memiliki ciri yang berbeda,' kata Satoto. Miki 1, miki 2 dan miki 3 asal Jepang itu, memiliki potensi hasil 4,5 - 7 ton/ha dan agak tahan terhadap penyakit hawar daun. Yang paling utama tekstur nasinya pulen sehingga miki dikhususkan untuk nasi di restoran jepang. Terutama miki 2 yang mengandung kadar amilosa 19,7%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur panen miki sekitar 95 - 102 hari kecuali miki 3 dipanen pada umur 83 - 107 hari. Sedangkan hipa 3 hasil rakitan Balitpa yang dikembangkan Syngenta dengan nama synddy memiliki karakteristik: tinggi tanaman 86 - 95 cm, kadar amilosa 24,7%, bobot 1.000 butir padi mencapai 23,5 - 25 g, dan agak tahan terhadap WBC, HDB strain IV dan VIII. 'Rata-rata potensi hasilnya 8,5 - 9 ton/ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tingginya produksi padi hibrida, banyak petani meraup untung besar. Keuntungan bakal berlipat jika harga benih lebih murah. Menurut Dr Satoto, mahalnya benih disebabkan produksi benih minim. Saat ini, rata-rata produksi benih berkualitas bagus hanya 1 ton/ha. Seandainya dapat ditingkatkan menjadi 2 ton/ha, otomatis harga benih bisa turun. Harga benih padi hibrida sekarang masih berkisar Rp40.000 - Rp50.000/kg. Hal itulah yang kini sedang diusahakan oleh para peneliti. (Vina Fitriani)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-2249844859403706288?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/2249844859403706288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=2249844859403706288&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/2249844859403706288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/2249844859403706288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/padi-hibrida-solusi-tingkatkan-produksi.html' title='Padi Hibrida Solusi Tingkatkan Produksi'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-6607950737247585951</id><published>2008-10-20T09:31:00.002+07:00</published><updated>2008-10-20T09:34:15.549+07:00</updated><title type='text'>Awet Muda Berkat Jamur Abadi</title><content type='html'>Nama ilmiahnya Ganoderma lucidum. Ganos berarti cemerlang dan dermo bermakna kulit. 'Ganoderma berarti kecemerlangan kulit yang istimewa,' kata dr Dripa Sjahbana M. Kes, pakar kesehatan dari Universitas Airlangga, Surabaya. Itu sebabnya kaisar Shi Huang Tie (259-210 SM) mengkonsumsi ling zhi setiap hari agar awet muda. Dua ribu tahun kemudian, fakta itu terungkap, ling zhi mengandung senyawa antipenuaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemu senyawa itu adalah Chung Chee-Keung, peneliti dari Universitas Hongkong. Ia mengecambahkan spora jamur Ganoderma lucidum berukuran 10-12 mikrometer. Dengan metode supercritical fl uid-carbon dioxide bersuhu 32-45oC, dihasilkan senyawa antipenuaan. Senyawa berupa polisakarida itu mirip krim transparan dan tak berbau saat diuji ke kulit manusia. Efeknya terbukti melembutkan kulit, menurunkan jumlah keriput, menurunkan pembengkakan, mencerahkan warna kulit, dan mengurangi iritasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xie Shaoqiong dari Departemen Dermatologi, Second Military Medical University, China meyakini efektivitas larutan ganoderma sebagai antipenuaan. Xie menguji coba ke sel HaLa keratinosit yang berhubungan dengan pertumbuhan sel kulit dan penuaan. Ia merendam sel kulit dengan polisakarida asal ling zhi. Sel kemudian diekstrak dengan larutan trizol untuk melihat DNA (deoxiribonucleic acid) dan RNA (ribosanucleic acid) yang dipindai komputer. Hasilnya, dari 18.346 gen yang diteliti, polisakarida ling zhi mampu meningkatkan pertumbuhan sel dan melawan efek penuaan.&lt;br /&gt;Melanin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset Kenji Sakamoto dari Sakamoto Corporation, Jepang meneguhkan khasiat ling zhi. Kenji menemukan senyawa ergosteron dan ganoderol B menekan sintesis melanin pada sel melanoma kulit. Dengan konsentrasi 2 ml, produksi melanin 75% turun. Itu diperoleh setelah mengkultur sel kulit yang memproduksi melanin pada piring kaca. Ekstrak ganoderma diberikan dan diinkubasi selama 3 hari. Hasilnya, kulit menjadi lebih cerah dalam satu minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat presentasi di Jakarta, Kenji menyarankan menggunakan krim ganoderma untuk menghilangkan bekas luka yang menghitam dan mengeriput agar kembali elastis dan cerah. Selain itu, jika krim ganoderma rutin digunakan berefek menghambat kendurnya elastisitas kulit akibat penuaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Erijanti SpKK, pakar kecantikan di Jakarta, 'Wujud penuaan bisa berupa warna kulit yang lebih hitam, berkeriput akibat produksi kolagen dan asam hyaluronat menurun, kusam, bahkan adanya bercak-bercak cokelat kehitaman yang disebut melasma. Bila tidak segera ditangani, bercak-bercak hitam yang umumnya terjadi pada wanita itu bisa makin meluas,' kata dr spesialis kulit dan kelamin itu. Kulit dijaga akan sehat. Kulit sehat menjadi cerminan kondisi tubuh sehat. Sebaliknya, kulit kusam dan kurang bercahaya indikasi kondisi tubuh menua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuaan berarti organ tubuh menjadi kendur dan menurun fungsinya dalam menjalankan metabolisme. Jika begitu, penyakit pun mudah menjangkiti. Yihuai Gao, periset Institut Nutrisi dan Kesehatan Masyarakat, Massey University, Selandia Baru, menyarankan rutin mengkonsumsi ling zhi untuk merawat dan menjaga kekebalan tubuh. Sebab, hasil risetnya menyatakan efek imunomodulator ganoderma diperoleh dari kandungan polisakarida, khususnya ß-D-glucan, protein-ling zhi-8, dan triterpenoid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek zat itu mengaktifk an sel penyebab kekebalan tubuh seperti limfosit, makrofag, dan sel pembunuh alami. Kesimpulan senada diungkapkan Xiao-Ling Zhu dari Departemen Farmakologi, Peking University Health Science Centre, Beijing, China. Uji praklinis pada mencit menunjukkan polisakarida pada Ganoderma lucidum mampu meningkatkan respon proliferasi sel T dan sel B. Kedua sel itu berperan dalam sistem kekebalan tubuh melawan berbagai penyakit akibat penuaan.&lt;br /&gt;Merosot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi penuaan paling terlihat pada organ otak. Studi di Amerika Serikat mengungkap susunan otak makin merosot seiring pertambahan usia, meski secara fi sik orang tampak sehat. Perubahan susunan otak itu berakibat terjangkitnya alzheimer. Alzheimer, penyakit degeneratif otak dengan kondisi sel-sel rusak dan mati. Penyakit ini menyebabkan kepikunan atau demensia, terganggunya fungsi-fungsi daya ingat, berbahasa, berpikir, dan berperilaku. Alzheimer menjadi momok kelompok usia di atas 60 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alzheimer dapat dicegah dengan mengkonsumsi ling zhi setiap hari sebagaimana dibuktikan Lai CS dan Yuen WH. Periset laboratorium Penyakit Degeneratif pada Jaringan Otak, Th e University of Hongkong itu mengatakan ganoderma efektif untuk pencegahan fungsi otak saat tua yang berefek pada alzheimer. Caranya dengan menekan laju penurunan densitas sinaptik protin yang bertugas dalam regenerasi otak. Penurunan jumlah itu diakibatkan beta amiloid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radang sendi, penyakit lain ketika usia menua. Tanda serangan artritis berupa persendian kaku dan nyeri apabila digerakkan. Persendian yang sakit berwarna kemerah-merahan, demam, dan kelelahan yang menyertai rasa sakit pada persendian. Li EK dari The Chinese University of Hongkong, membuktikan ling zhi menghambat radang sendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia meneliti 32 pasien radang sendi yang mengkonsumsi 4 g Ganoderma lucidum; 33 orang lainnya mengkonsumsi pil kosong selama 24 minggu. Hasilnya, intensitas nyeri pasien yang mengkonsumsi ganoderma berkurang. Itu juga telihat pada penanda pembengkakan interleukin plasma 18 kali lebih rendah.&lt;br /&gt;Antidiabetes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain urusan kulit, ling zhi terbukti mengatasi diabetes mellitus seperti hasil riset yang dilakukan Hui Na Zhang dari Departemen Farmakologi, Peking University, China. Zhang memberikan ekstrak ling zhi terhadap tikus normal selama 7 hari dengan konsentrasi 50 mg, 100 mg, dan 200 mg/bobot tubuh. Setelah 8 jam pemberian ekstrak ling zhi yang terakhir, tikus diinjeksi 60 mg/kg aloksan, peningkat kadar gula darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh empat jam kemudian, pankreas tikus diambil. Pada tikus normal kadar gula darahnya 5,57 mmol/L dengan jumlah insulin 14,36 mIU/L. Tikus yang diinjeksi aloksan kadar gula darah melonjak menjadi 26,36 mmol/L dan jumlah produksi insulinnya turun menjadi 8,46 mIU/L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tikus yang diberi ling zhi sebanyak 50 mg dan 100 mg/bobot tubuh selama 7 hari, kadar gula darahnya tetap mirip tikus diabetes. Kadar gulanya 23,36 mmol, dan 22,39 mmol/L dengan jumlah insulin 9,31 mIU/L dan 9,29 mIU/L. Sedangkan tikus yang diberi ling zhi 200 mg/bobot tubuh, kadar gula darahnya rendah yaitu 15,09 mmol/L dengan produksi insulin tinggi yaitu 11,83 mIU/L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganoderma menurunkan serum glukosa dan meningkatkan pelepasan insulin pada pankreas. Penelitiannya menandakan ganoderma bersifat hipoglikemik dengan mekanisme aktivitas pelepasan insulin melalui daur kalsium ke sel beta pankreas. Itu terlihat dari jumlah yang insulin yang dihambat oleh kedua asam tadi. Yang lebih penting, ling zhi juga mengandung antioksidan untuk mengatasi radikal bebas. Menurut Chung Chee-Keung, periset Fakultas Kedokteran, The University of Hongkong, antioksidan dalam ling zhi berupa superoksida dismutase (SOD) yang mengikat radikal bebas. Pemberian 0,5-10 gram ekstrak ling zhi cukup meningkatkan aktivitas SOD sekaligus testosteron. Itulah sebabnya konsumsi ling zhi sekaligus mengurangi sindrom menjelang masa andropause seperti pegal-pegal, anoreksia, jantung berdebardebar, iritasi, depresi, dan impotensi. Sekali makan ling zhi, tubuh terjaga dari penyakit dan menunda penuaan. (Vina Fitriani).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-6607950737247585951?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/6607950737247585951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=6607950737247585951&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/6607950737247585951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/6607950737247585951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/awet-muda-berkat-jamur-abadi.html' title='Awet Muda Berkat Jamur Abadi'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-6056272186027355399</id><published>2008-10-20T09:31:00.001+07:00</published><updated>2008-10-20T09:31:42.066+07:00</updated><title type='text'>Dr Bayu Krisnamurthi MSi 'Untuk Komersial, Tak Mungkin'</title><content type='html'>Bagai laron beterbangan pada musim pancaroba. Begitulah kemunculan produsen bioetanol skala rumahan dalam setahun terakhir. Komoditas kuno yang sudah diusahakan sejak zaman Singosari atau 700 tahun lampau itu sekarang digeluti banyak produsen. Harap mafhum, cadangan minyak bumi menipis, harga minyak terus membubung, dan besarnya potensi pasar menyebabkan orang berlomba-lomba memproduksi bioetanol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Jangan memperhitungkan harga, yang penting produksi dan dipakai sendiri,' kata Dr Bayu Krisnamurthi, Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan mengomentari maraknya produsen bioetanol skala rumahan. Menurut Bayu berkembangnya produsen bioetanol di berbagai daerah, menyebabkan menurunnya biaya energi. Sebab, minyak bumi sebagai bahan bakar utama, produksinya masih terpusat di daerah-daerah tertentu. Dampaknya harga minyak bumi di wilayah yang jauh dari pusat produksi, hampir 2 kali lipat ketimbang harga di daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor penambahnya adalah biaya transportasi yang persentasenya cukup tinggi. 'Jika produksinya dari pengolahan sumber daya alam potensial di masing-masing daerah, biayanya pun lebih murah,' kata doktor Sosial Ekonomi Pertanian alumnus Institut Pertanian Bogor itu. Selain menurunkan biaya energi dan memasok kekurangan bahan bakar, produksi bioetanol skala rumahan juga memperluas lapangan kerja sekaligus meningkatkan pemanfaatan bahan nabati. Singkat kata, produksi bioetanol berefek ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak lain? 'Masyarakat ikut membantu meminimalkan pemanasan global. Akibat langsung pemanasan bumi antara lain perubahan iklim yang membuat pola musim tidak menentu sehingga mempengaruhi produktivitas tanaman pangan dan ketersediaan air,' ujar Bayu. Ekonomiskah produsen bioetanol skala rumahan? Apakah bioetanol layak sebagai substitusi bahan bakar? Pria kelahiran Manado 18 Oktober 1964 itu menjawab panjang-lebar persoalan di seputar bahan bakar nabati dalam wawancara dengan reporter Majalah Trubus Vina Fitriani. Berikut petikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga minyak bumi di pasar dunia meningkat US$90-US$100 per barel. Seberapa besar dampaknya terhadap perekonomian Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dampaknya. Yang paling terasa adalah subsidi pemerintah terhadap bahan bakar minyak semakin besar. Subsidi untuk minyak tanah antara Rp4.000-Rp5.000 per liter. Nilai itu sangat besar karena konsumsi minnyak tanah sangat tinggi. Peningkatan harga itu juga berdampak pada industri. Industri membeli bahan bakar tanpa subsidi. Artinya, biaya produksi industri bakal meningkat tajam diikuti naiknya harga bahan baku. Demikian juga transportasi udara dan laut yang tidak disubsidi. Harga barang-barang yang menggunakan jasa kedua jenis transportasi itu meningkat tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan harga bahan bakar transportasi darat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama disubsidi, harga tak akan berpengaruh banyak. Kenaikan harga BBM akan distabilkan dengan subsidi pemerintah. Jumlah penggunaan BBM juga masih stabil walau jumlah penduduk dan perekonomian meningkat. Namun, harga minyak dunia yang tidak stabil dan kerap melonjak tinggi menyebabkan subsidi semakin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah produksi bioetanol dapat menanggulangi peningkatan harga bahan bakar fosil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya keinginan untuk diversifikasi energi sudah berlangsung lama, bukan hanya sekarang. Dua puluh tahun lalu, para ahli teknologi mengulas bahan bakar nabati dengan alasan kelestarian lingkungan, mengurangi polusi, dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Namun, sejak 2005 muncul alasan kuat untuk melakukan diversifikasi energi itu: naiknya harga bahan bakar minyak bumi di pasar internasional. Harga minyak mencapai US$50-US$60 per barel. Mau tak mau diversifikasi energi menjadi keharusan, bahkan mendesak untuk mengurangi beban biaya energi masyarakat, khususnya rakyat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setelah dihitung-hitung biaya untuk memproduksi minyak nabati mencapai US$70-US$80 per barel (1 barel = 158,97 liter, red). Artinya, jika harga minyak dunia lebih rendah daripada US$70, produksi bahan bakar nabati tak lagi layak. Lebih baik menggunakan minyak bumi. Apalagi ada penelitian menyatakan bila seluruh bahan pangan di dunia dikonversi menjadi bahan bakar nabati, tak cukup untuk menggantikan jumlah kebutuhan minyak bumi dunia. Makanya bahan bakar nabati sifatnya hanya mengoplos bahan bakar fosil. Harganya cenderung masih bisa ditolerir, asal pasokannya cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bermunculan produsen bioetanol skala rumahan. Ekonomis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produksi bioetanol skala rumahan untuk komersial tak mungkin. Kecuali untuk keperluan sendiri. Jika untuk komersial, berapa jumlah yang bisa dipasok oleh produsen? Kalau hanya 10-20 liter tak mungkin bisa dijual ke SPBU yang pasokannya harus 50.000 liter. (Kepada Trubus Ir Yuttie Nurianti, manajer Pengembangan Produk Baru Pertamina mengatakan, 'Pertamina menerima berapa pun pasokan bioetanol dari pihak swasta. Yang penting memenuhi syarat berkadar etanol minimal 99,5%.' red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola pengembangan bahan bakar nabati skala kecil dan menengah menyerap bahan baku yang diproduksi oleh kebun rakyat. Hasil pengolahan skala kecil biasanya dikemas sederhana dan didistribusikan tidak terlalu luas, misalnya satu kecamatan atau satu pulau kecil. Targetnya untuk konsumsi rumah tangga dan mesin-mesin produksi seperti perontok dan penggilingan padi, generator kecil, perahu nelayan, dan mesin pengering tembakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode semacam itu yang digunakan pemerintah untuk mengembangkan 178 desa mandiri energi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara itu lebih efektif lantaran sebuah desa memiliki potensi untuk menggarap energi sesuai kebutuhannya. Contoh konkret adalah desa nelayan di Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Karena mahalnya ongkos pengiriman, harga solar Rp8.000 per liter, dari normalnya Rp4.500 per liter. Dengan memproduksi minyak dari biji jarak pagar, harganya mungkin hanya Rp5.000 per liter, lebih rendah dibanding mengambil solar dari daerah lain. Jadi bahan bakar nabati tidak harus dikembangkan secara sentralisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan ketersediaan bahan baku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada baiknya jika bahan bakunya berasal dari limbah seperti jerami atau sekam. Jumlahnya melimpah tapi tak dilirik. Padahal, jika dibuat arang briket jadi alternatif batubara atau solar industri. Sekam kini diusahakan menjadi energi listrik di Tabanan, Bali. Pembangunan pembangkit listrik tenaga sekam itu ramah lingkungan, dalam lima tahun mengurangi produksi 12,5-juta ton karbon. Saat ini, juga banyak pabrik sawit mengolah limbah berupa cangkang dan tandan kosong sebagai bahan bakar. Aktivitas itu mensubstitusi 30-40% kebutuhan solar pabrik pengolah kelapa sawit. Itulah fungsinya bahan baku nabati, mensubstitusi kebutuhan sendiri, bukan untuk komersial. Kalaupun bioetanol diberlakukan secara komersial, harus skala besar. Seperti Brasil, mereka mengolah bioetanol tebu dengan skala ribuan hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah bahan baku bioetanol bersaing dengan bahan pangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bahan baku bahan bakar nabati berbasis pangan, tentu saja ada persaingan. Di Amerika Serikat sekarang tengah dibangun 100 kilang bahan bakar nabati berbahan bakar jagung. Otomatis, produksi jagung di dunia diperebutkan dan harganya melonjak 30-40%. Banyak pabrik minyak makan asal jagung yang tidak kebagian pasokan. Akhirnya harga minyak makan meningkat. Kondisinya bakal sama dengan singkong. Dulu sebelum tren bioetanol mungkin harganya cuma Rp300 per kg, sekarang melonjak Rp1.000 per kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau sekarang produksi singkong 150 ton per ha, tetapi produk olahan singkong lain seperti pelet tetap terkena imbas karena kekurangan pasokan sehingga menaikkan harga. Pada akhirnya petani memilih menjual singkong ke pembeli dengan harga tertinggi. Makin berkurang pasokan, harga singkong semakin tinggi. Produksi bioetanol tak lagi layak menggantikan minyak bumi lantaran harga bahan bakunya saja sudah tinggi. Namun, jika dilihat dari ketersediaan pasokan bahan baku, kelapa sawit sumber bahan bakar nabati paling siap. Dari hitung-hitungan keseimbangan energi yang masuk atau keluar dan emisi yang dikeluarkan saat penanaman maupun produksi, kelapa sawit paling bagus untuk bioetanol maupun biosolar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kontribusi bioetanol di Indonesia pada masa mendatang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah memiliki beberapa arahan kebijakan energi. Salah satu yang terpenting adalah terdapat komposisi berimbang dalam bauran sumber energi Indonesia. Saat ini masih bertumpu pada minyak bumi mencapai 54%, gas bumi 26%, dan batubara 14%. Pada 2025 diharapkan kebutuhan minyak bumi kurang dari 20%, gas bumi lebih dari 30%, batubara lebih dari 33%, batubara yang dicairkan lebih dari 2%, energi baru dan terbarukan (biomas, air, angin, surya, nuklir) lebih dari 5%, dan kontribusi bahan bakar nabati lebih dari 5% dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional. Sayangnya, pasokan bahan bakar nabati saat ini makin berkurang. Lihat saja beberapa SPBU kini mulai menurunkan kadar bioetanol, sebelumnya 5% sekarang cuma 2,5%. Sebab, meski semakin banyak konsumen tertarik menggunakan bahan bakar nabati, tapi pasokannya tetap.***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-6056272186027355399?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/6056272186027355399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=6056272186027355399&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/6056272186027355399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/6056272186027355399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/dr-bayu-krisnamurthi-msi-untuk.html' title='Dr Bayu Krisnamurthi MSi &apos;Untuk Komersial, Tak Mungkin&apos;'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-8475881187071098467</id><published>2008-10-20T09:27:00.001+07:00</published><updated>2008-10-20T09:27:56.120+07:00</updated><title type='text'>Dari Timur Menggapai Langit</title><content type='html'>Sengon itu menjulang hingga 15 meter dan berdiameter 20 cm. Sangat mencolok dibanding ratusan sengon lainnya yang cuma setinggi 8-9 meter dan berdiameter 10 cm. Agus Sumarno, pekebun di Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menanam sengonsengon itu pada saat bersamaan: 2,5 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengon bongsor itu memang bukan varietas biasa. Namanya varietas solomon. Seperti namanya, sengon itu memang berasal dari Kepulauan Solomon, Samudera Pasifik, yang bertanah vulkanik nan subur. Agus mengebunkan 40 varietas solomon pada pertengahan 2005. Di kebun Agus tegakan berdiameter 20 cm dan tinggi 15 meter memang hanya satu pohon. Tiga puluh sembilan pohon lainnya berdiameter 12-18 cm dengan tinggi 11-12 m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, Agus cukup puas dengan hasil itu. Oleh karena itu, pekebun kelahiran Temanggung 4 Agustus 1961 itu menanam lagi 2.000 bibit solomon pada Januari 2007. Artinya pada Agustus 2008, umur pohon 20 bulan. Ketika Trubus berkunjung ke kebun di ketinggian 500 m dpl itu sengon tumbuh subur. Tinggi pohon rata-rata 12 meter dan berdiameter 12 cm. Bandingkan dengan pertumbuhan varietas lokal pada umur sama, tinggi 10 m dan diameter 9 cm.&lt;br /&gt;Produksi tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, Agus menanamnya dengan perlakuan sama. Pada awal tanam, ia memberikan 18 kg pupuk kandang per lubang tanam berjarak 3 m x 3 m. Dengan kecepatan tumbuh 2-3 m per tahun, pada umur 7 tahun varietas solomon setinggi 17 m dan berdiameter 30 cm sehingga menghasilkan 2 m3 kayu. Itu berarti produktivitas solomon 3 kali lipat ketimbang varietas lokal yang kini banyak dibudidayakan pekebun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solomon yang merupakan benih introduksi itu terbukti unggul dikebunkan di Temanggung. Oleh karena itu, Agus berniat memanfaatkan polongpolong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tua sebagai benih. Sengon mulai berbuah pada umur 4-5 tahun. Langkah itu ditempuh lantaran varietas solomon belum tersedia di tanahair. Dulu Agus memperoleh benih varietas solomon dari Dr Ir Eko Bhakti Hardiyanto, periset sengon dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eko Bhakti Hardiyanto mengimpor benih solomon pada 1992. Harga sekilo benih Rp2,5-juta terdiri atas 20.000-25.000 biji. Harga itu terbilang mahal ketimbang harga benih varietas lokal yang berkisar Rp40.000-Rp50.000 per kg. Menurut Eko Bhakti sangat mungkin untuk memanfaatkan polong solomon sebagai benih. Selain solomon, Agus juga membudidayakan 1.000 bibit varietas morotai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini umur morotai 2,5 tahun. Tinggi pohon 12-15 m dan berdiameter 14 cm. Pertumbuhan morotai termasuk bongsor bila dibandingkan dengan varietas lokal. Petani berprestasi se-Jawa Tengah itu memperoleh benih morotai juga dari Eko Bhakti. Pada 2003 Eko dan tim ekspedisi Universitas Gadjah Mada berkunjung ke Morotai, Maluku Utara. Dari sanalah ia mengantongi benih sengon varietas morotai.&lt;br /&gt;Lokal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Varietas sengon asal Maluku itu justru sohor di mancanegara. Sebutannya di negeri orang adalah Falcataria moluccana. Jutaan pohon morotai antara lain dikebunkan di Hawaii, Amerika Serikat. Masyarakat setempat menyebutnya bataiwood atau molucca albizia. Kayunya terkenal sebagai pohon berkecepatan tumbuh sangat tinggi dan menjulang hingga 40 m. Pohon bercabang banyak itu digunakan sebagai peneduh di perkebunan kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morotai tumbuh baik walau di tanah miskin hara. Adaptasi morotai juga luas, dari dataran rendah hingga ketinggian 1.500 meter dpl. Menurut Muhammad Yamin Mile MSc, periset Badan Penelitian Kehutanan, Ciamis, Jawa Barat, sifat pertumbuhan morotai mirip sengon asal Wamena, Papua, yang cepat. Namun, menurut Yamin pertumbuhan sengon juga dipengaruhi lokasi budidaya, bukan semata-mata faktor genetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitiannya menunjukkan pertumbuhan bibit sengon asal Wamena, Papua, lebih rendah dibanding bibit dari Desa Batulawang, Banjar, Jawa Barat. Padahal saat di persemaian, benih asal Wamena memperlihatkan keunggulan pertumbuhan seragam serta penampilan lebih baik dibanding dengan sumber benih lain. Perbedaan pertumbuhan benih asal Wamena itu karena perbedaan ketinggian tempat asal dengan lokasi penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber benih asal Wamena berada di ketinggian 2.000 m dpl, sedangkan lokasi penelitian di ketinggian 50 m dpl. Perbedaan ketinggian mengakibatkan perbedaan suhu dan kelembapan yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Memilih benih pun mesti disesuaikan dengan ketinggian lahan. Benih-benih lokal lain yang termasuk unggul antara lain berasal dari Bogor, Jawa Barat, Purworejo, Jawa Tengah, dan Kediri, Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Maman dari Balai Penelitian Daerah Aliran Sungai Citarum-Ciliwung, dari segi varietas, masyarakat tak pernah pilih-pilih. Asalkan perawatan baik, hasil bakal diperoleh. Oleh sebab itu, penanaman sengon harus cermat. 'Jangan asal ditancapkan kemudian ditinggalkan,' kata Maman. Usahakan memberikan pupuk sebagai nutrisi dasar bagi tanaman sengon. Keragaman dalam satu populasi kemungkinan disebabkan perolehan sinar matahari dan jumlah air yang berada di sekitar tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset Kunihiro Seido dari Japan International Coorporation Agency membuktikan varietas lokal asal Bogor, Purworejo, dan Kediri memiliki keseragaman tinggi antarpopulasi. Jika berhasrat mengebunkan sengon, varietas-varietas top itu layak menjadi pilihan: varietas dari timur-morotai dan solomon- atau varietas lokal. (Vina Fitriani/Peliput: Faiz Yajri &amp; Niken Anggrek Wulan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-8475881187071098467?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/8475881187071098467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=8475881187071098467&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/8475881187071098467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/8475881187071098467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/dari-timur-menggapai-langit.html' title='Dari Timur Menggapai Langit'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-1159196596475715738</id><published>2008-10-20T09:26:00.001+07:00</published><updated>2008-10-20T09:26:56.023+07:00</updated><title type='text'>MS Kaban Harga Sengon Akan Terus Naik</title><content type='html'>Penghujung Juni 2008 betapa sibuknya Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban. Ia baru saja pulang dari Subang, Jawa Barat, usai kunjungan kerja. Tiba di rumah di bilangan Budiagung, Kabupaten Bogor, ia menyambut puluhan anak yatim. Alumnus Institut Pertanian Bogor itu memang rutin mengundang puluhan anak yatim ke rumahnya. Di sela-sela kesibukan itulah MS Kaban mengemukakan pendapatnya tentang kayu sengon kepada wartawan Majalah Trubus Vina Fitriani. Berikut petikan wawancara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun terakhir popularitas kayu sengon meningkat. Apakah kayu sengon lebih berprospek dibandingkan kayu-kayu lainnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengon memiliki banyak kegunaan. Daunnya sebagai pakan ternak besar dan ternak kecil. Akarnya menghasilkan bintil atau nodul yang membantu porositas lahan sekaligus menyediakan unsur nitrogen sehingga meningkatkan kesuburan. Yang terpenting karakteristik kayunya sesuai dengan kebutuhan industri. Dibandingkan kayu-kayu lainnya, masa tebang sengon relatif cepat, budidaya mudah , dan tempat tumbuhnya di mana saja. Untuk memasok industri, sengon dapat dipanen pada umur 4-6 tahun. Dengan umur yang sama, kayu lain belum sekuat sengon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri pengolahan kayu dunia juga menerima kayu sengon?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar dunia sangat menerima sengon karena ringan dan hasil budidaya, bukan pengambilan dari hutan. Dunia semakin menghargai kayu hasil budidaya, bukan kayu hasil tebangan dari hutan. Kini, kayu sengon menjadi kebanggaan karena asli dari tanah Indonesia dan mampu menembus pasar dunia. Sengon cocok untuk menggantikan beberapa jenis kayu seperti meranti dan jati. Industri-industri yang dulu menggunakan kayu alam mulai beralih ke sengon. Itu terbukti dengan permintaan sengon yang sangat tinggi dibandingkan 4 tahun silam. Saat ini harga kayu sengon sangat tinggi, Rp700.000/m3. Ke depan harga kayu sengon tentu lebih tinggi lagi sehingga masyarakat lebih sejahtera. Produksi kayu sengon berumur 5 tahun 240 m3 per hektar setara Rp140- juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, pemerintah berniat memperluas penanaman sengon?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah meluncurkan program Gerakan Penghijauan atau Gerhan pada 2006-2009. Melalui Dinas Kehutanan, pemerintah membagi-bagikan bibit sengon secara gratis kepada masyarakat. Untuk penanamannya, penyuluh mendampingi para petani. Hingga saat ini Departemen Kehutanan membagikan minimal 3-juta bibit (populasi 1.100 tanaman per ha, red) ke masyarakat di Pulau Jawa, baik melalui kelompok tani dan pesantrenpesantren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya berapa banyak sengon yang akan ditanam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program penanaman hanya sejuta pohon, tetapi realisasinya mungkin lebih dari satu miliar pohon lantaran banyak kegunaan ekonomisnya. Jumlah itu pasti bisa terealisasi karena sangat menguntungkan bagi pekebun. Nanti sertifikasi tidak berdasarkan luas lahan, tetapi jumlah tegakan. Dengan begitu yang dijual berbentuk sertifikat dan harganya bisa berubah tiap tahun. Jika memungkinkan sertifikasi-sertifikasi itu ikut diperdagangkan dalam bursa perdagangan karbon. Negara-negara maju yang tidak mampu memenuhi perjanjian protokol Tokyo untuk menurunkan emisi pasti akan berebut untuk mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah industri di pulau Jawa akan terus menyerap pasokan dari masyarakat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bertahan hanya industri pengguna kayu hasil budidaya. Jumlah kayu alam bakal menyusut dan harganya tak masuk akal bagi industri. Oleh karena itu kini banyak pabrik yang mengembangkan kerja sama dengan kelompok-kelompok tani untuk penanaman sengon. Di Bogor, Jawa Barat, seperti Cibunian, Ciasmara, Purwabakti, Ciasihan, Gunungpicung, Gunungsari, dan Pasarean, mulai menanam sengon sejak 2006. Industri besar sudah menandatangani kontrak untuk mengambil hasil panen mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu bentuk kepedulian pemilik modal kepada masyarakat dan untuk menghindari impor kayu akibat kelangkaan kayu di dalam negeri. Bekerja sama dengan kelompok tani juga demi keamanan. Walau industri mampu menanamnya sendiri, tetapi untuk keamanan seperti penjarahan tak bisa dijamin. Dengan kerja sama, industri dan petani saling diuntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan harga jual sengon?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga jual sengon mengikuti pasar dan dijamin tak ada penekanan terhadap petani. Harga sengon akan terus meningkat hingga rasional yaitu masih lebih murah dibandingkan harga kayu asal hutan alam. Sekitar 4-5 tahun lagi kira-kira Rp1-juta per kubik. Industri tak akan bermain-main dengan harga itu karena permintaan ekspor sangat tinggi. Mereka bakal membayar berapa pun untuk kebutuhan bahan baku. Dengan begitu pekebun memiliki posisi tawar lebih tinggi. Jika harga tak sesuai dengan keinginan petani, jika didiamkan pohon sengon tumbuh menjulang tidak membuat rugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pertumbuhan industri pengolah sengon?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri pengolah sengon kian bertambah. Data Dinas Kehutanan Kabupaten Ciamis menunjukkan terjadi peningkatan produksi kayu sengon. Pada 2003 tercatat produksi 50.339,935 m3 meningkat 4 kali lipat pada 2006 (221.584,347 m3). Apalagi industri juga menyesuaikan ukuran bahan baku berdiameter kecil. Jadi industri tidak hanya membutuhkan kayu sengon yang berdiameter besar. Beberapa pabrik menggunakan mesin putar yang mampu mengupas kayu log berdiameter 5 cm. Pabrik-pabrik itu menghasilkan vinir kayu sengon untuk memproduksi papan dengan vinir kayu sengon 100% atau 95%. ***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-1159196596475715738?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/1159196596475715738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=1159196596475715738&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/1159196596475715738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/1159196596475715738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/ms-kaban-harga-sengon-akan-terus-naik.html' title='MS Kaban Harga Sengon Akan Terus Naik'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-6624517197697000028</id><published>2008-10-20T09:24:00.000+07:00</published><updated>2008-10-20T09:26:04.144+07:00</updated><title type='text'>Baranangsiang-Bubulak dengan Jelantah</title><content type='html'>Dari sebuah dapur yang resik, Hotel Salak memanjakan tamu-tamunya dengan beragam penganan. Minyak hanya digunakan untuk sekali menggoreng, sehingga limbahnya berupa jelantah relatif banya k, 72 liter per hari. Minyak limbah itulah yang menjadi campuran bahan bakar bus kota Trans-Pakuan setelah diproses menjadi biodiesel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pekan Hasim Hanafie, manajer teknik Hotel Salak membawa jelantah itu ke Cimanggu, Kota Bogor, berjarak 7 km. Selain dari dapur hotel, ia juga mendapatkan jelantah dari Pemerintah Kota Bogor asal pengepul. Minyak-minyak itu dikirim ke instalasi produksi di Cimanggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana berdiri bangunan sederhana seluas 100 m2. Perusahaan yang mengelola hotel tertua di Bogor itu mencemplungkan dana Rp120-juta untuk membangun instalasi pengolahan jelantah menjadi biodiesel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat penyaring hingga pemisahan biodiesel tersedia di sana. Kapasitas alat 150 liter/3 jam. Menurut Hasim, membuat biodiesel jelantah relatif mudah lantaran hanya menggunakan metode esterifikasi, tanpa transesterifi kasi. Setelah bersalin rupa menjadi biodiesel, jelantah menjadi bahan bakar, bukan jelantah biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas biodiesel jelantah tak kalah dengan solar sekalipun. Titik nyala biodiesel jelantah 180oC sama dengan solar, nilai kalor 39,410 MJ/kg. Beginilah cara Hasyim membikin biodiesel jelantah yang menjadi bahan bakar Trans-Pakuan. (Vina Fitriani)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-6624517197697000028?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/6624517197697000028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=6624517197697000028&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/6624517197697000028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/6624517197697000028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/10/baranangsiang-bubulak-dengan-jelantah.html' title='Baranangsiang-Bubulak dengan Jelantah'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-9001344398666098751</id><published>2008-08-29T10:12:00.002+07:00</published><updated>2008-08-29T13:12:56.776+07:00</updated><title type='text'>Serat Surga Kaya Manfaat</title><content type='html'>Di Indonesia, kapuk randu kondang untuk kasur dan bantal. Di Afrika, anggota keluarga Malvaceae itu justru dipakai untuk mengobati aneka macam penyakit: diabetes, antikolesterol, dan penyimpangan anemia sebagai akibat mutasi sel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Afrika, anak-anak hidup di bawah baying-bayang penyakit Drepanocytosis. Tercatat 80% penderitanya ialah anak-anak balita. Penyakit anemia akibat mutasi sel mewabah di sana karena sebanyak 20—25% orang Afrika memiliki gen penyakit keturunan itu.&lt;br /&gt;Kandungan asam amino pada si penderita bermutasi menjadi valin, asam amino non-polar. Akibatnya, kemampuan hemoglobin mengikat oksigen menjadi hilang. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh T. Mpiana dari Departemen Kimia, Universie de Kinshasa, Kongo membuktikan gerusan daun kapuk randu dapat menanggulangi serangan penyakit aneh itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antidiabetes&lt;br /&gt;Tak hanya daun yang berkhasiat sebagai obat. Ada penelitian lain yang dilakukan oleh Olusola Ladeji dari Department of Biochemistry, Faculty of Medical Sciences, University of Jos, Nigeria, batang kapuk randu diekstrak menjadi antidiabetes. Uji cobanya dilakukan terhadap 54 tikus yang diinduksi 70 mg/kg streptozotocin sehingga mengidap diabetes. Ekstrak kapuk randu diperoleh dengan mendidihkan 100 gram batang kapuk kering angin bersama 200 ml air selama 20 menit. Hasil saringannya disentrifugasi berkecepatan 4.000 rpm selama 10 menit. &lt;br /&gt;Kemudian tikus yang dibagi menjadi 16 kelompok itu, 3 kelompok diinjeksi air. Tiga kelompok tidak diinduksi diabetes, tetapi diberikan ekstrak batang sebanyak 250 mg/kg  bobot tubuh setiap 3 hari. Sembilan grup lain yang dinjeksi zat pemicu diabetes dan masing-masing 3 grup menerima asupan 400, 800, dan 1500 mg/kg bobot tubuh ekstrak batang kapuk randu per hari. Percobaan dilakukan selama 28 hari. &lt;br /&gt;Hasilnya, tikus diinjeksi pemicu diabetes tanpa perlakuan apa pun mati pada hari ke-3. Sedangkan yang diberikan ekstrak batang kapuk terjadi penurunan antara 25—30% pada hari ke-14. Sedangkan pada hari ke-28, penurunan jumlah glukosa dalam darah mencapai 30—40%. Penelitian terhadap hati tak menunjukkan efek toksisitas. Menurut Olusola senyawa antidiabetes paling berpengaruh adalah karoten. Antioksidan itu menghambat radikal bebas yang menghancurkan sel pada pankreas, sehingga organ itu tetap menghasilkan insulin lebih banyak dan mengatur konsentrasi plasma gula dalam darah. &lt;br /&gt;Penelitian lain dilakukan Atta-Ur-Rahman dari Research Institute of Chemistry, University of Karachi, Pakistan. Hasil penelitian melalui teknik spectroskopik, batang kapuk randu mengandung empat isoflavon; pentandrin (1), pentandrin glukosida (2), β-sitosterol dan 3-O-β--glucopyranoside. Isoflavon merupakan komponen organik berbentuk biomolekul yang berhubungan dengan flavonoid sebagai antikanker dan antikolesterol. Fungsi lain, pengatur hormon estrogen, penyeimbang kondisi badan dan suasana hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak randu&lt;br /&gt;“Hampir semua bagian kapuk randu berfaedah,” kata Dr Ir Mochammad Said MS, peneliti Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat, Malang, Jawa Timur.  Batang, kulit kapuk, biji kapuk, bungkil biji, dan bunga kapuk memiliki faedah yang berbeda. Sayang, pemanfaatan saat ini hanya terpaku pada isi yang digunakan untuk pengisi bantal.  &lt;br /&gt;Persentase bobot biji kapuk sekitar 25% dapat diolah menjadi minyak dan bahan baku sabun maupun minyak makan. “Minyak kapuk berwarna kuning, tidak berbau dan rasanya tawar,” kata Kwik Bie Houw, eksportir minyak randu di Semarang, Jawa Tengah. Kandungan asam lemaknya sama dengan minyak biji kapas. Penelitian yang dilakukan T. N. B. Kaimal dan Gollamudi Lakshminarayana dari Regional Research Laboratory, India menemukan kapuk randu kaya asam palmitat, asam oleat, asam linolenat, asam linoleat, asam stearat, asam arakhnidat, asam malvalat, dan asam sterculat. &lt;br /&gt;Jenis asam-asam yang disebutkan terakhir hanya terdapat pada biji kapuk randu. “Itu sebabnya, biji randu diolah menjadi minyak yang rendah kolesterol,” ujar M. Said, doktor agronomi, Universitas Padjadjaran itu. Asam lemak linolenat merupakan lemak esensial, kaya akan omega 6. Jika kekurangan senyawa itu menyebabkan rambut kering, kehilangan rambut, dan sulit memperbaiki luka. Sedangkan asam lemak palmitat merupakan antioksidan sekaligus vitamin A berfungsi menjaga tubuh dari penyakit akibat serangan radikal bebas seperti penyumbatan aliran pembuluh darah (arteriosklerosis) dan jantung koroner.   &lt;br /&gt;Bungkil hasil pengepresan juga digunakan sebagai pupuk lantaran mengandung 4—5% nitrogen, dan 2% asam fosfat. Selain itu bungkil juga mengandung 13% air, 6% abu, 20% serat kasar, 29% protein, dan 20% karbohidrat sehingga dapat digunakan untuk pakan ternak walaupun tidak mudah dicerna.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soda kue&lt;br /&gt;Selain biji, kulit buah randu juga belum termanfaatkan secara maksimal. Padahal, jika diolah bisa dimanfaatkan untuk soda kue yang digunakan dalam pembuatan mi. Caranya kulit kapuk diabukan dengan cara membakar. Volumenya tergantung ruang pembakaran. Lantas abu secara bertahap diangkut ke bak perendaman dan penirisan. Bak bagian bawah diisi dengan batu kerikil, di atasnya secara berlapis diberi ijuk, bambu. Abu ditumpahkan ke bak setebal 5 cm. Setelah diisi abu, lantas dimasukkan air hingga abu terendam. Pada bagian dasar bak dipasang kran untuk mengeluarkan larutan abu yang telah melalui saringan. &lt;br /&gt;Larutan abu dikumpulkan pada bak penampungan dan direbus kembali hingga mengental dan berbentuk pasta. Pasta itu dipindahkan ke tempat penggorengan dan disangrai sehingga terbentuk tepung soda atau soda kue. Soda kue itulah yang dipakai pada produksi mi dan kue. &lt;br /&gt;Selain soda kue, abu kulit kapuk mengandung kalium hidroksida sebanyak 23,6%. Tingginya kadar kalium itu menyebabkan abu kulit kapuk dapat dimanfaatkan untuk pupuk. Lain dengan hasil penelitian A. Ramesh dari Department of Chemical Engineering, National Taiwan University, Taiwan seperti dilansir Journal of Hazardous Material. Abu asal kulit Ceiba pentandra digunakan sebagai penyerap larutan logam berbahaya cadmium dan tembaga pada air sungai akibat pencemaran limbah pabrik baterai.  Caranya kulit kapuk randu dibakar selama 2 jam pada suhu 200oC. Kemudian abu yang terbentuk disaring dengan ukuran 100 mesh. Hasilnya setiap 1 gram karbon aktif hasil pembakaran kulit itu mampu mengikat logam berat hingga 100 ml atau 160 mg/liter dalam waktu 40 menit. &lt;br /&gt;Sedangkan penelitian K. Seshaiah dari  Environmental and Analytical Chemistry Division, Department of Chemistry, Sri Venkateswara University, India mendapatkan bahwa karbon aktif asal kapuk randu juga berfungsi untuk menghilangkan larutan timbal dan seng. Pada pH 6 penghilangan timbal mencapai 99,5% dan seng sebanyak 99,1% setelah 20 menit pemberian arang aktif kulit randu. &lt;br /&gt; Sementara bunga kapuk bermanfaat untuk lebah madu. Menurut Junus M peneliti dari Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, dalam 1 hektar kapuk yang ditanam secara monokultur diperoleh madu sebanyak 300 kg/ha/tahun. Bunga kapuk merupakan pakan utama bagi lebah di areal kapuk. &lt;br /&gt;Untuk memperpanjang penyediaan pakan lebah, pada areal tanaman kapuk  harus ditanam 2 tipe kapuk: tipe karibia yang berbunga pada Mei—Juli dan tipe indika yang berbunga pada Juli—September (baca: Tiga Varietas Randu hal …) . Selanjutnya pada masa paceklik bunga pada Oktober—April dilakukan penanaman jagung atau tanaman lain sehingga pakan lebah berupa bunga tetap tersedia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-9001344398666098751?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/9001344398666098751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=9001344398666098751&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/9001344398666098751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/9001344398666098751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/08/serat-surga-kaya-manfaat.html' title='Serat Surga Kaya Manfaat'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-2920191324952315429</id><published>2008-08-26T14:33:00.001+07:00</published><updated>2008-08-26T14:45:18.536+07:00</updated><title type='text'>Bahan Bakar dari Sampah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLO0YWKHmkI/AAAAAAAAAAs/on7dNtid0Vc/s1600-h/dsc_4827.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLO0YWKHmkI/AAAAAAAAAAs/on7dNtid0Vc/s320/dsc_4827.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238729121919900226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah seluas 100 m2 di Kelapadua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, itu terang benderang di malam kelam. Enam buah lampu 25 watt dan TV 21 inci, tetap menyala seperti biasanya.  Padahal, lingkungan sekitar gelap gulita akibat pemadaman listrik. Rahasianya? “Saya mengolah kotoran sapi menjadi listrik,” kata Wiyanto, sang pemilik rumah. Itu sebabnya, aliran listrik rumahnya tak terputus. &lt;br /&gt; Selain menghasilkan energi listrik,  kotoran sapi itu sumber gas untuk kompor. “Sehari-hari juga digunakan untuk memasak minimal enam jam,” kata pria kelahiran 53 tahun silam. Biasanya Wiyanto menghabiskan 2 liter minyak setiap hari. Dengan begitu, ia menghemat biaya minimal Rp15.000/hari. Sebab, harga minyak tanah di sekitar rumahnya Rp7.500/liter lantaran langka.  Kotoran sapi diperolehnya dari sapi perah milik sendiri yang berada di halaman rumah. Jumlah sapinya 9 ekor, 4 ekor berumur 15 tahun, sisanya anakan umur 4 tahun.  &lt;br /&gt; Untuk menghasilkan listrik dan gas dari kotoran sapi cukup mudah. Ayah dua anak itu hanya butuh tangki penampung kotoran, bak penampung kotoran berlebih, genset, katup penghasil pengatur aliran listrik, dan kompor gas.  Setiap pagi dan sore kandang dibersihkan dengan air. Air itu kemudian dialirkan ke tangki penampungan kotoran yang berjarak 2 m dari depan kandang. Penampung itu terbuat dari plastik polietilen berukuran 5 m3  setara 5.000 liter. Penampung itu dibenamkan ke dalam tanah agar suhunya tetap stabil. Kotoran sapi didiamkan selama 1 minggu sehingga terjadi proses fermentasi dengan bantuan bakteri anaerob. &lt;br /&gt;Gas metan &lt;br /&gt; Selama fermentasi terjadi beberapa tahap penguraian bahan organik. Tahap awal dimulai dengan hidrolisis. Pada fase itu molekul komplek pada kotoran sapi diurai menjadi bentuk lebih sederhana. Pendederan bahan organik itu diakhiri dengan proses metagenesis yang menghasilkan gas berupa metan. Hasil sampingan berupa karbondioksida, air, dan sejumlah senyawa gas lain. Menurut Andreas Wiji, pengusaha biogas di Cikole, Bandung, dalam satu kali proses biogas alam diperoleh 55―56% gas metan, 30―35% CO2, dan 2% O2.   &lt;br /&gt; “Gas metan yang dihasilkan merambat ke lapisan atas tangki penampung,” kata Wiyanto. Tingginya hanya 0,5 m, tepat di bagian atas penampung. Oleh karena itu, pengisian kotoran tak boleh penuh. Di bagian atas tangki terdapat terowongan penyalur kotoran ke bak penampungan. Bak penampungan itu terbuat dari semen berukuran 2 m x 1 m x 1 m. &lt;br /&gt; Biogas yang dihasilkan dialirkan ke genset melalui pipa ke katup yang berfungsi mengatur pemasukan biogas. Mesin genset akan bergerak jika minimal terdapat gas metan sebanyak 0,64―1 m3. Gas itulah yang diubah menjadi listrik dan juga energi panas untuk bahan bakar kompor.  Hasil               riset Balai Penelitian Pengembangan Teknologi Sapi Perah, Bandung, 2 sapi yang menghasilkan 45,5 kg kotoran memproduksi energi listrik untuk 4 lampu berkekuatan 75 watt selama 6 jam. Jika hanya digunakan untuk memasak, 2 sapi yang menghasilkan 1.800 liter gas metan, cukup untuk memasak bagi 5 anggota keluarga. Kelebihan bahan bakar biogas untuk memasak ialah menghasilkan nyala biru dan panas yang sama dengan LPG, tidak beracun, tidak berbau, serta tidak menimbulkan jelaga.                                                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbah tapioka &lt;br /&gt; Penghematan energi listrik maupun fosil dengan memanfaatkan limbah secara besar-besaran dilakukan Budi Acid Jaya Tbk di Way Abung, Lampung. Produsen tepung tapioka terbesar di Indonesia itu melakukan penghematan biaya produksi sebesar Rp18,2-miliar/tahun. Pabrik yang memproses 800 ton singkong/hari itu mengolah 2.800 m3 limbah/hari untuk menghasilkan energi listrik sebesar 2,2 megawatt. &lt;br /&gt; Sebelumnya, limbah hasil proses produksi tepung tapioka itu hanya diolah dengan mengendapkannya  di kolam-kolam agar kandungan chemical oxygen demand COD berkurang. “Butuh banyak kolam yang besar-besar untuk menampung limbah itu,” kata Ir Sudarmo Tasmin, wakil presiden PT Budi Acid Jaya Tbk. Oleh sebab itu, pengolahan limbah menyita lahan lebih luas dibandingkan pabriknya sendiri. Selain itu kolam-kolam itu mengeluarkan gas metan cukup tinggi  lantaran tidak tertutup. &lt;br /&gt; Seiring peningkatan harga solar dan tarif dasar listrik, Budi Acid Jaya melakukan inovasi berupa pendirian instalasi biogas berbahan limbah tapioka. “Itu juga sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap Protokol Kyoto untuk mereduksi limbah methan,” kata Sudarmo. Awal 2007 silam, instalasi pengolahan limbah mulai beroperasi dengan investasi pendirian mencapai US$1-juta.  &lt;br /&gt; Ternyata, pengolahan limbah itu tak cuma menghasilkan listrik untuk menjalani seluruh produksi. Budi Acid Jaya  juga memperoleh tambahan pendapatan melalui penjualan CER certified emission reduction ke salah satu perusahaan di Jepang.  CER merupakan sertifikat yang dikeluarkan oleh PBB untuk perusahaan yang berhasil menurunkan jumlah emisi dan limbah. Sertifikat itu kemudian diperjualbelikan ke perusahaan-perusahaan yang memiliki kewajiban menurunkan emisi limbahnya sesuai perjanjian Kyoto. Jumlah emisi yang berhasil diturunkan Budi Acid Jaya mencapai 230.000 CERs. Sebanyak 140.000 CERs terjual dengan harga US$1,7-juta. Itu sebagai pemasukan tambahan karena mengolah limbah. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Limbah ikan &lt;br /&gt; Bahan bioenergi berbasis limbah lain yang potensial dikembangkan adalah limbah ikan. Ir Kristio Budiasmoro MSi, peneliti Universitas Sanata Darma (USD), Yogyakarta, membuktikan limbah ikan potensial sebagai bahan bakar. Yang dimaksud limbah ikan adalah  ikan busuk, jeroan atau organ dalam ikan, dan tulang ikan. Volume limbah pengalengan ikan di Muncar, Bayuwangi, Jawa Timur, itu mencapai 50―60 ton per bulan. Perusahaan farmasi dan makanan memang menyuling limbah itu menjadi senyawa aktif omega 3. “Namun, jumlahnya masih tetap melimpah,” kata Kristio.  &lt;br /&gt;Menurut kepala Pusat Studi Lingkungan Universitas Sanata Darma itu limbah ikan kaya minyak. Ia memotong-motong limbah itu dan memanaskan hingga terbentuk minyak. Alumnus Universitas Gadjah Mada itu memanaskan kembali minyak ikan itu pada suhu 60oC. Lantas, ia menambahkan pelarut semipolar dan campuran asam kuat asam sulfat dan air aki hingga diperoleh bilangan asam 3 mg KOH/g minyak. “Rendemen biodiesel mencapai 68% dari limbah ikan,” kata Kristio. Itu artinya untuk 1 liter minyak bakar hanya dibutuhkan 1,6 kg limbah ikan.  &lt;br /&gt;Agus Unggul ST dari Fakultas Sains dan Teknologi di USD menguji daya bakar minyak limbah ikan. Hasilnya, nilai panas minyak ikan lebih tinggi dibandingkan minyak bakar fosil, tetapi di bawah minyak tanah. Nilai panas minyak ikan 9.270 kal/g; minyak bakar fosil 8.760 kal/g; dan minyak tanah 11.000 kal/g. Kandungan air minyak limbah ikan lebih tinggi dibanding minyak tanah 10,4% : 2,5%. &lt;br /&gt;Biaya untuk menghasilkan 1 liter minyak limbah ikan Rp2.167―Rp3.500. Kristio memang baru membuatnya dalam skala laboratorium. Namun, dengan cara yang sama, Saint Peter's, pabrik pengolah ikan di Amerika Serikat mampu memanfaatkan limbahnya untuk menggerakkan 10 truk dan 8 bus angkutan bagi 1.500 karyawannya setiap hari. Pabrik itu menghasilkan 1.135.000 liter biodiesel per tahun dari kepala, kulit, dan organ 25-juta kg ikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Briket sampah &lt;br /&gt;  Energi yang paling mudah diciptakan adalah briket sampah. Bahan bakunya hanya sampah organik seperti kayu-kayu sisa, daun-daun kering, makanan sisa, dan kertas. Cara pembuatannya mirip seperti pembuatan arang. Bahan-bahan itu dibakar sampai berbentuk arang berwarna  hitam pekat. Saat bara api merata ke  seluruh bagian bahan, segera disiram air. Hasil berupa arang itu ditumbuk menggunakan alat penumbuk atau martil. Kemudian tambahkan daun-daun tanaman segar yang lunak dan tinggi kandungan air. &lt;br /&gt; Daun-daunan itu dapat diambil dari sisa-sisa sampah pasar atau  sayuran seperti bayam, kangkung, atau sawi yang sudah terbuang.  Persentase komposisi bahan pembuatan briket organik adalah 80% arang sampah organik  kering dan 20% campuran daun segar. Jadi, bila dicampurkan 800 g sampah organik butuh 200 g daun segar. Setelah tercampur rata, adonan dicetak dengan ukuran dan bentuk sebagai briket. Briket itu dijemur di bawah sinar matahari sampai kering. Tanda-tanda briket sudah kering dengan cara meletakkan dan mengangkatnya di telapak tangan. Briket kering terasa ringan dan jelaga di permukaan tidak terlalu mengotori permukaan telapak tangan. &lt;br /&gt; Langkah-langkah itu dilakukan oleh warga Kampung Panoram, Purwakarta, Jawa Barat, guna membuat bahan bakar kompor untuk memasak. Dengan begitu, mereka tak perlu waswas menunggu kedatangan mobil pengangkut minyak tanah dan berdiri dalam antrean yang mengular panjang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-2920191324952315429?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/2920191324952315429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=2920191324952315429&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/2920191324952315429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/2920191324952315429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/08/bahan-bakar-dari-sampah.html' title='Bahan Bakar dari Sampah'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLO0YWKHmkI/AAAAAAAAAAs/on7dNtid0Vc/s72-c/dsc_4827.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-1106057876776415459</id><published>2008-08-26T13:42:00.003+07:00</published><updated>2008-08-26T13:49:00.132+07:00</updated><title type='text'>Sampah Pengganti Minyak Tanah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLOm_MOzR8I/AAAAAAAAAAc/9YoBqLrf6vs/s1600-h/briket+arang_03.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLOm_MOzR8I/AAAAAAAAAAc/9YoBqLrf6vs/s320/briket+arang_03.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238714396107294658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampah organik yang mencemari lingkungan ternyata dapat diolah menjadi briket sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah. Cara mengolahnya mudah, penggunaannya lebih hemat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purwanti tak pernah tampak pada barisan para ibu yang mengantre minyak tanah. Sepuluh bulan terakhir warga Sidomulyo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, itu memang meninggalkan minyak tanah. Ia memanfaatkan briket sampah sebagai bahan bakar. Briket berwarna hitam sepanjang 6 cm itu ia masukkan ke dalam kompor. Begitu Suwarni menyalakannya, lidah api biru membakar wajan atau ketel. &lt;br /&gt;Sekilo briket terdiri atas 30 buah cukup untuk memasak selama 2 jam. Jika durasi memasak kurang dari sejam—misalnya 30 menit—ia tinggal mematikan nyala api dengan cara menutup permukaan atas briket. Biobriket itu dapat dinyalakan ulang ketika Purwanti hendak memasak lagi. Perempuan kelahiran 1976 itu membeli sekilo briket Rp2.500. “Saat ini susah sekali mendapat minyak tanah. Saya mencari hingga 50 kilometer dari sini, tapi tak ada. Kalau pun ada harganya mahal,” katanya.&lt;br /&gt;Bandingkan dengan seliter minyak tanah yang juga digunakan selama 2 jam memasak. Saat ini harga minyak tanah Rp5.000 per liter. Artinya, Suwarni menghemat Rp2.500 per 2 jam memasak. Briket yang digunakan Purwanti itu oleh Basriyanta, sang produsen, disebut biobriket. Ada pula yang menyebutnya briket bioarang, briket biomassa, dan briket sampah. Basriyanta memproduksi biobriket sejak 2007. Menurut Basriyanta penggunaan kayu bakar sebagai sumber energi untuk keperluan sehari-hari bakal mengeksploitasi dan merusak hutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandiri&lt;br /&gt;Untuk mencegah rusaknya lingkungan akibat pemakaian kayu bakar, Basriyanta menawarkan biobriket. “Biobriket teknologi alternatif atau tepatguna pengganti kayu bakar yang lebih murah dan efektif,” kata alumnus Magister Sistem Teknik Universitas Gadjah Mada itu. Selain itu peningkatan konsumsi minyak bumi mengakibatkan menipisnya cadangan sumber energi yang tak terbarukan. Pemanfaatan biobriket sekaligus menahan laju konsumsi energi fosil. &lt;br /&gt;Dalam jangka panjang, penggunaan biobriket yang ramah lingkungan menjadi pengganti bahan bakar minyak bumi. Menurut Basriyanta biomassa limbah industri, hutan, perkebunan, pertanian, dan sampah—semua bahan baku biobriket—merupakan sumber energi alternatif terbesar. Potensi energi biomassa mencapai 885-juta gigajoule per tahun. “Sampah organik salah satu sumber biomassa potensial dalam bentuk padat atau biobriket, gas (biogas), dan bentuk cair (bioliquid) sebagai bahan bakar organik ramah lingkungan,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalori Bahan Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No&lt;br /&gt;Bahan Bakar&lt;br /&gt;Nilai Kalori (kal/g)&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Minyak bumi mentah&lt;br /&gt;10.081,22&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Bahan bakar minyak&lt;br /&gt;10.224,56&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;Gas alam&lt;br /&gt;9.755, 89&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Biobriket&lt;br /&gt;7.047,30&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Batubara&lt;br /&gt;6.999,52&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Batubara muda&lt;br /&gt;1.877,24&lt;br /&gt;7&lt;br /&gt;Kayu kering&lt;br /&gt;4.491,16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang selama ini sampah cuma dibuang atau dibakar sehingga mencemari lingkungan. Padahal, jika diolah menjadi biobriket sampah-sampah itu bermanfaat sebagai bahan bakar rumah tangga  pengganti minyak tanah. “Kita bisa mandiri tidak tergantung pada minyak tanah. Kelangkaan dan kemahalan minyak tanah tidak jadi masalah,” kata Basriyanta. Selain itu harga beli biobriket relatif murah sehingga terjangkau kalangan bawah.&lt;br /&gt; Menurut Nisandi, alumnus Magister Sistem Teknik Universitas Gadjah Mada, murahnya biobriket karena untuk memperoleh bahan tanpa eksplorasi ke perut bumi. Bahan baku biobriket diperoleh di halaman rumah. Beragam jenis sampah organik kering seperti dedaunan, tongkol jagung, kulit kacang, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku. “Selain masalah energi, masalah sampah juga tertanggulangi dengan adanya briket sampah,” kata Nisandi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pati singkong&lt;br /&gt; Untuk membuat biobriket relatif sederhana. Basriyanta memasukkan bahan baku berupa sampah organik kering ke dalam drum. Menurut Ketua Lembaga Sentra Inovasi Energi itu, sampah terbaik adalah bonggol jagung. Setelah biji-biji jagung dipipil, tersisa tongkol. Daun pohon berkayu keras juga lebih baik ketimbang daun berkayu lunak. Bahan baku biobriket itu lalu dimasukkan ke dalam drum hingga sepertiga drum. Ia lantas membakarnya dengan udara terbatas dalam drum. &lt;br /&gt;Dalam proses pembakaran itu terjadi proses pirolisis atau karbonisasi. Pirolisis yaitu proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen  sehingga material mentah mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas sehingga menimbulkan karbon sebagai residu. Pembatasan udara supaya sampah tidak mengalami pembakaran sempurna yang menghasilkan karbondioksida. Hasilnya berupa arang sebagai bahan briket. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dibakar dengan udara tak terbatas, sampah hanya menghasilkan abu. Untuk pembakaran sampah, Basriyanta tidak menggunakan input energi lain seperti minyak tanah sehingga biaya produksi rendah. Caranya dengan sistem pembakaran sendiri. Maksudnya, ia menyulut sebagian sampah kering dengan api. Setelah itu api menjalar dan membakar sampah lainnya hingga menjadi arang. Langkah berikutnya, ia menghancurkan arang dengana cara menumbuk dan mengayaknya. &lt;br /&gt;Karbon hasil ayakan itu ia campur dengan perekat agar padat. “Pemadatan dilakukan agar bahan bakar mempunyai nilai kalori yang tinggi, sampai 5.000 kal/g,” ujar Nisandi. Basriyanta memanfaatkan tepung kanji alias tapioka sebagai bahan perekat. Bahan lain sebagai perekat adalah blotong atau limbah produksi gula. Sekilo tapioka diencerkan dalam 10 kg air hangat dan diaduk merata hingga menjadi lem.&lt;br /&gt;Campuran antara arang karbon dan lem itu dimasukkan ke pencetak berupa pipa PVC sepanjang 10 cm dan berdiameter 1 inci. Ia kemudian mengepres campuran itu hingga padat sepanjang 6 cm. Hasil cetakan lantas dijemur hingga kering selama 2 hari. Basriyanta juga mengoven biobriket basah itu selama 2 jam. Sumber panas dalam oven itu adalah panas pembakaran sampah. Proses pembuatan biobriket sejak pembakaran daun-daun hingga pemadatan mencapai 2 jam; jika menggunakan tongkol jagung, 4 jam. &lt;br /&gt;Spesifikasi Biobriket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat&lt;br /&gt;Biobriket Produksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat&lt;br /&gt;Indonesia&lt;br /&gt;Inggris&lt;br /&gt;Jepang&lt;br /&gt;Kadar air (%)&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;7,57&lt;br /&gt;3—4 &lt;br /&gt;6—8 &lt;br /&gt;Kadar abu (%)&lt;br /&gt;18&lt;br /&gt;16,14&lt;br /&gt;8—10 &lt;br /&gt;3—6 &lt;br /&gt;Kadar karbon terikat (%)&lt;br /&gt;62&lt;br /&gt;78,35&lt;br /&gt;75,3&lt;br /&gt;60—80 &lt;br /&gt;Kerapatan (g/cm3)&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;0,4407&lt;br /&gt;0,48&lt;br /&gt;1—1,2 &lt;br /&gt;Nilai kalori (kal/g)&lt;br /&gt;6.230&lt;br /&gt;5.000&lt;br /&gt;7.289&lt;br /&gt;6.000—7.000&lt;br /&gt;Zat terbang (%)&lt;br /&gt;19&lt;br /&gt;5,51&lt;br /&gt;16&lt;br /&gt;15—20 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Badan Penelitian &amp; Pengembangan Hutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bikin Biobriket&lt;br /&gt;1.Masukkan sampah organik kering ke dalam drum kira-kira sepertiga bagian. &lt;br /&gt;2.Bakar sampah kering. Jika sudah menyala, tambahkan sampah kering hingga tersisa ruang minimal 20% di atas sampah. Kemudian tutup drum. &lt;br /&gt;3.Sampah berubah menjadi karbon. Hancurkan karbon itu dengan antan hingga halus.&lt;br /&gt;4.Ayak hasil tumbukan arang karbon.&lt;br /&gt;5.Siapkan perekat berupa tepung tapioka yang dilarutkan dalam air hangat dengan perbandingan 1: 10. Aduk rata bahan perekat itu.&lt;br /&gt;6.Campurkan arang karbon yang sudah teranyak dan perekat, aduk rata.&lt;br /&gt;7.Masukkan campuran itu ke dalam pipa polivinilchlorida (PVC) sepanjang 10 cm dan berdiameter 1 inci.&lt;br /&gt;8.Tekan campuran itu agar memadat dan panjang biobriket hanya 6 cm. Untuk menghasilkan 1 kg biobriket memerlukan 4 kg sampah kering. &lt;br /&gt;9.Jemur biobriket di bawah terik matahari.&lt;br /&gt;10.Biobriket siap digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Isroi SSi MSi dan Dr Siswanto DEA, peneliti Lembaga Riset Perkebunan Indonesia juga memproduksi biobriket berbahan tandan kosong kelapa sawit. Setiap pengolahan 1 ton tandan buah segar menyisakan 22—23% atau sebanyak 220—230 kg tandan kosong. Bila sebuah pabrik berkapasitas 100 ton per jam dengan waktu operasi selama jam, maka akan dihasilkan sebanyak 2.200 kg tandan kosong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah limbah tandan kosong di seluruh Indonesia pada 2004 mencapai 18,2-juta ton. Ini potensi energi yang besar dan bisa dibuat salah satunya menjadi briket arang. Selain tandan kosong, tempurung buah kelapa sawit juga dapat dimanfaatkan sebagai briket. Teknologi pembuatan briket tandan dan tempurung kelapa sawit sama saja dengan cara di atas. Permukaan briket limbah kelapa sawit halus dan tidak menimbulkan jelaga. &lt;br /&gt;Pengolahan sampah organik menjadi biobriket relatif mudah, cepat, dan murah. Penggunaannya pun praktis. Dengan segala kelebihan itu mestinya sampah-sampah yang selama ini menjadi masalah di kota-kota besar segera tertanggulangi. Jakarta, misalnya, menghasilkan 20.000 ton sampah sehari. Jika separuhnya adalah sampah organik, Jakarta dapat memproduksi 2.500 ton biobriket per hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-1106057876776415459?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/1106057876776415459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=1106057876776415459&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/1106057876776415459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/1106057876776415459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/08/sampah-pengganti-minyak-tanah.html' title='Sampah Pengganti Minyak Tanah'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLOm_MOzR8I/AAAAAAAAAAc/9YoBqLrf6vs/s72-c/briket+arang_03.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-7304552614068145679</id><published>2008-08-26T13:23:00.001+07:00</published><updated>2008-08-26T13:28:39.851+07:00</updated><title type='text'>Green Life Learning, LEARN From Nature: Karena Mereka Berbeda Rasa</title><content type='html'>&lt;a href="http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/08/karena-mereka-berbeda-rasa.html"&gt;Green Life Learning, LEARN From Nature: Karena Mereka Berbeda Rasa&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-7304552614068145679?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/7304552614068145679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=7304552614068145679&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/7304552614068145679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/7304552614068145679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/08/green-life-learning-learn-from-nature.html' title='Green Life Learning, LEARN From Nature: Karena Mereka Berbeda Rasa'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-9182668746744932418</id><published>2008-08-26T11:01:00.002+07:00</published><updated>2008-08-26T11:03:54.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='urea'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='balai penelitian tanah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batubara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tanah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amonium'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='organik'/><title type='text'>Biarkan mereka berbenah</title><content type='html'>“Kini, jumlah bahan organik di tanah seluruh Indonesia rata-rata hanya tinggal 2% saja,”kata Dr Ir Achmad Rachman, kepala Balai Penelitian Tanah, Bogor. Jumlah itu sepertiga dibanding 20 tahun lalu, yang nilainya 6,8%. Dampaknya, tanah tak mampu berproduktivitas maksimal. Pun, jika dipaksa harus mengaplikasikan pupuk dalam jumlah yang berkali-kali lipat. Namun, pemberian kimia terus-menerus, tanah bakal mati. Artinya, tanah rusak dan tak bisa ditanami lagi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; “Sebenarnya tanah yang produktivitasnya rendah itu disebabkan tanah sakit,” kata Suwardi, periset Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, IPB. Tanah tak lagi memiliki kekuatan lantaran tidak pernah diberi makanan berupa hara untuk memperkokoh strukturnya. Tanah bakal semakin sakit dan berubah fisiknya menjadi pasir yang tak bisa lagi ditanami. ”Salah satu parameter sehat atau sakitnya tanah adalah kandungan bahan organik,” kata Suwardi. Tanah berbahan organik tinggi memperlihatkan struktur tanah yang gembur, mudah menyerap air, dan kapasitas tukar kation tinggi. &lt;br /&gt; Kapasitas tukar kation menjadi ciri utama tingkat kesuburan tanah. Jika nilainya tinggi, kemampuan tanah untuk menyerap dan melarutkan unsur hara dalam tanah semakin tinggi. Misalnya, tanah dipupuk urea. Urea di dalam tanah bakal membentuk ion amonium (NH4+). Jika ion ini tidak diikat oleh tanah maka terbuang percuma lewat air irigasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibenahi &lt;br /&gt; Menurut Suwardi, agar tanah tetap sehat pembenahan mesti dilakukan setelah panen. “Tanah setelah ditanami, unsur haranya berkurang makanya jika tidak dibenahi kemampuannya untuk berproduksi menjadi rendah,” kata alumnus doktor Tokyo Agricultural University, Jepang itu. Pembenah tanah itu sifatnya tak hanya memperbaiki secara fisik sja, tapi juga kimia dan biologis tanah. Seperti meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air irigasi lahan persawahan, menjaga keseimbangan pH tanah, mengikat logam berat yang bersifat racun bagi tanaman seperti Pb dan Cd. Mengikat kation dari unsur dalam pupuk misalnya NH4+ dari urea K+ dari KC1, sehingga penyerapan pupuk menjadi efisien, dan meningkatkan KPK tanah. Kesemuanya berujung pada peningkatan hasil tanaman. &lt;br /&gt;  Berdasarkan keputusan Menteri Pertanian tahun 2006, nilai kapasitas tukar kation harus lebih besar dari 80 C mol +/kg dengan pH 4 sedangkan kadar logamnya harus rendah antara lain As 10 ppm, Hg 1 ppm, Pb 50 ppm, dan Cd 10 ppm. Yang paling penting, bahan pembenah tersedia di dekat lahan, harganya murah, dan dampak negatifnya rendah Ada dua jenis yaitu yang sifatnya sitesis dan alami. ”Lebih baik menggunakan yang alami saja, cukup efektif, dampaknya rendah, dan tersedia banyak di alam,” kata Suwardi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah &lt;br /&gt; Zeolit, salahsatu pembenah tanah alami yang sering digunakan lantaran mudah aplikasi, murah, dan ringkas. Batuan ini berwama abu-abu sampai kebiru-biruan itu memiliki karakter melepas air yang dikandungnya setelah dipanaskan sehingga nampak seperti batu yang mendidih. Dengan pemanasan sampai 500o C maka zeolit akan mengalami aktifasi, berupa kemampuan mengikat kation menjadi lebih tinggi. Nilai KPK dari zeolit ini adalah 120 me/100 gr. “Ada banyak penghasil zeolit di Indonesia, seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, nilai KTKnya bervariasi dari 20—200 C mol +/kg. &lt;br /&gt; Selain itu, zeolit juga mengandung lebih dari 30 mineral alami, antara lain natrolit, thomsonit, analit, hendalit, clinoptilotit, dan mordernit. Berkat mineral zeolit yang lengkap, hara tanaman tercukupi, makanya tanaman berproduktivitas lebih tinggi,” kata Achmad. Di Aceh misalnya, pemakaian zeolit 10 ton/ha menghasilkan 4,56 ton/ha, dengan 5 ton zeolit menghasilkan 4,26 ton/ha, bandingkan dengan yang tidak menggunakan zeolit sama sekali. Hasilnya, hanya 3,45 ton/ha.  &lt;br /&gt; Namun, jangan mengaplikasikannya di tanah yang masam. Sebab, zeolit bakal melepaskan asam-asam organik penurun pH tanah. Akibatnya, tanah terlalu masam dan kesuburan tanah turun. Sifat itu sama dengan aplikasi kapur pertanian dolomit yang kaya kalsium dan abu terbang batubara yang kaya mineral boron dan fosfor. “Untuk tanah yang masam, sebaiknya menggunakan gipsum,” kata Achmad. Aplikasi gipsum, takkan meningkatkan pH  tapi  mampu  meningkatkan kadar kalsium pada tanah miskin hara dan meningkatkan agregasi struktur. Di daerah bekas tsunami, kadar NaCl tanah tinggi. Akibatnya nilai daya hantar listriknya mencapai angka 30, tanaman tak mungkin bisa tumbuh. Aplikasi 2—5 ton/ha gipsum menyelamatkan tanaman dari keracunan garam laut selama 1—3 musim dan menurunkan nilai daya hantar listrik menjadi 2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murah &lt;br /&gt; Untuk memperbaiki struktur tanah yang terlanjur berpasir, perlu pembenah tanah agar agregatnya lebih tinggi. Sehingga erosi dan longsor dapat dihindari. Pembenah tanah bitumen menjadi andalan. Bitumen   campuran hidrokarbon berbentuk cairan pekat, bahan organik biasanya diproses jadi aspal. Jadi fungsinya juga mirip aspal, yaitu pengikat, memperkuat tanah, dan memperbaiki lapisan jalan. Kemampuan itu disebabkan bitumen kaya karbon, hidrogen, sulfur, nitrogen dan oksigen. Namun, harganya mahal dan ketersediaannya di pasaran sedikit.&lt;br /&gt;  “Yang paling mudah dan banyak tersedia adalah kompos,” kata Suwardi. Kompos berasal dari fermentasi bahan organik yang biasanya limbah pertanian. Melalui proses pengomposan dihasilkan kandungan bahan organik tinggi memperbaiki sifat fisik tanah dan pada jangka waktu lama mengembalikan kesuburan dan produktivitas lahan. Hasil pengomposan lain, asam humat dan asam fulfat yang memacu pertumbuhan tanaman. Makanya, aplikasi kompos menurunkan kebutuhan pupuk kimia. Seperti hasil penelitian Achmad di Aceh. Sebagai contoh di Aceh, tanpa bahan organik, kebutuhan pupuk kimia mencapai urea 250 kg, SP-36 50 kg, KCL 50 kg, tetapi jika jerami 5 ton/ha diaplikasikan menjadi kompos urea hanya 230, SP36 50kg dan KCL tidak dibutuhkan lagi. Sedangkan jika 2 ton pupuk kandang urea 175, KCL 30 kg, Sedangkan pupuk fosfat tidak diperlukan lagi. &lt;br /&gt; “Untuk mempermudah penyerapan kompos oleh tanaman, butuh bantuan mikroba ,” kata Isroi, SSi,MSi, peneliti Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia, Bogor. Beda mikroba, beda juga tugas dan manfaatnya. Misalnya, Trichoderma pseudokongii bersifat melindungi tanaman dari serangan penyakit, Aspergillus mengendalikan penyakit tanaman, Rhizobium penambat N udara, Bacillus sp dan Pseudomonas sp pelarut fosfat, dan Metarrhizium aniopliae mengendalikan larva Orycytes rhinoceros pada kelapa sawit. Selain itu, “Dengan menggunakan pupuk limbah jerami dan sayuran dicampur mikroba, tanaman caisim tumbuh lebih cepat, hasilnya lebih banyak, dan daunnya tebal sehingga tidak robek kalo kena hujan,” kata Sulaiman, petani sayuran di Desa Geronggong, Kotabaru, Kalimantan Selatan. &lt;br /&gt; Mikroorganisme selain diaplikasikan berbarengan dengan kompos organik, juga bisa diaplikasikan dengan pembenah tanah seperti blotong. Itu dilakukan oleh Prof Wahono Hadi Susanto, dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Malang. Sejak 1996, Wahono mencampur blotong alias limbah tebu dengan Thiobacillus Sp. Hasilnya, produktifitas tebu meningkat dari 0,8 ton/ha menjadi 2 ton/ha. Menurut direktur PT Wahana Cipta Karya itu, blotong campur mikroba itu meningkatkan produksi karena mikroba Thiobacillus Sp mengurai mineral sulfur asal limbah tebu dan mempermudah penyerapannya ke dalam tanaman tebu. Jadi berkat Thibacillus, ya tebu makan tebu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-9182668746744932418?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/9182668746744932418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=9182668746744932418&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/9182668746744932418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/9182668746744932418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/08/biarkan-mereka-berbenah.html' title='Biarkan mereka berbenah'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-3861527592542723604</id><published>2008-08-26T10:46:00.003+07:00</published><updated>2008-08-26T14:21:07.208+07:00</updated><title type='text'>Karena Mereka Berbeda Rasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLOrrtryUzI/AAAAAAAAAAk/DD5h6vkSZlU/s1600-h/mam+02+2008+(12)+buah+asam+payang.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLOrrtryUzI/AAAAAAAAAAk/DD5h6vkSZlU/s320/mam+02+2008+(12)+buah+asam+payang.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238719559047992114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah berukuran bola kasti itu jatuh dari ketinggian 10 m. Buah berkulit kuning itu pun terpecah. Dua babi Sus barbatus di bawah pohon langsat berlari menghampiri buah yang terpecah. Sekali santap tampirik Willugbea Sp itu berpindah ke perut binatang bermoncong panjang itu. Trubus yang bertugas menangkap tampirik pun tak sempat menyelamatkan buah. Rasa manis karaweh―nama lain gitaan―membuat anggota Apocynaceae itu menjadi makanan favorit babi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Babi yang berebut menunggu gitaan jatuh memang pemandangan sehari-hari di Desa Hayaping, Kecamatan Hayaping, Barito Timur, Kalimantan Tengah. “Babi suka rasa gitaan yang manis,” kata Retamawati, warga setempat. &lt;br /&gt; Rasa buah gitaan memang istimewa. Dr Ir Muhammad Reza Tirtawinata, pakar buah di Bogor, Jawa Barat,  menyebut tampirik sebagai buah surga. “Rasanya manis, asam, dan menyegarkan. Seperti nano-nano, rasa manggis, sirsak, dan susu bercampur menjadi satu,” katanya. Menurut Yos Sutiyoso, pakar fisiologi tumbuhan di Jakarta, manis pada buah karena kandungan gula yang terkandung di dalamnya. Gula itu merupakan hasil akhir dari fotosintesis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadar air&lt;br /&gt; Saat fotosintesis semua bagian tanaman―terutama daun―berklorofil menggunakan karbondioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen. Hasilnya digunakan sebagai energi untuk pertumbuhan dari akar hingga daun. Bila konsentrasi gula berlebih, bunga terpacu muncul. Energi lalu digunakan untuk berkembang menjadi buah . Buah yang manis terbentuk berkat energi itu. &lt;br /&gt; Akumulasi gula dalam buah tak berlangsung instan. Pada buah muda sebagian besar hasil produksi tanaman―pada biji dan buah--dalam bentuk protein, asam amino, dan amida. Karena itu rasa buah muda masam. Mangga arumanis yang paling manis pun terasa masam saat muda. Konsentrasi asam itu kemudian berkurang karena digunakan untuk sintesis protein selama proses pematangan buah.&lt;br /&gt; Itulah sebabnya rasa buah-buahan berubah dari masam ke manis seiring pertambahan umur buah. Rasa manis juga dipengaruhi oleh kadar air buah. Buah berkadar air rendah cenderung manis, misal seperti pada jambu air dan durian. Panen durian pada musim hujan, buah cenderung lebih hambar. Sebab, air tanah berlebihan meningkatkan kadar air dalam daging buah.&lt;br /&gt; Pada buah berdaging kering, konsentrasi gula jauh lebih pekat. Karena kandungan manis disebabkan oleh gula―berupa glukosa dan fruktosa―maka buah berasa jarang yang beracun. Menurut Gregorius Garnadi Hambali, pakar botani di Bogor, Jawa Barat, buah manis tetapi beracun biasanya agak langu. Itu karena zat beracun di luar gula yang terkandung di dalamnya. Misalnya dalam bentuk alkaloida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asam &lt;br /&gt;  Perburuan buah endemik di Kalimantan juga menemukan asam grandis. Kerabat manggis itu Trubus temukan di Kecamatan Awang, Barito Timur.  Di sekitarnya, terdapat berbagai buah-buahan seperti tanikangsiung, mundar dan durian gantar bumi berusia ratusan tahun. Sesuai namanya asam grandis berasa masam. Menurut Siswanto, warga asli Barito Timur, Kalimantan Tengah, asam grandis digunakan sebagai penawar racun saat mengkonsumsi buah pahit beracun. &lt;br /&gt; “Jika di hutan mengkonsumsi buah-buahan yang tak dikenal dan menimbulkan efek pusing dan mual segera makan buah yang masam. Makin masam makin baik,” kata Siswanto. Menurut Gregorius Hambali, buah yang masam bersifat denaturasi. Artinya menetralisir kelebihan senyawa organik yang beracun di dalam tubuh. Ketika keracunan dan membuat darah basa atau ber pH tinggi.  senyawa dalam buah asam bakal menetralisirnya menjadi normal. &lt;br /&gt; Buah masam biasanya kaya asam-asam organik seperti asam malat, asam sitrat, dan isositrat. Pada buah jeruk yang paling banyak adalah asam askorbat alias vitamin C.  Jadi saat pertumbuhan buah menjadi matang, buah yang secara genetik berasa masam, perubahan karbohidrat yang disintesis selama fotosintesis hanya sedikit yang berubah menjadi gula. &lt;br /&gt; Yang paling banyak karbohidrat berubah menjadi komponen lain penyebab asam. Pada belimbing wuluh, antara lain, saponin, tanin, glukosida, kalsium oksalat, sulfur, asam format dan peroksida. Senyawa-senyawa itulah yang membantu menetralisir racun dalam tubuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahit &lt;br /&gt; Eksplorasi selama 7 hari, Trubus juga menemukan menemukan buah pahit. Karena aktifitas biologi dari alkaoid itu manusia banyak menggunakan buah pahit sebagai obat. Misal, pada mahkota dewa atau sambiloto. Fungsi alkaloid dalam tumbuhan belum diketahui secara pasti. Beberapa ahli pernah mengungkapkan bahwa alkaloid diperkirakan sebagai pelindung tumbuhan dari serangan hama dan penyakit, pengatur tumbuh, atau sebagai basa mineral untuk mempertahankan keseimbangan ion.&lt;br /&gt; Menurut Greg Hambali, bfungsi pahit sebagai racun atau obat. Buah pahit karena mengandung zat-zat alamiah berukuran molekul besar dan bersifat basa bernama alkaloid. Senyawa alkaloid ditemukan pada akar, biji, ranting, dan kulit kayu. Hampir semua alkaloid di alam mempunyai keaktifan biologis dan memberikan efek fisiologis tertentu pada mahluk hidup. &lt;br /&gt; Sedangkan yang meracuni tubuh biasanya memiliki senyawa-senyawa aktif seperti terpenoid dengan konsentrasi tinggi. Padahal, terpenoid juga bersifat antikanker. “Dalam batas-batas tertentu, buah yang pahit memang menjadi obat, tetapi jika dosisnya terlalu besar justru meracuni tubuh,” kata Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, ahli farmakologi Universitas Indonesia. Mirip api jika kecil jadi teman, tapi dengan jumlan besar justru menjadi lawan. Oleh sebab itu untuk mengkonsumsi obat-obatan yang belum dikenal efektivitasnya mesti diuji di laboratorium terlebih dulu. Jadi, konsentrasi yang meracuni tubuh bisa terdeteksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti mabuk&lt;br /&gt; Beragamnya buah manis, pahit, dan asam itu anugerah buat umat manusia. Contohnya manggis yang manis berpadu asam banyak ditemukan tumbuh berdekatan dengan durian. Di kalangan maniak durian, manggis menjadi penawar mabuk durian berkadar alkohol tinggi. “Jika mabuk durian, segera ambil buah manggis,” kata  H Arif pekebun durian di Baros, Serang, Provinsi Banten. Begitu buah Garcinia mangostana dilahap, berakhir sudah mabuk durian. durian dan manggis.    &lt;br /&gt; Manggis dan durian yang berdekatan di alam mirip dengan mundar Garcinia forbesii yang tumbuh tak jauh dari pohon durian gantar bumi di hutan Awang, Barito Timur. Menurut ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor Prof Dr Ali Khomsan, tak ada kandungan gizi yang istimewa pada manggis. “Ada unsur nongizi yang belum diketahui. Unsur itulah yang mampu menetralisir durian,”ujar Ali Khomsan. Sebagai gambaran, teh mengandung protein dan karbohidrat. Selain itu Camillia sinensis itu juga kaya katekin sebagai antioksidan. Katekin itu disebut kandungan nongizi.&lt;br /&gt; Menurut Prof Dr Roedhy Poerwanto, ahli fisiologi Insititut Pertanian Bogor, tak ada hubungannya antara mabuk durian dan manggis. Pohon manggis berdekatan dengan durian disebabkan kesengajaan. ”Orang bakal mudah memanen durian dengan memanjat pohon manggis,” kata Roedhy. Selain itu, pohon manggis butuh naungan untuk hidup. Tajuk durian rata-rata berketinggian 15 meter dan lebar 8 meter cukup untuk membuat teduh pohon manggis.&lt;br /&gt; Durian-manggis seperti ditakdirkan untuk saling berdekatan. Buktinya, durian ditahbiskan menjadi king of fruits alias raja buah oleh ahli zoogeografi Alfred Russel Wallace pada 1862. Sementara manggis dinobatkan menjadi ratu buah. Mereka naik takhta hingga kini, menjadi raja dan ratu abadi. Tanpa ada yang menggantikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-3861527592542723604?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/3861527592542723604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=3861527592542723604&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3861527592542723604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/3861527592542723604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/08/karena-mereka-berbeda-rasa.html' title='Karena Mereka Berbeda Rasa'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SLOrrtryUzI/AAAAAAAAAAk/DD5h6vkSZlU/s72-c/mam+02+2008+(12)+buah+asam+payang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2196069708885620793.post-4097934009375497975</id><published>2008-08-24T14:00:00.000+07:00</published><updated>2008-08-26T09:50:12.954+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tamiang layang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pembersih kuku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penangkal kerontokan rambut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dayak kaharingan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='barito timur'/><title type='text'>Pasar Swalayan di Rimba Kalimantan</title><content type='html'>Nama mereka tak lazim dan asing di telinga. Namun, fungsi mereka beragam: penangkal rontok rambut,  pembersih kuku, dan pengganti shampoo. Bahkan ada yang tokcer sebagai racun ikan. Itulah kekayaan buah hutan.Hutan seluas 1 ha itu terlihat mencolok. Pohon setinggi 20―30 m yang bertajuk rapat saling menutupi. Pinggiran hutan rapat dipagari semak belukar dan pohon merambat menambah keremangan cahaya di lantai hutan. Kontras dengan hutan di sekeliling yang terbuka dan terang benderang. Itulah kawasan pekuburan Raja Dayak Kaharingan, leluhur Suku Dayak asli Barito Timur, Kalimantan Tengah. Sebuah sungai berair hitam melingkari hutan perawan itu.&lt;br /&gt;Sebuah teriakan terdengar dari bibir Amik Hewu, pemandu tim eksplorasi Trubus di Kalimantan Tengah. “Jangan dulu masuk hutan. Basuh muka dan tangan dengan air hitam itu,” katanya. Rimba hutan Karanglangit itu memang tempat suci dan sarat aura mistis. Mencuci muka dan tangan menjadi ritual awal agar penguasa hutan tak murka.Setelah tangan dan wajah terasa segar oleh basuhan air sungai, jalan setapak ditelusuri menuju rumah si penjaga kawasan alias juru kunci. Dengan bahasa Dayak Kaharingan, Amik Hewu menceritakan tujuan masuk ke dalam kawasan pekuburan."Kami mencari durian leko yang berumur 232 tahun," kata Amik kepada sang kuncen. Izin diperoleh, tetapi masuk tanpa ditemani sang kuncen. &lt;br /&gt;Begitu kaki memasuki kawasan pekuburan, suasana berubah total. Gelap total bagaikan pukul 09.00 malam. Padahal, jarum jam baru menunjukkan angka 10 di pagi hari. Tajuk mereka yang luar biasa rimbun membuat sinar matahari pagi tak berdaya menerobos masuk. Suasana gelap pekat itu masih ditambah lagi keangkerannya dengan pemandangan khas hutan hujan tropis alami, yakni rapatnya batang-batang pohon berdiameter 2―3 m. &lt;br /&gt;Suasana sunyi sepi. Rambut di leher serasa berdiri ketika kompleks pekuburan mulai terjamah mata. Satu langkah demi langkah mesti diperhatikan. Sebab, pembatas makam yang berumur ratusan tahun itu kian tertutupi lumut dan serasah daun. Berkat tebasan golok ke pohon yang menutupi jalan, pohon durian leko berumur 232 tahun diperoleh. Sayang, tak ada buahnya. Keinginan mencicipi durian purba pun ditampikkan. &lt;br /&gt;Namun, kekecewaan hilang begitu saja. Dari kejauhan, mata reporter Trubus Destika Cahyana mendapati benda yang terang di tengah kegelapan. Sepintas mirip tumpukan sesajen di atas gundukan tanah pekuburan. Namun, setelah didekati, bentuknya bulat seukuran bola kasti. Mirip buah bengkuang yang tergeletak di tanah. Sayang, Amik tak mengenali buah itu. Yang pasti buah itu tumbuh bergelombol dengan batang sekunder mulai batang atas hingga akar. &lt;br /&gt;Sepulangnya, sang juru kunci yang ditanyai juga tak tahu nama buah. Ia hanya tahu buah itu idak dikonsumsi. Manfaat buah itu terungkap ketika anak sang kuncen tiba. Sang anak langsung mengambil buah dalam untaian dan mengupasnya. Setelah itu ia menggosok-gosokkan buah berwarna putih ke kuku tangannya.” Ini untuk membersihkan kuku,” katanya. Memang, setelah 10 menit menggosokkan buah bernama dimpahong itu, kuku lebih bersinar dan mengkilat. &lt;br /&gt;Nun di Kalimantan Timur, penduduk Dayak Kenyah tak punya buah untuk membersihkan kuku agar terlihat lebih mengkilap. Namun, untuk masalah rambut, masyarakat sana tak membutuhkan sampo khusus. Cukup gunakan pengo untuk masalah ketombe. Buah berwarna merah pekat itu  direbus, buah hasil rebusan digosok-gosokkan ke kepala. Rasanya memang agak perih jika kepala berketombe. Sebab, cairan pengo sangat asam. Menurut Abutiyus di Kampung Temula, Kecamatan Nyuatan, Kutai Barat Kalimantan Timur,  cukup 2―3 kali olesan, ketombe langsung hilang. &lt;br /&gt;Penghilang ketombe lainnya, lemenuq. Buah itu ditemukan ketika wartawan Trubus Imam Wiguna dan Sardi Duryatmo baru saja menelusuri jalan di daerah Nyuatan, Kalimantan Timur. Abutiyus menunjukkan buah lemenuq yang berada di ketinggian 30 meter. Sangat sulit Sardi menangkap buah berwarna kuning itu walau dengan bantuan kamera tele. Namun, Abutiyus kerap memanfaatkan lemenuq yang jatuh. Buah itu dibelah dan langsung dioles ke rambut.  Lebih mudah dibandingkan pengo yang mesti direbus terlebih dahulu. &lt;br /&gt;Warga Dayak Kenyah di Nyuatan juga mengandalkan munte jabuq sebagai penghilang bakteri di kepala. Walaupun buah munte jabuq mirip jeruk besar, tetapi tak ada orang yang mengkonsumsinya lantaran asam. Buah berwarna kuning dan kaya serat itu dibakar. Setelah 5 menit, munte jabuq dibelah dan diusapkan ke kepala. Setelah 3―4 kali pengusapan, ketombe bakal hilang. &lt;br /&gt;Menurut Gregorius Garnadi Hambali, pakar botani di Bogor, fungsi menghilangkan ketombe lantaran buah-buahan endemik Kalimantan itu berasa sangat asam. Sifat-sifat asam bisa mengurangi aktivitas bakteri, terutama yang patogenik. Buah asam juga bersifat denaturasi, artinya sifat kimianya berubah, misalnya yang tadinya beracun jadi berkurang racunnya. Karena racun biasanya aktif pada pH netral. Kalau pHnya turun, racunnya bisa berkurang. &lt;br /&gt;Selain antiketombe juga ditemukan antiborok alias penyakit kulit. Di Kalimantan Timur saat perjalanan menuju hutan Sentalar, Eko Suryanto Kerwili memperkenalkan tumbuhan obat klokop. Daunnya persis bunga kupu-kupu Bauhunea purpurea. Daun tumbuhan itu lazim dimanfaatkan untuk mengatasi luka bakar atau luka bekas gigitan serangga dan ular.  Caranya dengan menggerus 5 lembar daun dan ditempelkan ke luka. &lt;br /&gt;Sedangkan di Hayaping, Kalimantan Tengah, ditemukan pula nusa indah hutan. Menurut Anton, pengemudi yang mengantarkan perjalanan ke Hayaping, bunga nusa indah hutan berguna untuk mengobati borok. Hal itu berdasarkan pengalaman sepupunya yang menderita borok akibat terjatuh. Bolak-balik perawatan medis tak jua memberi kesembuhan. Obat-obatan dokter justeru berujung pada pembengkakan. Sepupu Anton akhirnya memilih pengobatan secara tradisional yaitu pengobatan Dayak. Oleh pengobat, Anton disuruh mencari bunga nusa indah hutan yang berbunga kuning dan memiliki 2 warna daun; putih dan hijau. &lt;br /&gt;Untuk mengobati luka hanya menggunakan daun berwarna putih dan bunganya. Sebanyak 5 lembar daun digerus dan diberi air. Setelah itu ekstrak ditaburkan ke luka borok. Tak dinyana, luka borok yang telah bersarang selama 3 bulan mengempis dalam 2 hari. Efektivitas penggunaan nusa indah hutan sebagai obat bisul memang masih empiris. Namun, Anton yakin daun dan buah yang digunakan dalam pengobatan tradisional Dayak memang berkhasiat. &lt;br /&gt;Hasil penelusuran Trubus, orang Dayak memang gemar mengandalkan kemurahan alam dalam kehidupan sehari-hari. Tak cuma dalam hal pengobatan, tapi juga dari menanam padi hingga membangun rumah. Semuanya masih alami. &lt;br /&gt;Di kebun cempedak milik Plepius di tepi Sungai Setulang, Kalimantan Timur misalnya. Sardi Duryatmo dan Imam Wiguna mendapati sebuah pohon payang kayu Pangium edule, kerabat keluwak. Buahnya di ketinggian 5 meter. Setidaknya terdapat 5 buah seukuran 2 kepalan tangan berwarna cokelat. Cokelatnya mirip buah kenari. &lt;br /&gt;Oleh suku Dayak Kenyah Malong buah itu acap dimanfaatkan sebagai terasi dengan cara fermentasi. Mula-mula kulit buah itu dikupas, lalu merendam buah selama sepekan untuk menghilangkan permukaan yang licin. Setelah itu buah direbus hingga mendidih selama 1 jam. Langkah berikut adalah memecahkan tempurung buah untuk mengambil daging buah berwarna cokelat.  &lt;br /&gt;Daging buah itu kembali direndam 24 jam untuk menghilangkan pahit. Kemudian direbus kembali 5 menit dalam air mendidih. Selama perebusan aduk beberapa saat. Bajin kemudian meletakkan hasil rebusan dalam wadah tertentu yang dilapisi daun kalle semacam daun pisang yang ulet. Lalu memeram 2―9 hari. Hasilperaman lalu dipanggang di anyaman bambu beralas daun kalle. Nah, hasil panggangan itulah yang berfungsi mirip terasi. Sayang, saat itu buah payang belum musim sehingga warga Setulang absen membikin asam payang. &lt;br /&gt;Sedangkan untuk urusan bangunan rumah, Bajin menggunakan panglaran alias kruing. Pohon itu berguna sebagai atap sirap meskipun hanya tahan 3 tahun. Sedangkan dindingnya menggunakan kayu meranti atau ayi dalam bahasa setempat dan ulin. Getah pohon meranti Shorea sp dimanfaatkan sebagai lem atau dempul untuk merekatkan 2 papan dalam pembuatan rumah. &lt;br /&gt;Di Kalimantan Tengah, masyarakat Dayak Maanyan menggunakan kayu jingah alias rengas (Gluta renghas Linn). Padahal, kayu itu terkenal sebagai penyebab gatal. Menurut K Heyne dalam buku Tumbuhan Berguna Indonesia, anggota famili Anarcadiaceae itu getahnya sangat beracun,  menyebabkan iritasi berat pada kulit dan dapat melumpuhkan orang. “Bahkan orang yang berdiri di dekatnya sekalipun bakal merasa gatal,” kata Amik. &lt;br /&gt;Namun, kayunya terbilang rapat dan kuat. Itu sebabnya kayu jingah banyak dipakai untuk pembangunan rumah panggung khas orang Dayak. Hanya saja, pelu diberi perlakuan khusus. Menurut Amik, masyarakat Dayak Maanyan yang tinggal dekat pohon jingah biasanya sudah tidak peka terhadap rasa gatal yang ditimbulkan jingah. Jika sudah begitu, mereka mudah menebang pohonnya. Sebelum dijadikan dinding rumah atau alat rumah tangga, kayu dikeringkan dengan cara didiamkan selama 1 minggu. Setelah itu dipernis dengan alkohol berulang-ulang. Dengan begitu, rasa gatal jingah langsung enyah. &lt;br /&gt;Buah yang juga istimewa ialah kemenai. Ia unik karena biasa dipakai sebagai racun ikan. Kemenai Croton trigium yang ditemukan di Temula, Kalimantan timur itu mengandung sianida dan saponin. Sianida menyesakkan napas ikan dan kemudian mematikannya. Sedangkan saponin, alkaloid alami yang berguna sebagai obat bagi tubuh. Itu sebabnya kemenai menjadi obat disentri alias berak darah. Caranya buah ditumbuh dan direbus, setelah itu diminum 3 kali sehari. &lt;br /&gt;Kekayaan alam Kalimantan lain yang dijadikan obat adalah Patma. Dian Adijaya Susanto dan Andretha Helmina, reporter Trubus, menemukannya ketika istirahat di sebuah rumah makan di Balaikarangan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Patma yang berwarna cokelat kehitaman itu lazim digunakan ibu-ibu yang baru saja melahirkan. Gunanya untuk merapatkan kembali vagina. Caranya dengan merebus umbi berukuran bola kasti itu berulang-ulang hingga warna air rebusannya jernih. Biasanya dikonsumsi 2―3 buah hingga masa nifas selesai. &lt;br /&gt; “Itu untuk patma yang kecil, sedangkan yang besar digunakan pria,” kata Sri Lestari, pemilik warung makan. Patma yang besar digunakan kaum adam untuk menjaga kesehatan dan keperkasaan. Cara pengolahannya sama, direbus dan diminum. Dipakai berulang-ulang hingga jernih.  Untuk memperoleh patma yang merupakan umbi tumbuhan Rafflesia tidak mudah. Sri Lestari mesti mengambilnya dengan menelusuri pegunungan di perbatasan Malaysia. Di sana patma yang tadinya tak bernilai menjadi komoditas ekonomis, 1 buah dibandrol Rp20.000. &lt;br /&gt; Itulah kekayaan buah hutan Kalimantan. Meski asing dan tak lazim, ia bagaikan pasar swalayan bagi penduduk yang tinggal di sekitar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2196069708885620793-4097934009375497975?l=greenliferepublic.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/feeds/4097934009375497975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2196069708885620793&amp;postID=4097934009375497975&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/4097934009375497975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2196069708885620793/posts/default/4097934009375497975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://greenliferepublic.blogspot.com/2008/08/pasar-swalayan-di-rimba-kalimantan.html' title='Pasar Swalayan di Rimba Kalimantan'/><author><name>greenliferepublic</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00720138827548891738</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/_SQMNO9ZOX88/SiixC-i99RI/AAAAAAAAAA4/ydqkaXoR9JQ/S220/DSC_7448+-+Copy.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
